<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073</id><updated>2012-01-25T12:19:29.434+07:00</updated><category term='Sa&apos;ad bin Abi Waqqash'/><title type='text'>Cinta dan Kasih Sayang</title><subtitle type='html'>Islam adalah Rahmat bagi alam semesta. Raihlah ridho Allah dengan menebarkan kasih sayang bagi sesama</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>362</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-2513619835353474398</id><published>2012-01-24T22:50:00.002+07:00</published><updated>2012-01-24T22:59:57.299+07:00</updated><title type='text'>Tugas agung ...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-c55e4r1jz4c/Tx7TB-4I4JI/AAAAAAAACLg/75V5RJxPx9w/s1600/22012012055.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-c55e4r1jz4c/Tx7TB-4I4JI/AAAAAAAACLg/75V5RJxPx9w/s200/22012012055.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Lunar New Year, teman saya sebagai pimpinan Venture Capital di China mengundang saya untuk makan malam bersama seluruh staff nya. &amp;nbsp;Acara itu diadakan di Zuhai. &amp;nbsp;Semua tamu yang datang dari Hong Kong diberi kamar hotel untuk menginap satu malam, termasuk saya. &amp;nbsp;Saya datang bersama teman dari New York yang kebetulan ada tugas di Hong Kong. &amp;nbsp;Acara itu memang cukup meriah karena bukan hanya acara makan malam tapi juga dilengkapi acara panggung kesenian yang dibawakan oleh para staff perusahaan. Ada lomba karaoke, juga lomba tari, dan lain sebagainya. Saya menyaksikan acara pergantian tahun ala china ini merasa kedekatan antara pimpinan dan staff beserta karyawan. Ditengah kesulitan ekonomi akibat krisis global, mereka masih bisa tersenyum dalam kebersamaan dan tentu mereka yakin akan sebuah hope bahwa dimasa depan semua akan baik baik saja.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Kemudian, acara itu diselingi para pimpinan membagikan amplop warna merah yang didalamnya ada terselip uang. Ini sebagai ujud kasih sayang dan berharap berkah akan datang berlipat ganda asalkan mereka peduli kepada mereka yang dibawah. Begitu keyakinan orang china. &amp;nbsp; Saya menyaksikan acara itu sampai selesai. Teman saya dari NY, sempat berbisik kepada saya bahwa mereka saling membagikan uang tapi seperti becanda. Tentu &amp;nbsp;jumlah uang itu bukan ukuran tapi ujud kepedulian, itu yang penting. Bagaimanakah perasaan terdalam ketika anda memberi dan menerima, itulah yang ingin diungkapkan dari budaya berbagi ini. Kata saya. Teman saya hanya menggelengkan kepala. Dia tidak melihat itu sebagai ujud kasih sayang yang tulus. Itu hanya culture yang no meaning. Katanya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Saya tetap berkeyakinan bahwa memberi adalah sesuatu yang sangat bermakna. Kami tak ingin berdebat soal ini. Setelah menjelang dini hari , acara bubar. Para undangan semua pulang dan kami kembali kekamar hotel. &amp;nbsp;Pagi pagi saya bertemu teman di tempat break fast. Dia kembali penasaran tentang makna berbagi itu. Bagaimana bisa kita rasakan maknanya. Kembali saya tegaskan bahwa tak perlu dipermasalahkan seperti apa makna itu. Kalau ingin memberi , maka memberilah. Jadikanlah itu kebiasaan. Kelak akan dirasakan maknanya; prilaku kita akan berubah, hati kita akan melembut, sikap empati akan terbangun dengan sendirinya. Bila sudah begitu maka jiwa kita sehat, tentu badan akan terhindar dari segala penyakit. Yakinlah. Tapi teman itu terdiam dan akhirnya menggeleng gelengkan kepala. Dia tetap tidak paham.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Karena ada satu hal yang harus dibicarakan serius antara saya, teman yang mengundang , teman dari NY maka kami memilih bicara di kamar. Ketika kami sedang asyik berbicara, petugas cleaning service masuk untuk membersihkan ruangan. Teman dari NY itu mempersilahkan. Kami melanjutkan pembicaraan. Setelah usai membersihkan ruangan itu, petugas cleaning service minta permisi untuk pergi. &amp;nbsp;Teman yang mengundang kami memberi tip kepada petugas cleaning sevice itu sebesar RMB 1000 ( Rp. 1.600,000). Petugas itu seorang wanita, yang mungkin usianya tak lebih 30 tahun. &amp;nbsp;Tangannya gemetar ketika menerima &amp;nbsp;uang itu. Saya segera mengucapkan gong xi pa chai Wanita itu menjawabnya dengan air mata berlinang, dan akhirnya air mata berurai jatuh dipipinya. Mukanya memerah. &amp;nbsp;Berkali kali dia mengatakan terimakasih. Kami semua mengangguk. Wanita itu &amp;nbsp;keluar ruangan tanpa membalikan punggung. Dia berjalan mundur tanpa henti memandang kami &amp;nbsp;dengan air mata berlinang..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Peristiwa yang walau hanya tiga menit itu, disaksikan oleh kami semua. Teman saya dari NY &amp;nbsp;terharu. Menurutnya ini baru kali dia menyaksikan dan merasakan betapa dalamnya makna memberi. Menurutnya lagi, air mata tidak mudah jatuh berurai. Kalaulah tanpa dorongan hati tak mungkin airmata berurai. Wanita itu mungkin selama hidupnya tidak pernah mendapatkan gratis kecuali dari orang tuanya. Maklum system kehidupan di china memang dirancang memaksa orang untuk berbuat agar bisa makan. Tak ada yang gratis. Demikian penjelasan dari teman yang mengundang kami. Ya ,kadang kita asyik dengan ceremonial mahal untuk cinta dan kasih sayang tapi kita lupa makna memberi kepada mereka yang sangat membutuhkan dan mungkin sering terlupakan dari kehiruk pikukan kita yang menelan ongkos mahal itu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;*** &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Siapapun yang hidupnya serba terbatas dan lemah, selalu menanti ketulusan datang. Ketulusan dari orang yang berlebih untuk memberi adalah bentuk lain cara Tuhan menebarkan kasih sayangnya kepada simiskin yang lemah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Itulah sebabnya ketika kita memberi dengan tulus langsung disikapi dengan bahasa jiwa dalam bentuk air mata atau kadang doa terucapkan seketika. Mereka berterimakasih kepada kita sebetulnya mereka berterimakasih kepada Allah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ya ketika kita memberi kita telah menunaikan tugas agung, tugas mewakili Allah untuk cinta dan kasih sayang. &amp;nbsp;Adakah tugas yang lebih agung ketimbang tugas mewakili Allah ? demikian saya menyimpulkan kepada teman itu. Benarlah bahwa kehidupan ini bukan sesuatu yang sulit dikelola asalkan semua orang punya jiwa memberi karena Tuhan, karena cinta.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-2513619835353474398?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/2513619835353474398/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=2513619835353474398' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2513619835353474398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2513619835353474398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2012/01/tugas-agung.html' title='Tugas agung ...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-c55e4r1jz4c/Tx7TB-4I4JI/AAAAAAAACLg/75V5RJxPx9w/s72-c/22012012055.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-7597299958961578001</id><published>2012-01-16T13:08:00.008+07:00</published><updated>2012-01-25T12:19:29.455+07:00</updated><title type='text'>Etos dan Iman</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-r3j2Yoxyp14/TxO-44NmF1I/AAAAAAAACKk/-FBh2DXhCjc/s1600/REALITY.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-r3j2Yoxyp14/TxO-44NmF1I/AAAAAAAACKk/-FBh2DXhCjc/s200/REALITY.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Bersama teman, saya berjalan kaki dari Stasiun LouHu ke Hotel. Jaraknya cukup jauh menurut saya. Kira kira 3 Km. Tapi ini cara mudah dan murah untuk sekedar &amp;nbsp;menghangatkan tubuh ditengah cuaca winter ini, Ditengah jalan kami menghentikan langkah. Teman itu tertarik sesuatu barang yang dijual di kaki lima. Penjualnya anak remaja. Mungkin usianya tak lebih 17 tahun. &amp;nbsp;Yang dijual itu berbagai cindera mata yang nampak kuno. Saya tertawa didalam hati ketika penjual itu begitu antusiasnya menjelaskan sejarah dibalik benda benda yang dijualnya. Yang membuat saya tertawa bahwa teman itu tertarik dengan cara penjual itu meyakinkannya dan lebih lagi saya tahu bahwa barang itu bukan asli tapi palsu. Ketika saya katakan bahwa barang yang dijualnya tidak asli, penjual itu tersenyum sambil mengatakan bahwa bila barang yang dijualnya asli tentu dia tidak berjualan di kaki lima. Saya terdiam. Balik teman saya yang tertawa. Teman itu mengatakan saya telah dikalahkan oleh pedagang kaki lima &amp;nbsp;dalam bernegosiasi. Kami berdua akhirnya membeli barang yang dijualnya. Teman itu membeli karena kagum akan kehebatan pedagang itu meyakinkan pembeli lewat ceritanya dibalik symbol barang itu. Saya membeli karena kagum dengan ketangkasannya bersikap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Melihat anak itu mengingatkan tentang saya dulu ketika masih remaja berdagang kaki lima untuk biaya hidup dirantau.. Tempat saya berjualan diemperen toko tempat saya membeli barang dagangan. Entah mengapa pemilik toko itu tidak peduli dengan saya berdagang diemperen tokonya. Karena barang dagangan itu tidak saya beli tunai alias barang titipan tentu harganya lebih mahal ketimbang tunai. Nah, anda bisa bayangkan bagaimana saya bisa bersaing dengan pemilik toko itu. Dari segi apapun saya kalah. Harga jual saya tentu lebih mahal ketimbang harga jualnya. Tapi apa &amp;nbsp;yang terjadi ? saya tetap bisa menjual barang dagangan itu. &amp;nbsp;Apa sebab? Saya sadar posisi kalah saya dan karenanya saya harus berbuat sesuatu untuk bisa menang ditengah keterbatasan itu. Setiap pelanggan melihat barang dagangan saya maka bersegera saya menawarkannya. Mungkin pancaran wajah harap saya nampak dihadapan pelanggan itu. Ada magnit besar dari kekuatan hati untuk menjadi pemenang. Mungkin pengaruh ini membuat pembeli tidak melirik barang dagangan yang ada ditoko dan akhirnya membeli barang dagangan saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Almarhum ayah saya pernah menasehati saya, dan hingga kini tidak pernah saya lupa. Bahwa rendahkan hatimu dan tinggikan cita citamu. &amp;nbsp;Jangan pernah berhenti untuk melangkah berbuat .Bangun lebih awal ketimbang ayam. Pergilah keluar rumah walau kamu tidak tahu apa yang harus kamu perbuat. Keluar rumah adalah caramu untuk meraih takdirmu. Tak elok bagi pria berpangku tangan menanti takdir dirumah. Melangkah adalah keharusan bagi setiap pria. Bukankah pekerjaan besar harus diawali dari langkah pertama. &amp;nbsp;Dan ibu saya membekali saya dengan nasehat agung bahwa semua didunia ini akan datang dan pergi begitu mudahnya. Jangan gamang. Yang harus kamu pertahankan dalam situasi apapun adalah kehadiran Allah didalam hatimu. Jaga Allah maka Allah akan menjagamu siang dan malam. Maka yang sulit akan menjadi mudah, yang sempit akan menjadi lapang, yang tak mungkin bisa mungkin. Semuanya mudah bagi Allah. Dari kedua orang tua saya , saya mendapatkan energy luar bisa besarnya dalam mengarungi bahtera kehidupan ini. Ayah saya menanamkan etos kerja keras dan ibu saya menanamkan iman bahwa saya tidak sendirian dibumi ini. Ada Allah yang akan melindungi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukanlah kesulitan yang membuat kita takut, tapi ketakutanlah yang membuat kita sulit. Karena itu, jangan pernah mencoba untuk menyerah, dan jangan pernah menyerah untuk mencoba. Maka jangan katakan kepada Allah bawa kita punya masalah, tapi berkatalah kepada masalah bahwa kita punya Allah SWT. Yang Maha Segalanya” [ Ali bin Abu Thalib ra). Demikian kekuatan spiritual yang membumi bagaikan induk ayam yang siap menghadapi segala kemungkinan tanpa berkeluh kesah kecuali hidup dalam kesabaran dan ikhlas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Tak ada kebahagiaan bagi orang yang tak memiliki obsesi untuk bahagia. Tak ada kelezatan bagi orang yang tak bersabar memperolehnya. Tak ada kenikmatan bagi orang yang tidak mau berkorban untuk kenikmatan. Saya yakin anak remaja yang berdagang kaki lima itu bisa tampil percaya diri ditengah keterbatasannya karena didikan orang tuanya juga tak ubahnya dengan saya dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya sempat berkata bahwa yakinlah bila duapuluh tahun lagi kita masih hidup, anak itu akan jadi indutriawan atau businessman kelas dunia. Karena tak banyak anak remaja yang mengikuti pendidikan keras seperti anak itu. Dia mendapatkan tempat terhormat di &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;University of Reality&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;. Dari sini dia dididik untuk &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;smart, patience , sincerity&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;. Mata pelajaran itu didapatnya lewat tempaan dari realitas hidupnya untuk sampai pada titik kesempurnaan. BIla dia kelak tumbuh dan besar maka memang dia &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;qualified &lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;mendapatkannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-7597299958961578001?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/7597299958961578001/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=7597299958961578001' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/7597299958961578001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/7597299958961578001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2012/01/etos-dan-iman_16.html' title='Etos dan Iman'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-r3j2Yoxyp14/TxO-44NmF1I/AAAAAAAACKk/-FBh2DXhCjc/s72-c/REALITY.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-7454274140150390401</id><published>2012-01-11T21:33:00.006+07:00</published><updated>2012-01-12T09:21:45.970+07:00</updated><title type='text'>Musibah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-cqVae4SxiWc/Tw2dTxKlBqI/AAAAAAAACJg/YPnUxS39W20/s1600/andaikan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="183" src="http://1.bp.blogspot.com/-cqVae4SxiWc/Tw2dTxKlBqI/AAAAAAAACJg/YPnUxS39W20/s200/andaikan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Bulan lalu putra saya mendapat kecelakaan dijalan. Mungkin karena kelelahan perjalanan dari Bandung Jakarta dan dalam keadaan mengantuk, dia tidak bisa mengendalikan kendaraan, Akhirnya terjadilah. Kendaraanya 60% hancur. Alhamdulillah , dirinya tidak kurang apapun. Ketika peristiwa itu terjadi, saya lagi di luar negeri. Taka da berita sampai kesaya prihal kejadian itu. Saya baru mengetahuinya ketika sampai dirumah. &amp;nbsp;Putra saya dengan hati hati menceritakan peristiwa itu. Saya tahu dia kawatir saya akan marah besar. Karena memang dari awal saya tidak setuju dia punya kendaraan. Tapi karena dorongan dari istri dan kemampuannya meyakinkan saya serta didorong rasa kasih sayang, akhirnya saya setuju. Apa yang saya kawatirkan bukanlah soal kecelakaan. Tapi lebih daripada itu adalah kesiapan mentalnya mempunya mobil pribadi. Apakah dalam usia muda dia bisa berlaku bijak dan rendah hati dengan memiliki mobil pribadi. Sanggupkah dia bersyukur dengan apa yang dia miliki. Inilah yang selama ini saya kawatirkan. &amp;nbsp;Setiap habis sholat, saya selalu berdoa agar putra saya hidup &amp;nbsp;dalam rendah hati .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ketika mendapat kabar darinya bahwa dia mengalami kecelakaan. Mobil hancur. Didalam hati saya bersyukur kepada Allah. Mengapa ? &amp;nbsp;Allah mendengar &amp;nbsp;doa saya selama ini. Melalui peristiwa kecelakaan itu, Allah mengirim surat cinta kepada putra saya, untuk kembali kepadaNya dalam kerendahan hati tanpa terkecoh dan tersesat dengan kesenangan dunia. Allah juga mengirim pesan kepada saya untuk menjauhkan anak dari kesenangan dunia. &amp;nbsp; Itulah sebabnya, saya punya alasan kuat untuk segera menjual kendaraan itu dan selanjutnya dia harus mampu hidup tanpa kendaraan pribadi. Saya tahu bahwa dia kecewa dengan keputusan saya. Dan barusaha meyakinkan saya bahwa setiap orang pasti mengalami kecelakaan dijalan, Ditabrak atau menabrak. Demikian argumen dia. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ketahuilah, lanjut saya bahwa musibah adalah proses pembelajaran dari Allah. Benar musibah dapat menimpa siapapun. Ini berhubungan dengan human error atau terkait erat dengan hukum sebab-akibat. Misalnya karena kecerobohan dan kelengahan maka seseorang mengalami kecelakaan, seperti dia. &amp;nbsp;Masalahnya adalah dapatkah kita menarik pelajaran / hikmah dari musibah itu. Itulah intinya. Bahwa kecelakaan itu adalah pesan dari Allah untuk dia kembali kepada Allah dalam taubah dan kerendahan hati. &amp;nbsp;Kehidupan yang selama ini serba mewah dan lapang berkat kasih sayang orang tua &amp;nbsp;ternyata tidak efektif membuat dia lebih baik, pandai bersyukur. Maka kecelakaan adalah pilihan sempurna bagi dia. Sekaligus menguatkan hati saya untuk lebih keras mendidiknya agar hidup sederhana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Lewat kecelakaan yang menimpanya itu, saya berharap putra saya dapat memahami hakikat kehidupan . Nabi pernah bersabda: ” Tidaklah seorang muslim ditimpa musibah, kedukaan, penyakit, kesulitan hidup,kesengsaraan, hingga semisal duri yang menusuk kakinya, melainkan itu semua berfungsi sebagai pencuci dosa masa lampau” (Hadis Muttafaq ’Alaih/sangat shahih). Dalam kesempatan lain Rasulullah pernah bersabda: ”Jika Allah SWT menghendaki kebaikan kepada hamba-Nya maka Ia menyegerakan siksaan-Nya (di dunia) dan jika Allah SWT menghendaki sebaliknya kepada hamba-Nya maka Ia menunda siksaan-Nya di hari kiyamat” (Haadis dari Anas, riwayat Turmudzi). Musibah dan kekecewaan tidak mesti diratapi atau disesali, bahkan sebaliknya kita perlu mengambil hikmah yang amat penting darinya. Seringkali kita harus bersyukur bahwa musibah memang membawa kekecewaan hidup tetapi pada saat bersamaan kita bisa merasakan adanya kedekatan khusus diri kita dengan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Setelah kecekaan itu, saya tahu bahwa ada banyak perubahan terhadap putra saya. Dia semakin dekat kepada Allah. Mungkin kedekatan itu tidak pernah dirasakan sebelumnya. Justru rasa kedekatan itu lebih menonjol ketimbang rasa kekecewaan itu akibat &amp;nbsp;tak lagi punya kendaraan. Ini artinya musibah membawa nikmat dan betul-betul musibah terasa sebagai ”surat cinta” Tuhan kepada &amp;nbsp;dia. Semenjak musibah itu terjadi, semenjak itu terjadi perubahan hubungan dirinya dengan Tuhan. Hatinya mulai melembut. Semoga selanjutnya , dia bisa membentuk dirinya menjadi manusia yang pandai bersyukur, bertawakal dan senantiasa ikhlas berbuat karena Allah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Nak, Jalanilah kehidupan ini dengan datar dan lurus. Sikap rendah hati dan ikhlas akan memberikan power dan keajaiban di dalam dirimu. Ini jaminan Tuhan: ”Jangan berduka cita, sesungguhnya Allah bersama kita” (Q.S. al- Taubah/9:40). Biarkan orang lain merendahkan kamu karena memang kamu tidak berhak untuk meninggi kan hati. &amp;nbsp;BIla karena kerendahan hati dan sikap iklasmu membuat orang lain menjauh, biarkan. Karena memang hanya Allah yang patut kamu dekati. Semua didunia dapat hilang namun akan selalu ada gantinya. Namun bila Allah hilang dalam dirimu maka itu tidak akan ada gantinya. Bila kau berjalan dijalan Allah maka kau akan sampai pada tujuan sebenarnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-7454274140150390401?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/7454274140150390401/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=7454274140150390401' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/7454274140150390401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/7454274140150390401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2012/01/kecelakaan.html' title='Musibah'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-cqVae4SxiWc/Tw2dTxKlBqI/AAAAAAAACJg/YPnUxS39W20/s72-c/andaikan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-2851039241566235811</id><published>2012-01-08T00:05:00.005+07:00</published><updated>2012-01-11T08:14:30.337+07:00</updated><title type='text'>Professional</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-D9lySXreroc/Twh7U3WefjI/AAAAAAAACI0/jXKMQ81fdtU/s1600/professional.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-D9lySXreroc/Twh7U3WefjI/AAAAAAAACI0/jXKMQ81fdtU/s200/professional.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Apabila kita mendengar orang berkata tentang professional maka bayangan kita adalah suatu pekerjaan ahli dari orang yang ahli. &amp;nbsp;Entah itu dokter , pengacara, consultant , notaries, insinyur , manager dan lain sebagainya. Bahkan ada anggota DPR yang juga petinggi partai menyebut dirinya sebagai politisi professional. Namun satu hal yang harus dipahami bahwa dalam difinisi kata &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Professional"&gt;professional&lt;/a&gt; itu melekat tentang tanggung jawab moral, etik atau lebih lengkapnya adalah akhlak. Semakin tinggi moral akhlaknya semakin tinggi standard profesionalitasnya. Jadi bukan hanya menyandarkan kepada keahlian skill saja tapi juga harus dilengkapi oleh kekuatan moral. Bila ada orang punya keahlian namun miskin moral maka dia disebut amatir. Artinya tidak terlatih secara penuh sebagai professional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;*** &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Seperti pengalaman dalam penerbangan dari Singapore - Jakarta, badan saya terasa panas dingin. Saya demam. &amp;nbsp;Karena penerbangan singkat , saya berusaha untuk menahan deman itu dengan berusaha untuk tidur sambil menutup diri saya dengan selimut. Beberapa menit kemudian, terasa oleh saya selimut &amp;nbsp;disibak dan tangan halus menyentuh kening saya. Seorang pramugari tersenyum dan mengatakan bahwa saya deman dan dia akan memberikan obat untuk saya. Tak berapa lama , dia sudah datang dengan obat parasetanol. Dia tetap tersenyum sambil menyerahkan obat berserta segelas air putih. Selama dalam penerbangan itu, saya hitung ada empat kali dia datang ke seat saya untuk memastikan keadaan saya baik baik saja. Memang parasetamol obat yang efektif meredam panas. Tak lupa pramugari itu menyarankan agar saya cukup istirahat. &amp;nbsp;Teman satu penerbangan dengan saya sempat mengatakan bahwa pramugari itu memang professional.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;BIla difinisi professional dilekatkan kepada pramugari itu, maka saya setuju. Mengapa ? Dia tidak menunggu saya mengeluh sakit baru bertindak dengan memberikan obat. Dia pro-aktif karena dia &amp;nbsp;menghayati pekerjaannya dengan sungguh sungguh. Bahwa dia harus memberikan pelayanan terbaik bagi setiap penumpang. DIminta atau tidak diminta , dia akan tampil dengan sempurna untuk kepuasan pelanggan. &amp;nbsp;Pramugari itu tidak hanya menggunakan keahliannya dalam pekerjaannya tapi juga mengactualkan tanggung jawab moralnya melalui perhatian yang tulus. Bahwa di udara ,semua penumpang harus merasa nyaman bersamanya. Dan dia akan selalu ada untuk penumpang dalam situasi apapun. Bila dalam keadaan darurat pramugari dilatih untuk mengutamakan keselamatan penumpang daripada dirinya. sendiri Bahkan mereka harus tampil tenang dalam situasi tersulit. Ya mereka pantas disebut sebagai kaum professional.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Pernah juga saya harus kedokter karena pencernaan saya terganggu. Kebetulan saya lagi di luar negeri. Teman saya membawa saya ke klinik. &amp;nbsp;Dokter dengan seksama mendengar keluhan saya. Beberapa pertanyaan diajukan kesaya. Selama tanya jawab itu , wajahnya terus memancarkan persahabatan dan senyuman. Saya merasa rilek. Dia menyarankan agar saya mengikuti beberapa test lab. Setelah hasil test keluar. Dia tersenyum sambil mengatakan bahwa penyakit saya tidak terlalu serius. Dia menguraikan penyebab gangguan pecernaan itu dalam bahasa yang mudah saya pahami. &amp;nbsp;Bahwa saya kekurangan enzim pencernaan. Untuk memenuhi enzim itu dia memberikan pilihan dua yaitu obat kimiawi atau natural. Kalau saya ingin kimiawi maka dia akan memberikan resep tapi kalau saya inginkan natural maka dia menyuruh saya mengkonsumsi papaya Enzyme. Saya pilih natural. &amp;nbsp;Dokter itu menghormati pilihan saya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Bagi saya dokter itu telah melaksanakan tugasnya dalam difinisi professional. Mengapa ? &amp;nbsp;Tugasnya menganalisa hasil test untuk menemukan penyebab penyakit dan kemudian &amp;nbsp;disampaikan kepada pasien dengan jujur. Ketika dia memberikan solusi penyembuhan , diapun memberikan pilihan yang jujur. Bahwa tidak harus menggunakan obat kimiawi yang diperlukan resep dokter. Sebetulnya dokter itu bisa saja menulis resep dan mendapatkan komisi dari pabrik obat. Tapi dia tidak lakukan itu. Dia lebih &amp;nbsp;mengedepankan tanggung jawab moral dan kejujuran berdasarkan keahliannya untuk memuaskan pasien. Itulah professional sesungguhnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Namun dalam dunia kapitalis sekarang ini, pengertian professional lebih dekat kepada standard bayaran yang mahal dan penampilan yang mewah. &amp;nbsp;Bahkan kaum professional telah menjadi kelompok menengah yang arogan dan miskin moral. Pengalaman di AS dan Eropa paska krisis membuktikan kesalahan persepsi tentang Professional. KIni orang baru menyadari bahwa standard professional yang hanya mengandalkan kepada almamater unversitas , skill untuk mendapatkan bayaran mahal tak lebih cara yang salah dan menipu sekaligus sebagai biang ketidak efisienan ekonomi nasional. Sudah saatnya dihayati oleh semua orang entah itu pegawai swasta, Negeri atau pengusaha, bahwa skill dan moral akhlak harus menyatu untuk pantas disebut sebagai kaum professional/&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-2851039241566235811?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/2851039241566235811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=2851039241566235811' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2851039241566235811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2851039241566235811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2012/01/professional.html' title='Professional'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-D9lySXreroc/Twh7U3WefjI/AAAAAAAACI0/jXKMQ81fdtU/s72-c/professional.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-2486665293587649596</id><published>2012-01-01T21:03:00.006+07:00</published><updated>2012-01-02T05:51:55.411+07:00</updated><title type='text'>Sesal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-KYcRAPmOLTI/TwBmr9CxIPI/AAAAAAAACIA/KbkC5Y_5ypk/s1600/hidup.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://2.bp.blogspot.com/-KYcRAPmOLTI/TwBmr9CxIPI/AAAAAAAACIA/KbkC5Y_5ypk/s200/hidup.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Ketika di Bandara HKIA saya bertemu teman lama. Kebetulan ketika itu kami juga &amp;nbsp;bertemu dengan salah satu teman yang bekerja di Lambaga Keuangan International. Walau tujuan kami berbeda beda namun karena sama naik CX , gate kami bersebelahan.&amp;nbsp;Kami yang businessman &amp;nbsp;dan satu lagi teman yang berkarir di lembaga keuangan kelas dunia.&amp;nbsp;Dua dunia yang berbeda. Namun kami tetaplah sahabat. Dalam pertemuan ini kami bicara banyak hal. Yang menarik apa yang dikatakan oleh teman saya yang juga pengusaha seperti saya. Dia punya business tersebar di banyak negara namun penampilannya tetap sederhana. &amp;nbsp;Saya juga tahu bahwa dia banyak memberikan bantuan untuk program kemanusiaan. Tentu dia membantu dengan caranya yang jauh dari ceremonial ala orang berduit kebanyakan. &amp;nbsp;Apa katanya tentang dirinya ?&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Orang melihat kita dari sisi yang subjective. Demikian yang dapat saya pahami dalam kehidupan ini. Demikian katanya mengawali. Saya belajar dari kenyataan bahwa saya memenuhi syarat secara subjective sebagai orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;gagal. Sebagai business man saya tidak punya mobil mewah lengkap dengan supir pribadi. Saya tidak punya keanggotaan club mewah. Saya bukan penggemar golf yang menjadi standard businessman kelas menengah. Saya tidak suka makan direstoran mewah karena merasa tidak bisa kenyang kecuali &amp;nbsp;direstoran murah meriah. Saya tidak peduli dengan pakaian bermerek seperti kebanyakan businessman. Jadi kalau ada pra syarat qualifikasi kredibilitas dari penampilan, maka saya termasuk businessman yang gagal. Bertahun tahun saya menjalani hidup sebagai businessman karena memang tidak ada pilihan. Karena bekerja sebagai orang kantoran tidak berbakat. Bekerja sebagai professional tidak punya akreditas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Singkatnya hanya dunia business yang cocok bagi saya yang tidak butuh qualifikasi yang rumit asalkan ada nyali alias keberanian. Jadi ketika saya memasuki dunia business, saya tidak melihat itu sebagai profesi atau apalah. Saya hanya menjalani sebisa saya dalam kondisi tidak punya pilihan lain kecuali harus melangkah dalam dunia yang memang tidak pernah saya rencanakan dengan baik. Mengapa ? bagaimana saya harus berencana ? modal tidak ada. Pendidikan tidak cukup. Kepintaran meloby koneksi tidak ada. &amp;nbsp;Menjilat aparat agar diberi fasilitas sebagaimana banyak business lainnya ,juga tidak ada Mau mencoba suatu usaha, tidak tahu apanya yang harus dicoba. &amp;nbsp;Lantas dari mana saya memulai dan apa yang harus saya perbuat untuk menjadi business man ? Bingungkan ? oh jangan bingung. Sebagaimana saya katakan bahwa ini jalan yang tidak direncanakan dan memang harus dilawati tanpa pilihan. Maka yang terjadi , terjadilah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Bertahun tahun dunia business saya geluti. Dari usia muda sampai kini menjelang setengah abad. Orang lain melihat saya adalah pribadi yang akrab dengan kegagalan. Itu penilaian mereka dari luar. Apalagi ketika banyak orang sudah lebih dulu sukses dengan segala rencananya dalam business dan melihat keadaan saya masih serba kekurangan dan kadang terjerat dengan masalah financial akibat kegagalan. &amp;nbsp;Itu mungkin &amp;nbsp;ada benarnya. Namun yang pasti benar adalah saya orang yang akrab berbuat. Tapi ketahuilah bahwa saya sendiri tidak pernah merasa gagal. Bagi saya , semua yang terjadi dalam hidup ini tak lain adalah proses belajar. Mungkin saya merasa beruntung karena tak henti mendapatkan kesempatan untuk terus belajar dan belajar. Apakah ada guru terbaik diplanet bumi ini dibandingkan kegagalan ? Saya rasa tidak. Hanya orang bebal yang tidak bisa belajar dari kegagalannya. Begitu keyakinan saya untuk berdamai dengan realita yang kadang menyesakan dada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Apakah saya menyesal dengan kehidupan ini ? oh tidak. Karena yang paling saya akui dalam hidup ini adalah saya tidak pernah bisa menyesali sesuatu yang harus saya sesali. Seperti mengapa saya tidak jadi seorang insinyur atau ahli fisika nuklir sebagaimana mimpi saya ketika remaja dulu ? atau mengapa saya tidak jadi pejabat hebat yang memerintah orang banyak. Atau mengapa tidak menjadi seorang direktur BUMN &amp;nbsp;dengan standard kemewahan berkelas. Singkatnya tidak ada dalam kamus hidup saya tentang sesal. Mengapa ? sebagaimana saya katakan orang yang menyesal karena dia hidup dalam banyak pilihan dan ketika dia memilih bisa saja benar , bisa saja salah. Bila salah , dia akan menyesal. Namun tidak bagi saya. Saya hidup tidak untuk memilih karena memang tidak punya pilihan. Kalau dihadapan saya ada tanah, saya akan bertani. Kalau dihadapan saya ada sungai., saya akan buat kapal. Kalau dihadapan saya ada pasar, saya akan berdagang. Begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ini tahun baru setelah tahun kemarin terlewati. Ketika orang banyak bersuka cita dengan pergantian tahun karena hope untuk lebih baik ditahun mendatang maka saya hanya melewati pergantian tahun itu dengan hambar saja. Ketika &amp;nbsp;orang berduit berdatangan ke Hong Kong untuk menikmati persta kembang api paling spektakuler didunia justru saya memilih keluar dari Hong Kong untuk pulang kerumah tepat dimalam tahun baru. &amp;nbsp;Tahun berganti tahun, saya tetap dibumi Allah tanpa pernah berubah karena situasi apapun. Saya tetaplah saya sebagai hamba Allah yang lemah dan tak berdaya kecuali harus terus melangkah dalam kerendahan hati, tanpa symbol kesuksesan yang dimaknai orang banyak , sampai kelak pada titik pemberhentian dan selesai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Apa yang diceritakan teman akan sikap hidupnya tak lain budaya &amp;nbsp;yang meniru air. Air mengalir ketempat yang rendah, Semakin rendah semakin kencang air mengalir dan selalu. Sekuat apapun bendungan menahan air hanya masalah waktu bendungan itu akan jebol. Air terlalu kuat untuk ditahan atau dihentikan dan keberadaan air tak lain sebagai sumber kehidupan bagi makluk diplanet bumi ini, begitupula kehidupan sebagai businessman sejati yang memang tak ada waktu untuk aktualisasi diri kecuali bagaimana setiap langkahnya memberikan manfaat bagi negara, pegawai , rekanan dan lingkungannya. Ya hidup dibaktikan untuk suatu manfaat bagi orang banyak,bukan dirinya sendiri. &amp;nbsp;Tak peduli karena itu harus berkorban dalam banyak kegagalan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;*** &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;“Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.” (Qs. Hud: 88)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-2486665293587649596?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/2486665293587649596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=2486665293587649596' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2486665293587649596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2486665293587649596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2012/01/sesal.html' title='Sesal'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-KYcRAPmOLTI/TwBmr9CxIPI/AAAAAAAACIA/KbkC5Y_5ypk/s72-c/hidup.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-3110088497330775487</id><published>2011-12-27T14:08:00.004+07:00</published><updated>2012-01-12T10:34:05.650+07:00</updated><title type='text'>Natal...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-z23zjyjWhSs/Tvlu3lmAk2I/AAAAAAAACGc/INDyOBSUqjY/s1600/sunyi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-z23zjyjWhSs/Tvlu3lmAk2I/AAAAAAAACGc/INDyOBSUqjY/s200/sunyi.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Karena tugas yang harus diembannya, dia tak bisa berkelit untuk tidak datang. Dia datang ke Hong Kong tepat dua hari sebelum natal. Rencananya hanya sehari di Hong Kong dan setelah itu kembali ke Eropa. Tapi rencananya kandas untuk pulang. Urusan belum selesai. Dia harus mendampingi saya untuk rapat pada tanggal 28. Saya sudah menyarankannya untuk pulang dan kembali tanggal 26 tapi pesawat penuh untuk jadwal penerbangan tanggal tersebut. &amp;nbsp;Maka terpaksa dia harus Natal jauh dari keluarga. Bagi saya yang muslim, suasana Natal tidak begitu terpengaruh walau saya jauh dari keluarga. Namun tidak bagi teman ini. Tentu sangat berat baginya. Semua tahu bahwa bagi umat kristiani Natal bukan hanya hari sacral tapi juga hari kebersamaan untuk mengaktualkan cinta kasih bersama keluarga dan sahabat. Tahu bahwa dia dalam suasana batin kesendirian dihari Natal, saya berinisiatif untuk &amp;nbsp;bersama sama dengannya menghabiskan hari libur natal ini. Usulan saya untuk mengajaknya berlibur ke Shenzhen diterimanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Kami berjalan kaki menuju CITIC Plaza untuk makan malam. Karena tidak begitu jauh dari hotel kami menginap. Langkah kami seketika terhenti didepan gedung Pemerintah. Ada tiga orang sedang duduk didepan gedung itu. Seorang &amp;nbsp;ibu yang menyelimuti dirinya dengan selimut tebal , duduk bersimpuh didepan gerbang. Dua anak juga duduk bersimpuh disamping ibu itu. Disamping mereka ada photo berukuran agak besar. Mungkin itu photo suami atau ayah dari dua anak itu. Mereka tidak bersuara. Wajah mereka menyiratkan penderitaan ditengah cuaca 7 derajat Celsius dimalam hari. Taka da yang peduli dengan protes diam itu. Tidak ada. Ada apa &amp;nbsp;dengan mereka ? saya berusaha mendekati mereka. Ada tulisan dihamparan karton didepan mereka. Salah satu sahabat saya orang china yang ikut bersama kami mengatakan bahwa mereka adalah keluarga yang berharap kepada pemerintah agar ayahnya dikembalikan kepada mereka. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Kami tidak tahu alasan mengapa pemerintah menahan ayahnya. Kami hanya peduli kepada dua anak anak yang diam membisu sambil bersimpuh didepan gerbang kantor megah itu. Mereka nampak dari keluarga miskin. Teman dari China sempat bercerita bahwa persoalan antara rakyat dan pemerintah bukanlah soal politik tapi soal hak tanah. Ada saja orang &amp;nbsp;yang terpanggil untuk melawan kebijakan pembangunan yang merampas tanah rakyat, selalu saja orang itu berhadapan dengan pedang hukum dan selalu pemerintah dipihak yang benar. Akibatnya mereka terelimnate dari lingkungan dan keluarga yang dibelanya. Tentu demi grand design pembangunan, yang memang harus ada korban. Apakah &amp;nbsp;demi pembangunan harus ada korban ? tanya teman saya yang kristiani ketika sampai direstoran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Teman saya orang &amp;nbsp;China menjawab dengan sederhana bahwa Ini bukan masalah harus ada korban atau tidak. Ini masalah grand design pembangunan menyangkut populasi diatas 1 miliar orang. Pembangunan yang digerakan oleh pemerintah China seperti arus besar , membuat semua orang shock. Yang tidak siap harus rela ditelan arus gelombang besar itu. Yang siap harus berselancar diatas gulungan ombak besar. Ada yang berhasil melewatinya, adapula yang tersungkur. Ini hukum alam dalam sebuah peradaban modern. Dimana saja terjadi hal yang sama. Berhentilah berharap terlalu ideal. Tidak mudah untuk bersikap ideal. Bagi saya , bagaimanapun sulit untuk memahami &amp;nbsp;pola pembangunan yang harus ada korban, apalagi itu dirasakan oleh simiskin yang lemah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Walau begitu kami sepakat bahwa ada sesuatu yang salah dalam pembangunan diera modern sekarang ini. Entah itu komunis, sosialis, kapitalis, semuanya berujung kepada penindasan kelompok bawah yang lemah. &amp;nbsp;Saya merindukan bagaimana Madinah dibangun oleh Rasul tanpa ada korban rakyat. Perang adalah jalan terakhir &amp;nbsp;namun tidak untuk tujuan hegemoni tapi untuk keadilan. Rasul membangun peradaban dengan cinta dan kasih sayang. &amp;nbsp;Membuka diri untuk bermusyawarah tentang urusan dunia. Selalu tampil digaris depan melawan kezoliman. Beliau mencintai simiskin yang lemah dan menghormati orang yang berbeda paham maupun agama. &amp;nbsp;Karenanya para sahabat, keluarga dan masyarakat merasa aman dan tentram. Keadilan dan rahmat Allah menjadi bagian dari peradaban yang dibangunnya. Ya Rasul adalah bayang &amp;nbsp;bayang Allah yang hanya bersuara untuk cinta dan kasih sayang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ketika hidangan datang, teman saya umat kristian meminta saya berdoa sebelum makan. Dia ingin di hari natal ini saya yang memimpin doa. Tanpa bisa menolak , Sayapun berdoa “ Ampunkan kami ya Tuhan. Kami paham titahMu namun kami tidak menghiraukannya. Dihadapan kami ada orang yang di zolimi namun kami tak berdaya menolongnya. Orang miskin dan lapar &amp;nbsp;diseluruh benua terbentang dihadapan kami yang setiap hari memohon bantuan namun kami tidak menghiraukannya. Ada orang yang berbuat baik kepada kami namun kami lupa berterimakasih. Ada orang meminta maaf kepada kami namun kami tak memaafkannya. Banyak kami berjanji namun banyak pula kami inkari. Bila kami mengetahui aif sahabat, kami tidak menyembunyikannya. Ampuni kami Ya Tuhan, dari semua keburukan sifat itu. Tuntunlah kami untuk bertobat dan berubah agar kami menjadi rahmat bagi alam semesta.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Teman saya umat kristian itu nampak berlinang &amp;nbsp;airmata ketika saya usai berdoa. Dia merangkul saya. This time I felt a very meaningful Christmas, thanks so much for being my friend. &amp;nbsp;Ketika usai makan malam, kami berjalan kaki menuju hotel. Ketika kembali melintasi &amp;nbsp;gedung pemerintah dimana sebuah keluarga masih bersimpuh disana dengan dingin yang menggigit malam, kami menundukan kepala tanpa bersuara apapun kecuali berdoa didalam hati. Itulah yang kini dapat kami lakukan ditengah seruan natal tentang hidup damai. Bayangan saya kepada negeri saya yang tak henti jatuh korban rakyat miskin yang membela tanahnya, tak terbilang mereka beteriak butuh keadilan namun kita semua berdiam diri dan berdoa dalam hati sekedar meyakinkan kepada Allah bahwa kita peduli tapi kita takut berbuat, juga ragu berubah...&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-3110088497330775487?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/3110088497330775487/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=3110088497330775487' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3110088497330775487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3110088497330775487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/12/natal.html' title='Natal...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-z23zjyjWhSs/Tvlu3lmAk2I/AAAAAAAACGc/INDyOBSUqjY/s72-c/sunyi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-2106426395394949846</id><published>2011-12-20T04:57:00.001+07:00</published><updated>2011-12-20T04:58:22.431+07:00</updated><title type='text'>Ian dan mereka</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Entah kenapa saya teringat akan Ian. Dia tidak menamatkan SD. Tak pandai membaca namun paham berhitung. Dia ponakan saya dari pihak istri. Dia menikah terlalu muda barangkali. Karena ketika dia menikah usianya barulah 17 tahun. Baginya pernikahan bukanlah sesuatu yang rumi. Mungkin kehidupan Jakarta yang keras , tidak membuat dia nyaman. Maka hijrah ke lampung adalah pilihan yang rasional , mungkin. Tanpa bekal modal , kepintaran atau apalah , dia bertekad membangun sebuah keluarga di tempat baru itu. Demikian cerita awalnya yang saya ketahui. Ada niat saya untuk membantunya namun dia nampak tegar ketika melangkah membawa beban, Dia tidak berusaha meminta tolong, dan juga tidak minta dikasihani. Saya memberinya zakat . Dia junjung uang itu dan sujud syukur kepada Allah. Begitulah caranya berterima kasih.Tak terasa waktu berlalu, lebih 10 tahun rumah tangga dibangunnya. Selama itu dia mampu mandiri hidup di sebuah kecamatan di Lampung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-5ScSUWy8AZc/Tu-zJwAot8I/AAAAAAAACE8/VVIcuqcjpgQ/s1600/Kaya-Dan-Si-Miskin.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="147" src="http://2.bp.blogspot.com/-5ScSUWy8AZc/Tu-zJwAot8I/AAAAAAAACE8/VVIcuqcjpgQ/s200/Kaya-Dan-Si-Miskin.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Dari uang zakat yang saya beri itu, dia gunakan untuk berdagang keliling dari kampong ke kampong. Bukan barang mewah yang dijualnya, tapi hanyalah pakaian bekas yang dibelinya dari pedagang besar di kota. Konsumennya kadang membayarnya dengan uang tapi lebih banyak melakukan barter dengan hasil kebun. Dari usaha seperti inilah dia menghidupi keluarganya lebih dari 10 tahun. Tahun lalu dia datang ke Jakarta. Wajahnya nampak tua dari usianya. Menderitakah dia ? tidak! Hanya memang beban hidup yang semakin sulit karena usahanya berdagang semakin kehilangan daya beli konsumen. Menurutnya, hidup di kampong semakin sulit. Banyak rakyat melepas ladangnya kepada pengusaha Perkebunan. Yang bertahan menjual akan mendapat tekanan dari aparat. Harga jual ladang itu memang cukup besar &amp;nbsp;bagi rakyat namun tak lebih dua tahun uang hasil jual ladang itu habis karena semua kebutuhan hidup terus meroket.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Kalau tadinya mereka sebagai petani berladang sendiri namun kini mereka menjadi buruh kebun sawit, tebu, dan lain lain, katanya. Tak ada lagi panen besar yang dinanti dengan pesta ala kampong. Tak adalagi rencana petani untuk memikirkan nasip anak anaknya bersekolah dikota. Juga tak ada lagi berpikir untuk merubah nasip. Jangankan untuk hidup sederhana , untuk membeli baju bekas saja mereka tidak mampu lagi, Demikian yang dikeluhkan oleh Ian. Itu sebabnya usahanya berjualan baju bekas dari kampong ke kampong semakin sulit dan akhirnya dia memilih untuk tutup tenda. Anak dan istrinya ditinggalkannya di kampong. Katanya. Itulah sebabnya dia minta zakat dari saya untuk memulai usaha berjualan asongan di Pasar. &amp;nbsp;Sampai kini Ian masih bertahan dan setiap bulan sekali dia mengirim uang belanja untuk keluarganya di kampung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Bagi Ian, dan juga rakyat kebanyakan yang kalah oleh kepongahan penguasa dan pemodal, uang begitu berarti bagi mereka untuk bertahan hidup. Sementara kelompok menengah dan atas di Indonesia punya kegemaran berburu barang mewah di pusat mode dunia, seperti Paris, Italia, London, Hong Kong. Bagi konsumen seperti ini, harga tidak penting. Untuk sebuah prestige berapapun uang selalu tersedia. Konon katanya kedekatan Nunun dengan Miranda Gultom karena sama sama penggemar &amp;nbsp;salah satu merek tas wanita (Hermes) yang harganya mencapai Rp 500 juta rupiah. Mari berhitung, &amp;nbsp;uang Rp 500 juta untuk sebuah tas bermerek itu bisa membiayai mahasiswa miskin sebanyak 5 orang sampai jadi sarjana. Ada anggota DPR dan juga petinggi Partai yang punya kendaraan mewah seharga Rp. 7 miliar. Itu sama dengan penghasilan 1000 orang miskin seperti Ian selama setahun. &amp;nbsp;Tas hanya puas dipandang dan dibanggakan, begitu juga kendaraan. Tapi bagi simiskin uang adalah kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Dari tahun ketahun &amp;nbsp;yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin terpuruk. Gap sikaya dan simiskin semakin lebar dan lebar. Andaikan, kelompok menengah dan atas Indonesia mau sedikit berempati dengan menghidupkan ruh cinta didalam hatinya, saya yakin keadilan social ( ekonomi?) di Indonesia akan terjelma. Andaikan para pejabat sadar akan amanah yang harus dipertanggung jawabkan dihadapan Allah, maka &amp;nbsp;keadilan ekonomi akan terjelma. Ketahuilah bahwa rakyat miskin hanya butuh sebuah system yang memungkinkan mereka tak sulit mendapatkan papan, sadang, pangan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ya, rumah sederhana untuk berlindung dari hujan dan terik matahari . Mereka butuh makan untuk sekedar mengganjal perut yang lapar dan kesehatan untuk sekedar menahan sakit menuju ajal dan pendidikan untuk sekedar membuat mereka tidak bodoh dan dibodohi. Itu saja. Tapi itupun dari tahun ketahun semakin mahal dan mahal mereka dapatkan…begitulah yang dirasakan oleh Ian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-2106426395394949846?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/2106426395394949846/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=2106426395394949846' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2106426395394949846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2106426395394949846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/12/ian-dan-mereka.html' title='Ian dan mereka'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-5ScSUWy8AZc/Tu-zJwAot8I/AAAAAAAACE8/VVIcuqcjpgQ/s72-c/Kaya-Dan-Si-Miskin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-7051360255747509066</id><published>2011-12-12T15:17:00.009+07:00</published><updated>2011-12-15T09:31:14.557+07:00</updated><title type='text'>Be Smart</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-m4czqqB45B4/TuW5cM8qUoI/AAAAAAAACDo/XiGOCLnHkSg/s1600/hidup.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-m4czqqB45B4/TuW5cM8qUoI/AAAAAAAACDo/XiGOCLnHkSg/s200/hidup.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685153998788252290" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ada satu cerita. Seorang perampok melarikan diri dengan mengendari pesawat ringan. Yang menjadi pilot adalah dia sendiri. Dia terbang seorang diri. Ketika berada ditengah hutan, dia melompat keluar dari pesawat dengan menggunakan parasut. Bersama dia ada satu koper uang hasil rampokan. Pesawat akan jatuh dengan sendirinya. Rencana pelariannya dibuat dengan begitu rapi.  Tentu orang akan menduga dia ikut terkubur bersama pesawat yang meledak ketika jatuh kebumi. Selanjutnya dia akan mengoperasi wajahnya untuk sekaligus merubah indentitas dirinya. Namun sebaik baiknya rencana, yang terjadi lain. Dia jatuh tidak diatas tanah datar tapi jatuh terprosok kedalam sumur bersama parasutnya, juga uang satu koper. Lobang sumur  itu cukup dalam hingga tidak mungkin dia bisa keluar dari sumur itu. Kini dia berada ditangah hutan dan didalam sumur tanpa ada yang tahu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Waktu berlalu, badan mulai terasa dingin. Setiap malam untuk menjaga hangat tubuhnya, dia membakar uang hasil rampokan. Begitulah setiap malam ,ketika dingin mulai menusuk tulang, uangpun dibakar. Itu dilakukanya setiap malam sampai tidak ada lagi lembaran uang untuk dibakar menghangatkan tubuh.  Akhirnya dia menemui ajalnya seorang diri ditengah hutan didalam sumur. Ini hanya sebuah cerita. Tapi hikmahnya teramat luas. Bahwa dia melakukan apa saja untuk mendapatkan harta. Akal dan kemampuannya digunakan untuk itu Namun ketika tidak ada lagi jalan keluar dari ancaman maut maka harta yang ada menjadi tak ada nilai. Uangpun dibakar begitu saja untuk sebuah kehidupan. Dan berharap bila umur masiih panjang aka nada pertolongan datang untuk dia bebas dari dalam sumur. Tentu doa siang malam tak henti dipanjatkan untuk keluar dari himpitan rasa takut mati itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tak ubahnya seperti cerita lain, seorang pejabat yang pension dengan deposito hasil korup tak terbilang. Namun ketika dia pension, penyakit kanker datang. Segala daya digunakan untuk keluar dari ancaman kematian. Karena harta berlebih maka tak lagi dipikirkan biaya berobat bila harus keluar negeri atau mendatangi dokter ahli dari manca Negara. Lambat namun pasti , harta yang dikumpulkan dari hasil korup bertahun tahun akhirnya terkuras habis. Ketika harta habis, mautpun menjemput. Tak usah dibayangkan betapa penderitaan yang harus dirasa selama proses pengobatan itu. Selama proses menanti ajal. Rasa cemas akan maut yang segera menjemput. Rasa takut akan meninggalkan semua yang dicintai. Semua menyatu jadi satu dalam derita tak bertepi. Akhirnya Semua sirna begitu saja. Tak ada lagi kehebatan dan kepintaran yang dulu dibanggakan hingga pantas mencuri uang rakyat dengan menggunakan jabatan dan kekuasaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apa yang diilustasikan diatas dengan jelas kita ketahui bahwa betapa kehidupan itu sangat mahal. Tidak ada harta dan kekuasaan didunia ini yang dapat membeli kehidupan. Bila saatnya datang tak ada yang bisa menghindar. Tidak ada!. Masalahnya kita ingin seperti apa akhir dari kehidupan ini  Apakah ingin happy ending ataukah suffered ending. ? BIla ingin happy ending maka turutilah aturan dari Allah sebagaimana yang telah diteladankan oleh Rasul. Agama mengatur kehidupan ini tak lain agar kita smart menentukan pilihan. Mengapa saya katakan smart? Karena hanya orang bodoh yang memperturutkan hawa nafsu hingga menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkan kebahagiaan didunia. Bila kebahagiaan bersandar kepada harta maka harta itu pulalah yang akan menyiksa kita. Penyakit phisik maupun psikis datang akibat dari sumber harta yang kita makan. Buktinya sebagian besar penyakit jantung dan stroke dihidap oleh golongan berharta. Ramainya tempat hiburan malam diisi oleh orang orang berduit yang stress. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Benarlah , Orang yang tidak smart akan “ … berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak…," (al-Hadiid: 20). Ini merupakan sebuah kebodohan.  Karena semua kemilikan di dunia dikuasai oleh Allah. Manusia hanya membodohi diri mereka sendiri dengan menyangka bahwa mereka memilikinya. Hal ini karena mereka tidak menciptakan yang mereka miliki dan mereka pun tidak memiliki kekuatan menjaga semuanya secara abadi. Ditambah lagi, mereka tidak dapat mencegah kerusakan yang terjadi. Juga, karena mereka tidak memiliki hak untuk "memiliki" sesuatu karena mereka termasuk "milik" dari pemilik yang lain. Pemilik tertinggi ini tidak lain (an-Naas: 2), yaitu Allah. Al-Qur`an memberitahu kita bahwa seluruh alam adalah milik Allah, "Kepunyaan-Nyalah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah." (Thaahaa: 6)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Tidakkah kamu tahu, sesungguhnya Allahlah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi, disiksa-Nya siapa yang dikehendaki-Nya dan diampuni-Nya bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Alah Mahakuasa atas segala sesuatu." (al-Maa`idah: 40). Camkanlah firman Allah ini untuk smart menjalani hidup. Kalau kita mengejar harta karena ingin kepuasan dan kebanggaan tanpa menyadari bahwa semua itu adalah titipan Allah maka tunggulah siksa Allah yang sangat pedih. Namun bila kita mengejar harta karena niat beribadah kepada Allah maka hasilnya adalah cinta dan kasih sayang untuk ikhlas  berbagi kepada yang lemah. Maka rasa syukur meliputi hidup kita, kebahagiaan akan merupakan bagian dari keseharian kita untuk meraih happy ending dalam drama kehidupan kita didunia. Be smart!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-7051360255747509066?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/7051360255747509066/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=7051360255747509066' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/7051360255747509066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/7051360255747509066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/12/titipan-allah.html' title='Be Smart'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-m4czqqB45B4/TuW5cM8qUoI/AAAAAAAACDo/XiGOCLnHkSg/s72-c/hidup.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-7372451359395424511</id><published>2011-12-07T06:50:00.018+07:00</published><updated>2011-12-20T11:35:21.135+07:00</updated><title type='text'>Bersahadat...</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-eZVh0jnfjFk/Tt6reGPXz5I/AAAAAAAACDI/h9fDqjISVJo/s1600/miskin1.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5683168313347657618" src="http://4.bp.blogspot.com/-eZVh0jnfjFk/Tt6reGPXz5I/AAAAAAAACDI/h9fDqjISVJo/s200/miskin1.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 142px; margin: 0 10px 10px 0; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;Terus terang saya malu sekali karena dia tak punya alasan untuk mengagumi saya. Syahadat usia dini tidak mengarahkan saya menjadi humanis yang berarti. Sewaktu saya tanya tentang inti filosofinya, Samanta hanya menjawab, ”Untuk membahagiakan orang lain.” Sebuah filosofi yang melawan sifat mementingkan diri sendiri. Demikian buya Safie Maarif bertutur dalam tulisannya di Kompas. Ungkapan itu disampaikannya kepada Dr Achyuta Samanta yang dikenal sebagai the Poorest of the Poor, Nabi kaum miskin dari yang termiskin. Semua tahu bahwa buya Safie Maarif mantan ketua Umum Muhammadiah yang dikenal Ormas  terbesar di Indonesia yang mengabdikan diri untuk kemanusiaan dibidang pendidikan, kesehatan, panti asuhan. Namun bagaimanapun kehebatan gerakan Muhammadiah tetap membuat Safie Maarif menaruh hormat dan merasa rendah dihadapan pejuang kemanusiaan Dr Achyuta Samanta. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;Betapa tidak? Achyuta Samanta, menggeluti perjuangan selama 20 tahun untuk orang miskin diantara yang miskin itu. Dia melepaskan jabatan dosen dan menggunakan ilmunya untuk berbaur dengan orang mskin dan berbuat untuk mereka. Selama dua puluh tahun, dia berhasil membuat project bernilai ratusan juta dollar , bukan untuk dirinya dan tidak diwariskan kepada  keluarganya, tapi untuk orang miksin. Sikap dan perbuatannya menyatu dengan pribadinya yang rendah hati, Demikian yang dirasakan oleh Buya Safie Maarif ketika kali pertama bertemu dengan Dr Achyuta Samanta di kota Bhubaneswar, Negara Bagian Orissa, India. Dia memang panta disebut sebagai pejuang pembebas dari ketertindasan: kasta, ekonomi, pendidikan, sosial, dan politik. Melihat Samanta , mengingatkan tentang almarhum Madam Teresa yang mengabdikan umurnya membela kaum duafa di pusat kota Bombay.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;Tapi keiklasan berkorban juga dilakukan oleh mereka yang kaya raya.  Seperti Angelina Jolie yang mengabdikan populartisnya sebagai artis untuk membantu rakyat teraniaya akibat perang. Menjadi duta keliling bagi UNHCR. Bukan hanya dari kegiatan melepas harta dan waktunya untuk orang miskin tapi juga membagi jiwanya dengan mengadopsi anak anak yang terlantar dari Negara miskin. Juga ada Bill Gate yang melepas 6/10 dari total hartanya yang diperkirakan mencapai USD 59 miliar dan Warren Baffet sang portfolio investment jenius  dari AS yang menghibahkan 6/10 dari USD 52 miliar hartanya. Lakshimi Mittal, jutawan baja dari india yang menyumbangkan 6/10 dari total hartanya. Carlos Slim Helu dari Meksiko yang menyumbangkan 9/10 dari USD 67,8 miliar hartanya. Mereka kaya raya namun dengan hartanya tidak membuat mereka berjarak dengan orang miskin, dan berkorban untuk itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;Tentu di Indonesia atau umat islam dibelahan dunia lain, juga berbuat hal yang sama untuk kemanusiaan walau tidak diberitakan secara luas. Namun ada juga kita melihat kenyataan yang kadang membua kita miris. Bahwa bukan rahasia lagi bila banyak pengurus Ormas social / Yayasan , entah itu Pendidikan seperti Ponpes, Panti Asuhan, Kesehatan, Pendidikan. Hidup mereka bergelimang dengan kemewahan. Kegiatan social dibuatnya dan pada waktu bersama mereka juga menumpang hidup dari kegiatan social itu. Bahkan ada yang hidup makmur karena itu. B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;ahkan Dai yang sering berkotbah didepan kamera televise dan &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt; popular maka apapun dikomersialkan , termasuk menulis buku, mendapatkan fee dari program umroh bersama Dai. Kalau mereka aktifis politik utuk syiar islam, maka lihatlah gaya mereka ketika terpilih sebagai anggota dewan atau Menteri. Bahkan Partainya memilih  hotel termewah didunia sebagai tempat Muktamar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;Sangat jauh dari gaya orang miskin.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px; text-align: left;"&gt;  Kalau gaya berbeda dengan orang miskin bagaimana hati akan mendekat ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px; text-align: left;"&gt;Dari pengusaha kaya raya muslim Indonesia, kita lihat ada yang berhasil mengambil alih jaringan retail modern namun pengaruhnya membuatnya banyak usaha kelas rumahan terpuruk karena gagal bersaing oleh gerai raksasanya.  Tak terdengar dia menghibahkan hartanya. Kalaupun ada tak lain hanyalah pelengkap ceremonial meningkatkan corporate image , yang nilai sumbangannya secuil dari hartanya. Juga ada pengusaha kaya raya yang usahanya melilit disemua sektor, termasuk pertambangan, property, perbankan, dll, Namun yang dapat dia lakukan tak lain membuat terpuruk ribuan penduduk yang kehilangan tempat tinggal akibat ulah bisnis pemboran minyak yang salah urus. Ada ganti rugi tapi tak ada ganti untung. Apalagi untuk berbagi atas hartanya. Justru hartanya digunakan untuk menjadi pemain politik dengan menghibahkan  dana triliunan rupiah  sebagai dana abadi partai. Di negara muslim tempat rumah suci kiblat umat islam sedunia, tak terdengar para bangsawan  Arab yang kaya raya akibat berkah minyak dan visa haji , menyumbangkan hartanya lebih dari separuh hartanya seperti pengusaha non muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;Begitu banyak contoh orang yang bukan muslim yang menjadi pejuang kemanusiaan bagi simiskin. Ada mereka yang memang tak berharta namun mewakafkan umur dna keahliannya bagi simiskin. Ada mereka yang memang diberkati harta berlebih karena profesi atau bisnisnya namun tidak hidup bermewah dengan itu kecuali merasa puas ketika mereka melepas hartanya bagi program kemanusiaan. Bagi saya, mereka semua itu adalah cobaan bagi orang muslim. Suatu pembelajaran yang dibentangkan Allah dihadapan kita bagaimana ruh kasih sayang Allah itu tampil kepermukaan, walau lewat orang yang tidak bersahadat. Jangan sampai keberadaan mereka membuat kita mencibir dengan berkata untuk apa pengorbanan mereka , toh mereka tidak beriman kepada Allah maka amalan itu akan terbang dibawa angin. Tapi pada waktu bersamaan kita yang mengaku bersahadat lupa akan makna sahadat. Lupa makna cinta dan kasih sayang untuk berkorban dijalan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;Lupa bahwa Allah itu dekat dengan orang miskin dan yang dizolimi. Tidak kita temukan Allah di Mesjid mewah, TIdak kita temukan Allah di acara Zikir akbar. Allah ada bersama mereka yang miskin dan terlupakan oleh orang orang yang berada. Kalau ingin mencari Allah maka temuilah fakir miskin, anak yatim dan piatu, orang yang terjerat hutang, orang terzolimi. Bantulah mereka karena kita yang &lt;i&gt;berlebih &lt;/i&gt;telah ditakdirkan menjadi wakil Allah untuk menegakkan keadilan bagi mereka yang duafa harta maupun ilmu. Setidaknya mulailah berpikir dan besikap seperti ungkapan Samanta " &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;Untuk membahagiakan orang lain"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-7372451359395424511?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/7372451359395424511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=7372451359395424511' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/7372451359395424511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/7372451359395424511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/12/bersahadat.html' title='Bersahadat...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-eZVh0jnfjFk/Tt6reGPXz5I/AAAAAAAACDI/h9fDqjISVJo/s72-c/miskin1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-1772166732847859389</id><published>2011-12-01T13:37:00.009+07:00</published><updated>2011-12-03T22:21:30.030+07:00</updated><title type='text'>Perjuangan cinta</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-FWgPwBlJj9k/TtchaEcfUXI/AAAAAAAACCY/dQ-x-1KGc6A/s1600/love.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-FWgPwBlJj9k/TtchaEcfUXI/AAAAAAAACCY/dQ-x-1KGc6A/s200/love.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5681046186704720242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Perjuangan cinta bagi semua. Demikian teman mengawali pembicaraan kepada saya kemarin  ketika kami meluangkan waktu bersama sama minum kopi disalah satu café. Bahwa , lanjutnya, perjuangan itu tidak mudah. Saya tahu bahwa teman ini adalah segelintir orang yang masih percaya dengan kekuatan cinta. Dia seorang aktifis kemanusiaan kelas dunia. Sebelumnya saya mengenalnya sebagai professional yang berkarir diberbagai lembaga keuangan international. Begitu banyak penderitaan akibat perang namun jauh lebih banyak penderitaan akibat kebijakan Negara yang tidak pro rakyak miskin, hanya memikirkan kepentingan segelintir pemodal, yang akhirnya melahirkan elite kaya raya yang menguasai lebih separuh GNP nasional. Ini benar benar system pembunuhan massal yang sangat mengerikan. Lambat namun pasti akan menggiring orang banyak masuk dalam system perbudakan dan mati sia sia. Setidaknya mati secara moral. Demikian katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya bisa merasakan kegundahannya. Namun saya mencoba memberikan semangat kepadanya. Ingatlah kisah Rasul, kata saya. Rasul yang kita tahu sebagai kekasih Allah,yang namanya bersanding dipintu gerbang sorga, yang hatinya dijaga Allah dari segala kotoran, harus merasakan kegetiran , kelelahan, sakit, terancam nyawanya dan keluarganya , menyepi dalam kesendirian ditengah orang ramai, selama jangka waktu kurang lebih 10 tahun di Mekkah. Selama itupula  beliau tak henti, tak kenal lelah terus melangkah kedepan menyerukan bahasa cinta kepada semua orang untuk dekat kepada pemberi cinta, Allah. &lt;/span&gt;Rasul berbicara atas nama Allah bahwa pemujaan harta adalan bencana kehidupan, menzolimi orang lemah adalah sumber kerusakan peradaban, ya rasul bicara tentang cinta, kekuatan untuk lahirnya keseimbangan dan kebaikan diatas rahmat Allah.Itulah yang membuat Rasul terasing ditengah komunitas jahiliyah yang memang miskin cinta.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kaum jahiliah tak ubahnya kaum kapitalis yang gemar memanjakan diri sendiri diatas penderitaan orang lain. Ketika itu, Rasul menyampaikan pemahaman tentang tauhid, komunitas Jahiliah Arab tidak begitu mempermasalahkan. Namun menjadi lain ketika Rasul bicara tentang cinta;. J&lt;/span&gt;angan ada lagi perbudakan, jangan zolimi anak perempuan kalian, lindungi kaum perempuan, sayangi hamba sahaya kalian, sayangi fakir miskin dan para yatim, jangan ada kelas diatara kalian hanya karena perbedaan ras ,kekuasaan dan harta. Inilah yang sulit diterima oleh mereka. Betapa tidak. Bagi mereka yang mendewakan harta dan kekuasaan, semua bisa dibeli, yang lemah biasa terjajah dan yang kuat dimaklumkan menjajah.  Demikian saya menyampaikan uraian tentang perjuangan cinta. Membuat dia termenung,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Walau saya tahu soal perjuangan rasul namun hikmah tentang perjuangan cinta itu baru kini saya disadarkan. Katanya. Bahwa memang  itu tidak mudah dan tidak murah. Karena ini pesan Allah, pesan kepada umat manusia untuk menjadi bayang bayang Allah. Tentu semua kita diwajibkan melaksanakan perjuangan menegakkan cinta itu, tanpa berputus asa dan tanpa berprangsaka buruk kepada Allah.  Bagi  pegawai negeri tak usah sedih bila harus istiqamah untuk tidak korupsi walau harus menghadapi gaji yang tak cukup hidup layak seperti para koruptor. Bagi pengusaha tak perlu bersedih bila usaha lambat berkembang karena harus istiqamah dalam kejujuran memanjakan konsumen dan mensejahterakan karyawan.  Bagi para professional tak perlu rendah bila penghasilannya jauh lebih rendah dibandingkan professional dari negeri kapitalis. Ingatlah semua, bahwa perjuangan anda semua adalah perjuangan cinta didalam sebuah negeri  yang dikelola oleh system jahiliah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tanpa kekuatan cinta dari anda semua, dari kita semua, rasanya perubahan tidak akan pernah terjadi. Mungkin kita lelah menanti perubahan terjadi, tapi jangan berhenti dijalan hingga larut menjadi bagian dari keburukan. Ingatlah kisah Rasul yang harus berjuang di Makkah selama kurang lebih 10 tahun, yang hanya mendapatkan pengikut sebanyak kurang lebih 10 orang. Itupuan hanya segelintir para sahabat dan kerabat dekat. Jadi bersabar dan istiqamah melewati waktu , dan sadar bahwa sorga itu tidak mudah, juga tidak gratis. Ini harus ditanamkan dalam diri kita untuk melebur dalam jiwa ,hingga bulat hati hanya untuk menjemput ridho Allah. Maka hari hari akan dilewati dengan pengabdian, keteladanan akhlak mulia dan tak henti bersuara untuk lahirnya kebaikan, kebenaran, keadilan bagi semua.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-1772166732847859389?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/1772166732847859389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=1772166732847859389' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1772166732847859389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1772166732847859389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/12/perjuangan-cinta.html' title='Perjuangan cinta'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-FWgPwBlJj9k/TtchaEcfUXI/AAAAAAAACCY/dQ-x-1KGc6A/s72-c/love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-1286044344218488122</id><published>2011-11-25T04:49:00.017+07:00</published><updated>2011-12-06T10:54:06.912+07:00</updated><title type='text'>Kunci sukses</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-nVvLpMYN1CY/Ts68YDqqLaI/AAAAAAAACBE/alvIWPnty6c/s1600/key-to-success.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="text-align: justify;float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 200px; height: 184px; " src="http://3.bp.blogspot.com/-nVvLpMYN1CY/Ts68YDqqLaI/AAAAAAAACBE/alvIWPnty6c/s200/key-to-success.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678683301647887778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pada satu kesempatan saya pernah kekantor teman. Ketika dikamar kerjanya saya lihat dia sedang berbicara dengan staff nya. Saya perhatikan , diwajahnya terpancar senyum ketika mendengar staffnya berbicara. Dia pendengar yang baik, menurut saya. Tapi lebih dari itu, dia telah membuat staffnya nyaman untuk berbicara dan mengungkapkan apa yang harus diungkapkan. Ketika dia harus berbicara , pancaran wajah bersih berhias senyum tidak lekang dari dirinya. Membuat setiap kata yang keluar darinya diperhatikan dengan serius oleh staff nya.  Setelah usai pembicaraan itu, teman ini kembali kepada saya. Dia mengatakan kepada saya, pentingnya untuk meyakinkan staff bahwa pimpinan selalu ada disampingnya , mengayomi dan peduli dalam situasi apapun. Saya tersenyum. Ungkapan ini tak lain seperti kata orang bijak, memimpin dengan cinta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam salah satu seminar di Hong Kong tentang &lt;i&gt;success because of the wisdom&lt;/i&gt;. Dikatakan bahwa keberhasilan seseorang dalam bisnis tidak ditentukan oleh kepintarannya, kecukupan modal, kehebatan tekhnologi tetapi ditentukan oleh kemampuannya bersikap bijak. Menurut  saya bukan hanya dalam bisnis tapi juga dalam kehidupan, dalam profesi apapun, sukses atau keberhasilan ditentukan oleh sikap bijak.  Dalam seminar itu disebukan ada lima hal yang harus di jadikan pegangan oleh siapapun untuk mencapai sukses. Yaitu, pertama adalah &lt;i&gt;Rendah hati &lt;/i&gt;( humble )  Kedua , &lt;i&gt;Kasih Sayang&lt;/i&gt; ( Love ) , Ketiga, &lt;i&gt;Berjuang&lt;/i&gt; ( struggling )  Keempat adalah &lt;i&gt;sabar&lt;/i&gt; ( patience ) , Kelima ketulusan (  sincerity ). Kelima hal ini dapat dipelajari oleh siapapun. Ada banyak literature untuk itu. Namun tidak banyak orang bisa menerapkannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Rendah hati &lt;/i&gt;bukanlah sifat merendahkan diri sendiri. Bukan., Rendah hati adalah sikap terbuka tanpa topeng untuk berbuat apa adanya. &lt;/span&gt;Dia teramat kuat dalam situasi dan kondisi apapun.. Dia kuat karena tidak bergantung dengan apapun untuk meyakinkan orang lain, untuk dihargai orang lain. Dia bisa mengambil keputusan yang bijak saat dia tidak menanggap dirinya serba pintar. Dia  bisa dihormati atas jasa-jasanya saat dia tidak membesar-besarkan dirinya. Dia bisa mengukir prestasi besar apabila dia tidak sombong. Sikap rendah hati adalah repliksi kepribadian tanpa kemasan dengan pakaian bermerek, kata kata meninggi, bergaya karena jabatan dan kekuasaan, performance berbangga karena kecantikan atau kegagahan. Dia bersih dari itu semua. Namun wajahnya membuat orang percaya bahwa dia something else.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bila dia rendah hati maka sifat &lt;i&gt;kasih sayang&lt;/i&gt; tentu akan menyelimuti dirinya.  Siapapun dihadapannya akan dicintainya tanpa memandang jabatan, kedudukan , harta, pendidikan. Karena cinta dan kasih sayanglah dia akan senantiasa menjaga amanah sebaik mungkin sebagaimana dia menjaga jiwanya. Tak mungkin ada sifat kasih sayang pada koruptor, tak mungkin ada sifat kasih sayang bagi siculas, tak mungkin ada sifat kasih sayang kepada animal business. Karena cinta dan kasih sayanglah membuat dia berlemah lembut ketika berbicara dengan orang lain. Hatinya lembut untuk mudah memaafkan dan memaklumi. Dia menjadi trouble shutting terhadap masalah yang ada. Bukan trouble maker. Dia akan dirindukan bila tidak hadir dan kehadirannya membuat semua orang nyaman disekitarnya. Dia cahaya bagi orang sekitarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bila sifat kasih sayang hidup dalam dirinya, maka hatinya akan terang dan bersinar. Dia sadar bahwa karena cinta , dia harus berbuat sesuatu, dia harus &lt;i&gt;berjuang&lt;/i&gt; ( struggle ) menghasilkan sesuatu yang bisa membuat orang sekitarnya , terdekatnya mendapat sesuatu yang bermanfaat. Dia tangguh melewati semua rintangan dan tak pernah berputus asa , yang senantiasa berprasangka baik kepada siapapun. Setiap detik berlalu begitu berharga baginya. Karenanya dia akan disiplin dengan waktu,&lt;/span&gt;Tak suka menyianyiakan waktunya. Waktu diisinya dengan belajar menimba ilmu dari segala sumber. Waktu diisinya dengan  menapak peluang dan kemungkinan. Waktu berlalu, kerja keras selalu menyertainya untuk orang yang dicintainyal untuk lingkungan dimana dia berada. Sejauh langkah diayun sejauh itupula hikmah didapatnya. Sebanyak beban dalam hidupnya , sebanyak itupula hikmah didapatnya.Untuk memberi , bukan meminta.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika dia berjuang ( struggle ) untuk menghasilkan sesuatu maka tentu dia juga menyadari bahwa masa depan ditapak nya dengan &lt;i&gt;sabar&lt;/i&gt;. Dia teramat sabar menanti hari esok yang belum dalam genggamannya.. Dia tak pernah berkeluh kesah dengan keadaan apapun walau kegagalan demi kegagalan datang mendera. Dia tersenyum menatap teriknya matahari, dia juga tersenyum menikmati malam yang gelap. Dia tak pernah menyasalahkan siapapun, tak juga menyesali dirinya yang serba terbatas. &lt;/span&gt;Dia istiqamah melewati proses, melewati sunatullah.&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left; "&gt; &lt;/span&gt;Semua yang terjadi , baik maupun buruk, diterimanya sebagai sebuah  hikmah. Semua disikapinya tidak berlebihan. Sekedarnya saja.  Semua adalah hikmah baginya untuk menerima itu semua dengan sabar dan sabar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bila dia sabar maka tentupula dia berbuat karena &lt;i&gt;ketulusan&lt;/i&gt;, karena tak mungkin dia sabar , bila dia tak ikhlas. Inilah puncak pribadi yang sukses. Pribadi manusia unggul.  Ketulusan yang berselimut akan sikap rendah hati, cinta, berjuang, dan sabar.  Dia tak merasa rendah bila dia harus rendah hati, Dia tak merasa pecundang bila dia harus berbuat dan member demi cinta. Dia tak merasa lemah bila harus bersabar dari kegagalan, dia tak merasa hina bila harus bersabar dari orang yang menzoliminya, dia tak merasa patah hati bila dikecewakan. Karena dia tulus, dia kuat teramat kuat oleh karena sebab apapun.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Diakhir seminar, saya pahami semua isi materi itu, karena sebetulnya agama saya sudah memberikan metode ringkas dan sederhana untuk menguasai lima sifat itu.  Yaitu melalui sholat. Lewat sholat wajib lima waktu , sebetulnya adalah cara melatih kita untuk rendah hati, cinta, berjuang, sabar serta ikhlas.  Setiap waktu, lima kali sehari latihan itu dilakukan, agar kita menjadi manusia sukses, manusia unggul. Benarkah begitu ? tanya teman saya yang ikut dalam seminar. Baiklah saya jelaskan sedikit prihal ritual sholat itu :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Setiap hari kita diharuskan ruku dan sujud kepada Allah sebagai repliksi bahwa kita bukanlah siapa siapa dan tak pantas meninggikan hati. Kita hanyalah hamba Allah untuk beribadah kepada Allah. Setiap hari , setiap diakhir sholat kita harus mengucapkan salam dengan menoleh kekiri dan kekanan,  sebagai ujud cinta dan kasih sayang kepada sesama. Setiap hari , dalam kondisi apapun, dalam keadaan sehat maupun sakit, kita harus sholat dengan disiplin tinggi. Kita harus berjuang untuk dekat kepada Allah. Setiap awal sholat kita berikrar bahwa hidup kita , sholat kita, mati kita hanya untuk Allah. Kita sabar dari semua itu. Dan ketika sholat pula kita berikrar bahwa hanya kepada Allah kita menyembah dan hanya kepada Allah kita meminta tolong. Kita ikhlas karena Allah…hati kita akan melembut, nafsupun terkendali untuk berbuat karena Allah..&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Umat islam menyerukan sholat ( adzan ) dengan kalimat yang sangat indah " &lt;i&gt;hayya alash sholah, hayya alal falah&lt;/i&gt;. Marilah sholat dan marilah mencapai kemenengan. Orang yang sholat adalah orang yang menang, dan itulah sukses yagn sesungguhnya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-1286044344218488122?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/1286044344218488122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=1286044344218488122' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1286044344218488122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1286044344218488122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/11/kunci-sukses.html' title='Kunci sukses'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-nVvLpMYN1CY/Ts68YDqqLaI/AAAAAAAACBE/alvIWPnty6c/s72-c/key-to-success.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-6190941467952922438</id><published>2011-11-17T14:38:00.021+07:00</published><updated>2011-11-27T06:49:14.617+07:00</updated><title type='text'>Wanita ?</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-qhFzdbCRZ0A/TsS6iZZm1hI/AAAAAAAAB_Y/15xZ3Ms9wGA/s1600/wanita.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-qhFzdbCRZ0A/TsS6iZZm1hI/AAAAAAAAB_Y/15xZ3Ms9wGA/s200/wanita.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675866530490275346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pernah satu kali istri saya bertanya kepada saya , mengapa saya tidak pernah mengeluhkan sakit bila sedang sakit. Atau mengeluh dengan peliknya pekerjaan yang saya hadapi. Pertanyaan itu disampaikannya ketika saya mengurut kakinya menjelang tidur. Saya tahu betul bahwa dia akan tertidur nyaman bila saya sudah mengusap kakinya. Bagi saya membuat dia senang dan nyaman itu lebih baik , walau karena itu saya harus mengusap kakinya. Saya sadar bahwa secara phisik itu tidak ada artinya bagi dia. Tapi secara kejiwaan, itu sangat berarti sekali baginya, bahwa saya peduli. Walau kadang saya lelah dengan beban pikiran namun tak sulit bagi saya untuk mengalihkan beban itu dengan aktifitas lain seperti berkumpul dengan teman, atau membaca buku, menulis blog atau pergi ke Masjid.. Saya akan mudah sekali melupakan beban dan  mendapatkan kebahagiaan untuk itu. Ya, itu sebabnya dihadapan istri , saya tidak mudah berkeluh kesah karena sakit atau pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi tidak demikian dengan wanita. Wanita mudah berkeluh kesah dan cenderung menyikapi persoalan dengan serius , yang tak mudah diselesaikan dalam sekejap. Sedikit saja emosinya terganggu , itu akan menjadi beban pikirannya. Kadang letupan emosi keluar dalam bentuk air mata atau marah, atau cemberut. Kalaupun wanita berusaha untuk mengalihkan beban pikirannya melalui kegiatan yang menyenangkan  namun itupun tidak mudah sebagaimana pria lakukan. &lt;/span&gt;Dari Abu Hurairah r.a.: Rasulullah Saw. bersabda, ...Jagalah pesanku tentang kaum perempuan agar mereka diperlakukan dengan baik. Sebab, mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Jika engkau berusaha untuk meluruskannya, tulang itu akan patah. Jika engkau membiarkannya, tulang itu tetap bengkok. Oleh karena itu, jagalah pesanku tentang kaum perempuan agar mereka diperlakukan dengan baik.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Dalam diri wanita  ada kebengkokan naluriah yang tidak bisa diluruskan oleh siapapun. Namun, demikianlah tuntutan kebijaksanaan Allah Swt. sebagaimana termasuk kebijaksanaan-Nya Dia menjadikan laki-laki memiliki kemampuan untuk memelihara hal ini dengan membawanya pada pergaulan yang baik. Secara chemisry  memang wanita dirancang lebih rentan terhadap goncangan emosi.  Setidaknya demikian yang disimpulkan oleh penelitian yang dilakukan oleh Institut Karolinska Swedia. Bahwa satu dari empat wanita dirawat karena depresi. Sementara kenyataannya hanya 1 dari 10 pria terkena depresi. Perbedaan ini penyebabnya adalah cara dan proses &lt;i&gt;hormon bahagia&lt;/i&gt; serotonin bekerja pada pria dan wanita. &lt;i&gt;Hormon serotonin&lt;/i&gt; mempengaruhi perasaan bahagia kepuasan, mengurangi nafsu makan dan memperbaiki kualitas tidur. Rendahnya tingkat serotonin dihubungkan dengan depresi.  Dari hasil pindai otak pria dan wanita, ditemukan reseptor otak wanita berbeda dengan pria. Sel reseptor di otak pria lebih cepat merespon aliran &lt;i&gt;hormon bahagia&lt;/i&gt; dan aliran nutrisi ketimbang wanita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam penelitian yang dilakukan University of Montreal juga menemukan bahwa hormon serotonin pada otak pria 52 persen lebih banyak dari pada wanita. Alasannya, adanya perbedaan dalam hormon seks pada pria dan wanita. Hormon seks estrogen dan testosteron telah lama dikenal untuk mempengaruhi perilaku. Tingkat estrogen lebih berfluktuasi pada wanita. &lt;i&gt;Dr Andrei Novac&lt;/i&gt;, profesor klinis psikiatri di University of California Irvine School of Medicine menyatakan, hormon estrogen merangsang reseptor di otak. Saat hormon berfluktuasi, sensitivitas serotonin otak berubah. Sehingga, saat estrogen rendah, wanita merasa tidak bahagia. Beberapa faktor penyebab estrogen rendah adalah sebelum menstruasi (PMS), setelah melahirkan dan menopause. Hal  ini diperparah bila pria tidak menyadarinya dan justru membuat wanita lebih tertekan. Atau bisa juga akibat trauma ulah pria sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Agama berkata , sains membenarkan. Apalagi yang membuat kita ragu untuk percaya akan firman Allah. Imam Al-Ghazali berkata, bahwa salah satu kewajiban suami terhadap istri adalah memperlakukannya dengan baik. Perlakuan baik kepadanya bukan hanya tidak menyakitinya, melainkan juga bersabar atas perilaku buruk, kelambanan, dan kemarahannya untuk meneladani Rasulullah Saw. Ketahuilah bahwa ada istri beliau yang mengejek beliau dengan mengulang perkataannya dan ada pula yang tidak memedulikan beliau hingga malam. Lebih dari itu, laki-laki dapat lebih bersabar atas perilaku buruk istri dengan humor atau perbuatan yang bisa menyenangkan hatinya. Bagi pria yang masih merasa superior terhadap wanita dan lupa bijak terhadap wanita, maka inilah sabda Rasul  “Aku ingatkan kepada kalian tentang hak dua orang yang lemah, yaitu anak yatim dan perempuan.” (HR Imam Ahmad, ibn Majah, dan Al-Hakim). Camkan,itu. !&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bila kenyataannya kini wanita menuntut kesetaraan dengan pria , maka itu tak lain karena zaman berubah akibat ulah pria juga.  Banyak wanita baik baik akhirnya terpuruk dilembah nista karena pria entah itu suaminya , bapaknya, pamannya, abangnya, adiknya, kakaknya  tak lagi bisa bertanggung jawab kepada mereka. Banyak wanita yang akhirnya menduduki posisi strategis diperusahaan, di pemerintahan atau profesi professional lainnya karena pria tidak bisa berperan dengan baik sebagaimana fungsi dan tanggung jawabnya. Saya yakin kesetaraan gender tidak akan mengemuka menjadi isu social bila pria memang bisa menempatkan dirinya dengan segala kelebihan yang diberikan Allah untuk bersikap lebih bijak dibandingkan wanita yang memang secara chemistry lebih rentan dibandingkan pria.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Siapapun wanita , entah itu Ibu, istri, anak perempuan, sahabat, kerabat, mereka semua adalah tempat ujian bagi setiap pria untuk melatih diri agar lebih sabar dan pandai bersikap bijak. Perlakuan pria kepada wanita adalah ripliksi pribadi pria. Nabi mengatakan bahwa sebaik baiknya pria adalah yang bisa memuliakan istrinya, bertanggung jawab kepada ibunya, mencintai anak perempuannya, kakak/adik wanitanya.Mungkin ada wanita yang cerdasnya melebihi pria namun bukan berarti menjadikan wanita sebagai pemimpin diantara pria. &lt;/span&gt;Bahwa wanita lemah namun tidak untuk dilemahkan. Artinya kelemahan wanita juga tidak otomatis menghilangkan haknya untuk diajak bermusyawarah khususnya dalam urusan rumah tangga.&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left; "&gt; &lt;/span&gt;Sudah saatnya kini pria memahami wanita lebih menyeluruh agar kehidupan kembali normal seperti agama menuntun dimana wanita berlaku elok dan hormat kepada pria. Karena memang pria menempatkan rasa hormat dan tanggung jawab penuh kepada kaum wanita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-6190941467952922438?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/6190941467952922438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=6190941467952922438' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/6190941467952922438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/6190941467952922438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/11/wanita.html' title='Wanita ?'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-qhFzdbCRZ0A/TsS6iZZm1hI/AAAAAAAAB_Y/15xZ3Ms9wGA/s72-c/wanita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-293455294355105734</id><published>2011-11-10T17:16:00.006+07:00</published><updated>2011-11-11T07:37:02.216+07:00</updated><title type='text'>Hak waris...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-VJVq9oFV0ps/TrullgbKgFI/AAAAAAAAB-g/IHIjRSFXyy8/s1600/hak%2Bwaris.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 168px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-VJVq9oFV0ps/TrullgbKgFI/AAAAAAAAB-g/IHIjRSFXyy8/s200/hak%2Bwaris.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673310219380883538" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sudah hampir setengah tahun ayah mertua saya meninggal. Namun soal warisan belum juga dibicarakan. Saya dapat maklum karena empat ipar saya, tiga laki laki dan satu perempuan masih tinggal dirumah mertua saya. Mungkin mereka sungkan untuk menanyakan soal warisan ayahnya. Tetapi ada lima anak yang tidak menumpang dirumah , yang kehidupannya juga tidak berlebih. Tentu mereka membutuhkan warisan itu. Saya mendengar ada suara sumbang diantara ipar saya soal keberadaan warisan itu. Namun ungkapan itu tidak pernah disampaikan dalam forum keluarga. Dampaknya keliatan, hubungan antar bersaudara sudah saling curiga, Seakan yang lain tidak percaya dengan yang lainnya soal warisan ini. Untuk menghindari pertikaian lebih jauh, istri saya minta agar saya tampil sebagai penengah, khususnya membicarakan ini dengan ibu mertua saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika saya sampaikan dasar agama bersikap soal warisan itu, ibu mertua saya langsung menyanggupi untuk segera membagi warisan itu. Namun ada sedikit risau dihatinya bila memikirkan soal pembagian ini. Beliau tidak ingin harta itu dibagi sesuai porsi yang ditetapkan oleh agama dimana laki laki mendapatkan dua kali lipat dari bagian wanita. Alasanya sederhana karena beliau tidak melihat anak laki laki akan mampu bertanggung jawab dengan saudara perempuannya. Saya tegaskan bahwa ini hukum yang ditetapkan oleh Allah. Kita tidak bisa menganalisa yang belum terjadi. Tugas kita hanyalah ikhlas mengikuti hokum Allah. Masalah apakah kelak anak laki laki mau bertangung jawab dengan saudara perempuannya itu masalah mereka dengan Allah. Bila mereka lari dari tanggung jawabnya setelah haknya yang ditetapkan Allah diterima maka tentu Allah lebih tahu bagaimana menegakkan keadilan bagi saudara perempuannya. Akhirnya mertua saya berbulat hati menyerahkan masalah ini kepada saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bertepatan dengan hari raya Idul Adha,  seluruh keluarga istri saya berkumpul dirumah saya. Pada saat itulah musyawarah keluarga digelar. Sebelum musyawarah keluarga dilakukan, saya memberikan sedikit wejangan mengenai warisan. Saya katakan bahwa tanggung jawab anak laki laki kepada kakak atau adik perempuannya juga kepada ibunya adalah seumur hidup. Artinya walau adik perempuan atau kakak perempuan sudah menikah, tanggung jawab adik laki laki atau kakak laki tetap ada. Andai terjadi prahara rumah tangga terhadap adik atau kakak perempuannya maka adik laki laki atau kakak laki laki harus mengambil alih tanggung jawab terhadap kehidupan saudara wanitanya itu. Ketika ayah meniggal maka anak laki laki harus bertanggung jawab terhadap ibunya.  Ini ketentuan dari Allah. Itu sebabnya mengapa Allah memberikan hak waris kepada laki laki lebih besar dibandingkan perempuan.Karena wanita tidak dibebani secara hukum untuk bertanggung jawab. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya juga ceritakan perihal saya pribadi. Ketika ayah saya meninggal, tidak ada harta berlebih yang bisa dibagi. Namun tidak mengurangi tanggung jawab saya untuk menanggung adik atau kakak perempuan saya dan juga ibu saya. Sampai kini  ibu dan saudara perempuan saya berhak untuk meminta pertanggungan jawab itu. Dihadapan Allah saya tidak bisa berkata tidak. Karena keimanan kepada Allah akan dibayar oleh pertolongan dari Allah. Karena Allah tidak akan pernah memberikan beban tanggung jawab kalau Allah tidak juga menyertainya dengan pertolongan. Alhamdulillah, sampai kini semua bisa terlewati tanpa ada rasa berat. Kepada Ipar ipar saya mengatakan bahwa walau kehidupan mereka tidak semuanya mapan namun &lt;/span&gt;mereka harus bersyukur karena Ayah mereka meninggalkan harta berlebih,. Inilah kekuasaan Allah. Kita semua harus bijak melihat persoalan ini demi cinta dan kasih sayang kepada orang terdekat kita dan mendapatkan hikmah dari itu semua. Itulah tanda syukur. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah memberikan sedikit pituah , sayapun mundur dan mempersilahkan keluarga istri saya untuk bermusyawarah. Saya tidak bisa ikut campur. Karena saya hanya manantu. Alhamdulillah, rapat dilakukan dengan penuh keakrapan. Mereka semua paham ketentuan soal agama namun kakak laki laki tertua istri saya memperkarsai agar harta warisan itu dibagi rata setelah tiga perempat diberikan kepada ibu mertua saya. Alasannya mungkin selama ini anak laki laki merasa kurang bertanggung jawab kepada saudara perempuannya maupun kepada ibunya.Karena kehidupan mereka memang tidak beruntung. Semua sepakat. Saya terharu. Karena dalam kemisikinan , walau agama mengatur hak atas anak laki laki  lebih banyak namun mereka lebih mengedepankan keikhlasan untuk berbagi atas apa yang menjadi haknya dihadapan hukum Allah. Subhanallah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Agama , sebagaimana fikih memang mengatur segala kehidupan ini. Tujuannya untuk keadilan dan tegaknya hokum Allah untuk kebaikan manusia. Namun diatas segala galanya adalah akhlak yang mengedepankan cinta dan keikhlasan untuk menerima dan memberi. Terlebih lagi adalah keiklasan untuk memberi  demi cinta. Dari keluarga istri saya, saya menemukan hikmah bahwa harta berlebih yang ditinggalkan ayah mertua tidak sampai membuat anak anaknya terpecah. Ketika diingatkan akan keadilan Allah dalam menerapkan pembagian warisan maka mereka mengedepankan cinta dan kasih sayang. Semua memuliakan ibu dan sekaligus mengutamakan saudara perempuannya. Semoga Allah senantiasa memberikan hati yang terang bagi mereka untuk memahami ayat ayat Allah. Semoga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-293455294355105734?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/293455294355105734/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=293455294355105734' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/293455294355105734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/293455294355105734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/11/hak-waris.html' title='Hak waris...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-VJVq9oFV0ps/TrullgbKgFI/AAAAAAAAB-g/IHIjRSFXyy8/s72-c/hak%2Bwaris.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-5285327245290502359</id><published>2011-11-05T12:45:00.006+07:00</published><updated>2011-11-06T07:13:39.758+07:00</updated><title type='text'>Kedamaian ...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-tbLRW3LQc8w/TrTOIlJtpcI/AAAAAAAAB94/8owqwrAU5dY/s1600/kedamaian.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 131px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-tbLRW3LQc8w/TrTOIlJtpcI/AAAAAAAAB94/8owqwrAU5dY/s200/kedamaian.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5671384477573424578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam banyak kesempatan perjalanan diluar negeri. Saya acap terjebak oleh ruang dan waktu untuk melaksanakan sholat. Ketika waktu sholat datang, kebetulan saya sedang berada dirumah  teman yang beragama Kristen atau budha. Tak ada satupun diantara mereka yang berkeberatan ketika saya minta izin untuk melaksanakan sholat. Untuk mengetahui arah kiblat, kemanapun saya pergi,  selalu kompas berukuran kecil saya bawa. Teman yang beragama Kristen itu mempersilahkan saya keruangan yang bersih yang biasa dia lakukan untuk berdoa. Ketika hendak sholat, saya sempat melirik patung Yesus berukuran kecil , juga tak ketinggalan diodrama photo ketika Yesus di salip.  Sholat saya kearah kiblat dan usainya saya berterimakasih kepada teman itu. Pernah juga ketika perjalanan ke Bangkok saya bertamu kerumah teman.Teman ini Beragama katholik dan suaminya bergamga budha. Ketika saya minta izin untuk sholat , dia bersama suaminya dengan ramah mempersilahkan saya untuk sholat dikamar tidurnya yang bersih. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam pergaulan bisnis kebanyakan teman saya bergama Krsten, budha, dan lainnya. Kami tetap saling menjaga hormat satu sama lain. Kadang kami berdiskusi tentang agama namun yang mengemuka adalah  soal kemanusiaan , budi pekerti untuk saling mengingatkan hidup damai saling mengasihi, tentu saling memaklumi. Ditengah berita terror yang dilakukan oleh pejuang yang mengaku membawa bendera islam, sebisa mungkin saya katakan kepada teman yang beragama non muslim, bahwa islam tidak pernah membenarkan perbedaan hingga melukai orang yang berbeda agama. Apalagi dalam situasi damai. Dalam sejarah  benar , bahwa islam melakukan peperangan diberbagai medan dalam operasi penaklukan. Namun itu dilakukan untuk menegakkan keadilan bagi rakyat yang dizolimi oleh pemimpin yang berhati singa. Dalam perangpun, Rasul menasehati agar tidak membunuh anak anak, tidak membunuh perempuan serta orang tua lemah. Dalam perjalanan ke medan penaklukan, tentara muslim dilarang menebang pohon , ternak. Demikian saya jelaskan kepada sahabat saya bergama lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Salah satu teman beragama keristen becerita kepada saya , yang menurutnya cerita ini menjadi popular dikalangan umat krisitian. Betapa tidak. Ini bukan hanya cerita burung tapi didasarkan oleh dokumen otentik yang sampai kini masih tersimpan di Gereja &lt;i&gt;St Catherine's Monastery&lt;/i&gt;, Bukit Sinai, Mesir. Dokumen itu merupakan Piagam anugerah yang ditulis oleh Rasul,Muhammad SAW.  Surat itu sebetulnya diberikan kepada delegasi Kristen yang datang berkunjung ke Madinah untuk bertemu dengan Rasul ditahun 628 Masehi. Tahukah kamu , kata teman, betapa Muhammad itu pribadi yang agung. Yang sangat menghargai perbedaaan dan lebih mengutamakan perdamaian. Bagi Rasul , nilai perdamaian itu adalah nilai islam yang dikenal sebagai rahmat bagi Alam semesta. Mungkin , sebagian banyak umat islam yang mengagungkan jihad yang bau amis darah , seakan terlupakan hakikat islam yang cinta perdamaian. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apakah pesan dalam “piagam Anugerah itu? Tanya saya. Inilah isi piagam itu : "Ini adalah pesan dari Muhammad bin Abdullah, sebagai perjanjian bagi siapa pun yang menganut kekristenan, jauh dan dekat, bahwa kami mendukung mereka. Sesungguhnya saya, para pelayan, para penolong, dan para pengikut saya membela mereka, karena orang-orang Kristen adalah penduduk saya; dan karena Allah! Saya bertahan melawan apa pun yang tidak menyenangkan mereka. Tidak ada paksaan yang dapat dikenakan pada mereka. Sekalipun oleh para hakim mereka, maka akan dikeluarkan dari pekerjaan mereka maupun dari para biarawan-biarawan mereka, dari biara mereka. Tidak ada yang boleh menghancurkan rumah ibadah mereka, atau merusaknya, atau membawa apa pun daripadanya ke rumah-rumah umat Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jika ada yang memgambil hal-hal tersebut maka ia akan merusak perjanjian Allah dan tidak menaati Rasul-Nya. Sesungguhnya, mereka adalah sekutu saya dan mendapatkan piagam keamanan melawan apa pun yang mereka benci. Tidak ada yang memaksa mereka untuk bepergian atau mengharuskan mereka untuk berperang. Umat Islam wajib bertempur untuk mereka. Jika ada perempuan Kristen menikahi pria Muslim, hal ini tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan perempuan itu. Dia tidak dapat dilarang untuk mengunjungi gerejanya untuk berdoa. Gereja-gereja mereka harus dihormati. Mereka tidak boleh dilarang memperbaiki dan menjaga perjanjian-perjanjian sakral mereka. Tidak ada dari antara bangsa (Muslim) yang boleh tidak mematuhi perjanjian ini hingga Hari Akhir." Demikian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya terharu karena pemahaman yang selama ini saya yakin tentang kebenaran islam yang cinta damai , ternyata juga dipahami sama oleh umat kristian. Bahwa tidak ada satupun ajaran islam yang membenarkan terror yang sehingga menghilangkan nyawa manusia. Perjuangan syiar Islam adalah perjuangan akhlak. Tidak bisa kemarahan dilawan dengan kemarahan. Tidak ada keadilan dalam keadaan marah. Tidak ada.! Tidak bisa kezoliman dilawan dengan kezoliman pula. BIla niat untuk menegakkan keadilan, maka caranya harus benar dengan bertumpu  kepada kebaikan dan mendamaikan bagi semua. Apakah cara ini dinilai tidak efektif untuk merubah keadaan seperti yang kita mau ? oh itu bukan soal efektif atau tidak, tapi soal cara yang diridhoi Allah. Manusia tidak berhak untuk memaksa orang lain berubah atau mengikuti kebenaran illahiah. Itu adalah hak Allah, Tugas kita hanya menyampaikan kebenaran dengan cara cara yang di ridhoi Allah. Demikian. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-5285327245290502359?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/5285327245290502359/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=5285327245290502359' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5285327245290502359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5285327245290502359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/11/kedaimaian.html' title='Kedamaian ...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-tbLRW3LQc8w/TrTOIlJtpcI/AAAAAAAAB94/8owqwrAU5dY/s72-c/kedamaian.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-8279026788403279429</id><published>2011-11-01T05:36:00.011+07:00</published><updated>2011-11-08T09:18:52.982+07:00</updated><title type='text'>Jalan meraih cinta...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-vL3oC2lf8jM/Tq8j8O_soKI/AAAAAAAAB9Y/9y08Wcnjgfo/s1600/cintaallah2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-vL3oC2lf8jM/Tq8j8O_soKI/AAAAAAAAB9Y/9y08Wcnjgfo/s200/cintaallah2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5669789973607129250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kamu tahu ,  bertahun tahun  saya mengharapkan anak dari perkawinan saya. Tak henti saya berdoa kepada Allah agar diberi amanah anak manusia untuk kami didik. Upaya berobat kesana kemari sebagai ikhtiar manusia juga kami lakukan. Akhirnya penantian berakhir juga. Istri saya hamil. Satu yang kami harap malah yang lahir anak kembar. Betapa bahagiannya hidup ketika itu. Terasa lengkaplah kebahagian kami. Doa dan ikhtiar bersua dengan kenyataan. Ketika anak lahir, tumbuh dengan sehat, cerdas. Setiap pertumbuhannya kami tatap dengan ceria . Apalagi yang didambakan oleh setiap orang tua bila bukan anak yang sehat dan cerdas. Itu ada pada anak kami , yang kami cinta dengan segenap jiwa dan raga.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Demikian kata teman saya ketika kami bersua dalam satu kesempatan pesta perkawinan sahabat. Tapi , apa yang terjadi setelah itu? Anak yang duluan lahir, dalam usia 12 tahun meninggal karena terkena demam berdarah. Setahun setelah itu anak kedua yang hanya berjarak usia 5 menit dengan kakaknya juga meninggal karena kanker darah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Teman itu terdiam sebentar seakan menahan gemuruh hatinya. Kemudian dia melanjutkan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Dua tahun setelah kedua anak saya meninggal, istri yang saya cintai juga meninggal karena radang usus. Setelah istri saya meninggal, kios tempat saya berdagang digusur oleh PEMDA untuk dibuat Mall modern. Sayapun kehilangan tempat berniaga. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Mall selesai&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dibangun, saya tak mampu menebus kios itu karena harganya terlalu mahal untuk saya jangkau. Sayapun terpaksa berdagang di kaki lima. Sementara Hutang bank tak mampu saya bayar maka rumahpun disita oleh Bank. Akibatnya tahulah kamu., Kata teman itu. Apa yang terjadi dengan saya ? Buah hati saya diambil oleh Allah. Istri yang saya cintai juga diambil oleh Allah. Lahan mencari nafkah juga diambil oleh Allah. Rumah untuk bernaung juga diambil oleh Allah. Semua yang tadi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;sebagai pelengkap kebahagiaan dan hiasan bagi saya, bahkan sesuatu yang sangat saya cintai diatas segalanya,  akhirnya sirna begitu saja. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Demikian sansai yang datang kepada saya,katanya, ketika orang terdekat yang saya cintai siang dan malam itu pergi meniggalkan saya dalam kesendirian, terasa sebagian jiwa saya juga hilang. Namun apa yang menimpa saya tak lain karena Allah mencintai saya, katanya dengan tersenyum. Saya terkejut dengan sikapnya itu. Mengapa ? Ingatkah kamu kisah Nabi Ibrahim yang begitu cinta kepada putranya Ismail, namun Allah inginkan anak itu disembelih. Ibrahim patuh, juga istrinya. Ini ujian agama tauhid bahwa kecintaan kepada Allah haruslah tak bertepi. Apapun yang membuat cinta kita bertaburan dimuka bumi ini tak lain hanyalah permainan Allah untuk menguji keimanan kita, untuk menguji kecintaan kita kepada Allah.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Anak ,istri, harta boleh hilang namun bila Allah hilang dalam diri kita maka habislah kita. Kata teman ini. BIla Allah cinta kepada kita maka kecintaan kita kepada Allah pun tak boleh bersyarat. Ingatlah Firman Allah . “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (Al-Munafiqun: 9)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bahwa begitu banyak orang siap untuk berkorban namun korban itu sesuatu yang terukur. Kadang diukur dalam bentuk uang. Atau bersabar dari kehendak amarah dan himpitan ekonomi. Ada juga bisa berzikir ribuan kali sampai berbuih air liur dilidah. Tapi tak banyak orang siap ketika sesuatu yang sangat dicintainya, yang sangat dia inginkan menjadi hiasanya kemudian diambil Allah , tak banyak yang siap..Puncak zikir adalah ketika kita ikhlas melepas sesuatu yang pada waktu bersamaan kita sangat menginginkannya. Bilah datang saatnya Allah meminta maka kehendak Allah yang diutamakan. Tanpa sedikitpun berprasangka buruk kepada Allah. CInta Allah yang harus dijemput. Allah lebih tahu bagaimana cara mencintai hambanya. Bagaimana memperlakukan hamba yang dicintainya. Kadang terasa pahit namun sesungguhnya manis disisi Allah. Rahasia Allah teramat luas untuk kita pahami dengan akal yang terbatas ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Benarlah…seharusnya kecintaan kita kepada apapun dibumi ini, apakah itu anak, istri, harta, jabatan tak lain hanyalah bagian kita berzikir kepada Allah.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Kita mencintai mereka karena kita mencintai Allah. Janganlah sampai kecintaan kita kepada mereka membuat kita lalai kepada Allah. Terlalu berat cobaan yang harus kita emban bila suatu saat Allah berkehendak untuk mengambilnya. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Ya cintalah didunia ini, sekedarnya. Jangan berlebihan. Yang berlebihan itu hanya hak Allah untuk dicintai.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Marilah kita siap berkorban melepaskan apapun didunia ini hanya untuk mencintai Allah. Marilah. Kata teman itu mengakhir ceritanya. Dia mendapatkan hikmah dari peristiwa hidup yang menimpanya dan saya mendapatkan hikmah dari perjalanan hidupnya.&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;Saya termenung. Ya  mencintai Allah itu tidaklah mudah. Ingat ketila Shahabat Sa'ad bin Abi Waqqash mengungkapkan: "Aku pernah bertanya,"Wahai rasulullah! Siapakah orang yang paling berat cobaannya?Beliau menjawab:"Para nabi, kemudian orang-orang shalih, kemudian yang sesudah mereka secara berturut-turut menurut tingkat keshalihannya. Seseorang akan diberi ujian sesuai dengan kadar agamanya. Bila ia kuat, akan ditambah cobaan baginya. Kalau ia lemah dalam agamanya, akan diringankan cobaan baginya. Seorang mukmin akan tetap diberi cobaan, sampai ia berjalan dimuka bumi ini tanpa dosa sedikitpun.(HR Bukhary). Ya sumber dosa itu adalah mencintai dunia berlebihan yang sampai melupakan Allah. Semua kita  harus melewati ujian untuk membuktikan bahwa kita memang pantas disebut sebagai pencinta Allah. Dalam hati saya berdoa “‘Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa’.” (Al-Furqan: 74)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-8279026788403279429?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/8279026788403279429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=8279026788403279429' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8279026788403279429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8279026788403279429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/11/berkorban.html' title='Jalan meraih cinta...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-vL3oC2lf8jM/Tq8j8O_soKI/AAAAAAAAB9Y/9y08Wcnjgfo/s72-c/cintaallah2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-1613177748005615608</id><published>2011-10-23T23:02:00.006+07:00</published><updated>2011-10-25T09:22:22.789+07:00</updated><title type='text'>Berkorban...</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-OXK1phLOG5I/TqQ693h7D6I/AAAAAAAAB7I/frSO6sEl6qk/s1600/maaf.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 181px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-OXK1phLOG5I/TqQ693h7D6I/AAAAAAAAB7I/frSO6sEl6qk/s200/maaf.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666719065691590562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Semua tahu akibat politik Apartheid&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;oleh penguasa kulit&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;putih di Afrika Selatan , Mandela harus mendekam di penjara&lt;span&gt; &lt;/span&gt;pulau Robben selama 27 tahun dan baru merasa udara kebebasan ditahun 1990.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Namun ketika dia dibebaskan dan kekuasaan ada ditangannya, yang pertama kali dilakukannya adalah “memaafkan lawan politiknya. Kalau saya melakukan hal yang sama sebagaimana mereka pernah lakukan kepada saya, maka itu tidak ada bedanya antara saya dengan mereka. Demikian ungkapan Mandela yang terkenal dalam buku “P&lt;i&gt;laying the Enemy: Nelson Mandela and the Game That Changed a Nation&lt;/i&gt;’, karya pengarang &lt;i&gt;John Carlin&lt;/i&gt;. Apa jadinya bila Nelson Mandela tidak memaafkan lawan politiknya ketika dia berada dipuncak kekuasaanya sebagai president Afrika Selatan? Saya yakin kehidupan politik Afrika Selatan tidak akan seperti sekarang ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Semua tahu bahwa Abu Sofian adalah tokoh kafir yang berada digaris depan memusuhi Rasul. Ketika perang Uhud, paman Rasul gugur ditangan budak Abu Sofian. Konon ceritanya jantung dan hati Paman Rasul, Amzah sampai dimakan oleh Hindun , istri Abu sofian. Demikian kebencian Hindun kepada Paman Rasul itu. Ketika kekuatan Islam semakin bertambah , maka saatnya Rasul memerintahkan untuk menguasai Makkah dari tangan Abu Sofian. Ini perang dakwah. Melindungi umat islam di Makkah dan sekaligus membuka pintu bagi umat islam didaerah lain melaksanakan ibadah haji.  Sebelum serangan dilakukan, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Abu Sofian memilih untuk menyerah namun meminta jaminan keselamatan dan kehormatannya. Rasul langsung menjawab “ Baiklah. Kalian dengarkan dan sampaikan kepada Abu Sufyan, ‘Siapa yang masuk Masjidil Haram, aman! Dan siapa yang masuk rumah Abu Sufyan, aman’,” kata Rasulullah. Demikian agungnya pribadi Rasul yang langsung memberikan maaf dan pada waktu bersamaan memberikan rasa hormat kepada musuhhya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sikap Rasul yang memberikan maaf begitu mudahnya , tentu semudah itu beliau melupakan masa lalu yang kelam bersama kekejaman Abu Sofian terhadap dirinya, sehingga beliau terpaksa tersingkir dari kota kelahirannya. Adalah puncak keagungan dari kebijakan Rasul, yang sehingga tak lain memberikan dampak rasa hormat kepada siapapun. Maka peradaban yang diselimuti oleh rasa benci&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang memperturutkan hawa nafsu segera sirna, dan yang nampak tak lain adalah kedamaian untuk saling memaklumi diatas rasa hormat untuk ikhlas memaafkan. Demikian pula yang dilakukan oleh Nelson Mandela. Tak ada rasa benci , karena dia menguasai dirinya , menguasai nafsunya , &lt;i&gt;I am the captain of my sou&lt;/i&gt;l. Demikian sepenggal puisinya yang terkenal. Maka masa depan akan ditapak dengan sepenggal hope bahwa &lt;i&gt;money cannot create success but freedom and peace can build your future a better&lt;/i&gt;. Itu hanya memungkinkan bila tidak ada rasa benci dan selalu siap untuk memaafkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sifat pemaaf itu bukan hanya berdampak pada kehidupan social tapi juga berdampak kepada kehidupan spiritual kita. Kalau kita pemaaf maka secara social kita kuat dan tentu secara spiritual kita lebih kuat. Karena ketika orang menzolimi kita dan menganiaya kita sebetulnya ada ribuan malaikat hadir bersama kita. Para malaikat sedang menyaksikan sebuah keutamaan anak Adam melawan hawa nafsunya untuk menjadi mulia dihadapan makhluk apapun yang diciptakan Allah. Namun apabila kita membalas makian dengan makian, kebencian dengan kebencian, pada saat itulah para malaikat berhamburan pergi. Yang datang dan mengelilingi kita adalah Iblis. Ketika itulah kita menjadi hina sehinanya dari semua makhluk ciptaan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Betapa tidak ? "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22). Demikian Allah berfirman dalam&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Al Qur'an. Bila masih ada rasa dendam dan marah atau merasa lebih benar dari orang lain sehingga pantas membenci maka&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;itu artinya melawan firman Allah. ... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14).Betapa indahnya ajaran Allah kepada kita, bahwa memaafkan orang lain itu bersanding dengan kemaha ampunan dari Allah. Kita menjadi bayang bayang Allah. Subhanallah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bernahkah begitu bahwa memaafkan itu adalah repliksi sifat Allah ? Inilah firman Allah "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43). Mulia adalah sifat&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;agung , sifat para ahli sorga, juga sebagai penebar kasih sayang dibumi untuk rahmat bagi alam semesta. Maka, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;"...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali ‘Imraan, 3:134) jadikanlah itu sebagai bagian dari pribadi muslim. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Ketika kita memaafkan orang lain itu sebetulnya kita sedang menolong diri kita sendiri untuk melapangkan jalan meraih ampunan dari Allah, dan tentu semakin mendekat diri kepada Allah. Blla kita sudah dekat kepada Allah maka cinta Allah akan teraih untuk memudahkan urusan dunia maupun akhirat. Mulailah melatih untuk berkorban membunuh &lt;span&gt; &lt;/span&gt;ego , untuk menjadi orang pemaaf, pengasih dan penyayang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-1613177748005615608?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/1613177748005615608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=1613177748005615608' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1613177748005615608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1613177748005615608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/10/berkorban.html' title='Berkorban...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-OXK1phLOG5I/TqQ693h7D6I/AAAAAAAAB7I/frSO6sEl6qk/s72-c/maaf.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-4238620910337912895</id><published>2011-10-19T03:26:00.010+07:00</published><updated>2011-10-19T16:29:47.061+07:00</updated><title type='text'>Sikap</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-qfwC2H5E7i8/Tp3jmDgFeCI/AAAAAAAAB6I/ME3qwqtAexQ/s1600/perubahan.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-qfwC2H5E7i8/Tp3jmDgFeCI/AAAAAAAAB6I/ME3qwqtAexQ/s200/perubahan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5664934149216368674" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Didepan gate imigrasi China, saya baru menyadari bahwa passport saya rusak. Sebelumnya saya tidak tahu.Mungkin perlakuan kasar petugas Imigrasi Eropa TImur yang membuat cover dalam passport saya terlepas dari jahitannya. Menurut aturan International memang mengharuskan saya untuk mengganti passport tersebut dengan yang baru. Pihak Imigrasi China menyarankan saya untuk menghubungi pihak kedutaan atau consulate terdekat. Namun mereka tetap mengizinkan saya untuk keluar dari Beijing menuju &lt;i&gt;Guangzhou&lt;/i&gt;. Sesampai di &lt;i&gt;Guangzhou&lt;/i&gt; saya menghubungi pihak consulate untuk mendapatkan passport baru. Proses pengurusan berlangsung dengan cepat. Karena terkesan akan kesigapan petugas consulate itu, saya memberi uang sebagai tanda simpati saya. Namun ditolaknya dengan ramah “ Tidak usah Pak, Saya malu sama pak SBY” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dikesempatan lain, saya berurusan dengan petugas PEMDA Tangerang untuk mendapatkan IMB. Pejabat yang bertugas melayani pengurusan IMB itu menerima saya dengan ramah. Setelah melampirkan design rumah dan lokasi tanah yang akan saya bangun, petugas itu memeriksa dengan teliti. Dia minta saya mengisi formulir dan mendatanganinya. Kemudian memberikan tanda terima atas berkas yang saya serahkan. Berjanji dalam seminggu surat IMB akan ditanda tangani oleh Walikota. Selama proses penerbitan Surat IMB, saya dipersilahkan untuk meneruskan pembangunan, asalkan mematuhi ketentuan batas bahu jalan dll. Seminggu kemudian , saya datang, Surat IMB sudah selesai. Ketika saya memberikan uang sebagai tanda simpati, petugas itu menjawab “ Terimakasih Pak, Tidak usah. Saya malu sama Pak Wali” .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Entah kenapa dua peristiwa ini berhubungan dengan rasa malu. Kedua petugas yang saya temui bukanlah pejabat tinggi. Dalam rantai kekuasaan, dia berada termat jauh dari puncak kekuasaan. Mungkin juga seumur hidupnya tidak pernah bertemu langsung dengan President atau berbincang bincang dengan Menteri atau Walikota. Tapi bagaimana kedua petugas ini bisa bersikap tegas demi rasa malu? Menurut saya ini tak datang dengan sendirinya. Ini disebabkan oleh dua hal, pertama , karena proses komunikasi dari pimpinan puncak sampai kebawah terjadi secara efektif. Setiap kebijakan yang datang dari pimpinan puncak diterjemahkan dengan baik oleh seluruh pimpinan dibawahnya secara berjenjang hingga sampai kelevel terendah. Kedua, karena memang pada dasarnya petugas itu orang baik yang terdidik dengan baik secara agama. Jadi komando yang disampaikan lewat komunikasi kepemimpinan ditempatnya bekerja disikapi dengan baik pula.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Petugas di consulate itu pimpinannya adalah Dubes. Walau Dubes dipilih atas dasar persetujuan DPR namun secara administrasi seluruh staff kedutaan dibawah garis kepemimpinan Menlu. Menlu , dibawah President. Mungkin karena Menlu bukanlah orang politik yang tak mewakili partai manapun maka lebih mudah menterjemahkan arahan SBY. Berbeda dengan menteri dari Partai lain yang kadang harus meminta pendapat Pimpinan Partai untuk menterjemahkan arahan SBY. Dan inilah penyebab banyak kebijakan presiden tidak efektif dilaksanakan oleh menteri. Berkaca dengan kasus Petugas PEMDA yang saya temui, dimana&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Walikota terpilih berasal dari PKS. Yang ternyata punya prinsip yang sama dengan petugas kedutaan yang menekankan hakikat malu bila menerima “suap”.Menurut teman saya seorang dosen, ini disebabkan platform perjuangan PKS dan PD hampir sama soal kepemimpinan yang bersih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tetapi bukankah semua Partai punya kepentingan soal lahirnya elite politik ( pemimpin ) yang bersih untuk melahirkan system pemerintahan yang bersih pula?. Mengapa korupsi masih terus terjadi?.Korupsi sampai kapanpun tidak akan pernah habis. Samahalnya kita menginginkan hapusnya pelacuran dimuka bumi dan memohon kepada Allah agar Setan dimusnahkan. Itu tidak mungkin. Yang mungkin adalah menjadikan siapapun yang terpilih sebagai elite politik berada dalam pengawasan by system. So, bila korupsi terkesan semakin menjamur itu bukanlah berarti era sekarang korupsi lebih banyak dibandingkan era Soeharto. Yang pasti di Era Soeharto , korupsi tak menjadi berita bebas. Hingga sulit dihitung berapa banyak korupsi itu. Di era sekarang korupsi menjadi berita laku dijual oleh PERS makanya sekecil apapun riak elite politik yang bernuansa korup akan menjadi berita hebat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Memang membaca berita soal korupsi dan ulah pejabat kadang membuat kita kesal. Seakan tak ada lagi pejabat yang bersih. Semua salah dan tak becus. Melihat fakta keseharian, masih ada pejabat yang bersih dan jujur. Artinya masih ada peluang untuk perubahan yang lebih baik. Tentu alangkah baiknya bila kita sebagai rakyat juga pada waktu bersamaan mulai berubah menjadi komunitas yang ber akhlakul kharimah, selalu digaris depan menegakan kebenaran , kebaikan, keadilan, minimum menerapkan itu sebagai kewajiban kepada diri kita sendiri. Mengapa ? Pemimpin yang baik akan melahirkan peradaban yang baik namun pemimpin yang baik tidak datang dari langit begitu saja, tapi ia datang lewat proses yang terbentuk ditengah masyarakat. Bila masyarakat sakit maka tak mungkin akan lahir pemimpin yang sehat lahir batin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Melihat pemimpin brengsek, kita mulai bermimpi dan berharap pemimpin seperti Rasul yang berhati agung, atau Abu Bakar yang lunak dan bijaksana, atau Umar Bin Khatap yang keras namun berhati mulia atau Ali Bin Abithalib yang berhati selembut salju. Namun pernahkah kita bercerimin terhadap diri kita sendiri? Apakah sudah pantas mendapatkan pemimpin dengan qualifikasi mulia itu?. Bila ingin perubahan maka mulailah dari diri kita untuk berubah. Setidaknya mulai dari yang kecil, misalnya, tidak menyuap Polisi dijalan bila terbukti bersalah dan masih banyak lagi hal lain yang kecil bisa kita lakukan untuk lahirnya kebaikan , kebenaran, dan keadilan. Bila ini sudah terbiasa maka pemimpin berhati mulia  akan muncul dan perubahan besar akan datang dengan sendirinya sebagai proses sunatullah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-4238620910337912895?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/4238620910337912895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=4238620910337912895' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/4238620910337912895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/4238620910337912895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/10/sikap.html' title='Sikap'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-qfwC2H5E7i8/Tp3jmDgFeCI/AAAAAAAAB6I/ME3qwqtAexQ/s72-c/perubahan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-8829148220566358319</id><published>2011-10-15T11:39:00.004+07:00</published><updated>2011-10-15T11:47:57.820+07:00</updated><title type='text'>Bersyukur...</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-uJSGS0hyCe4/TpkO6T0YI7I/AAAAAAAAB5w/bGdKzxoYOEI/s1600/syukur.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-uJSGS0hyCe4/TpkO6T0YI7I/AAAAAAAAB5w/bGdKzxoYOEI/s200/syukur.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5663574401310270386" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika kunjungan ke Dongwan, memang terasa sekali geliat kota ini tidak sama dengan lima tahun lalu. Menurut teman sejak global crisis tahun 2008 , lambat namun pasti satu demi satu pabrik yang berorientasi eksport bertumbangan. Tentu meninggalkan masalah yang tidak kecil, seperti pemutusan hubungan kerja dan juga berimbas kepada rekanan pabrik yang selama ini hidup bergantung dengan kegiatan produksi pabrik. Kehidupa kota juga berpengaruh besar. Banyak toko yang tutup karena lesunya konsumen. Banyak apartament yang ditinggalkan oleh penghuninya. Tempat hiburan yang kehilangan geliat konsumen asing dan semakin meredub seiring semakin ketatnya&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pemerihtah membatasi jam kerja tempat hiburan. Dongwan adalah symbol pertumbuhan kota yang bertumpu pada industry &lt;span&gt; &lt;/span&gt;borientasi eksport dan jasa, yang akhirnya harus menerima nasip sebagai bagian dari crisis dunia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sahabat saya yang juga pengusaha di China , saya tanyakan solusi apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah china dengan situasi ini. Teman itu menjawab dengan tegas bahwa tidak ada solusi. Ini masalah structural. Dimana kota dirancang untuk meraih peluang dari keberadaan pasar eksport dengan menempatkan keunggulan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;china dalam hal upah yang murah serta kurs yang lemah terhadap Negara tujuan eksport. Ini mengakibatkan harga barang china menjadi murah dan merajai pasar dunia. Namun berlalunya waktu, Negara tujuan eksport terkena dampak yang massive akibat banyaknya industry mereka yang tumbang akibat kalah bersaing dengan produksi dari China. Ketika China meraih pertumbuhan tinggi, Negara lain mulai melambat pertumbuhannya dan kini akibat global&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;crisis , semua menjadi melambat. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Hukum pasar akan berlaku dengan efektif terhadap situasi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;China kini, free entry free fall. Demikian kesimpulan teman itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Akankah china Fall ? Ketika bertemu dengan pejabat China , hal ini sempat saya tanyakan. Namun pejabat itu tersenyum. Dia mengatakan bahwa sector industry &lt;span&gt; &lt;/span&gt;yang berorientasi eksport sejak tahun 2000 sudah semakin kecil sumbangannya terhadap GDP. Kalau tahun 2000 sumbangan eksport terhadap GDP sebesar 40% namun kini tinggal 23 %. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Ini karena kebijakan jangka panjang pemerintah yang menempatkan sector pertanian dan pasar domestic sebagai ujung tombak dan sekaligus fondasi kokoh bagi pertumbuhan china yang berkelanjutan. Jadi kalaupun kini banyak industry yang tutup karena lemahnya permintaan export , itu sudah diantisipasi oleh pemeritah jauh sebelumnya. Proses penyesesuaian struktur ekonomi china yang berlandaskan kepada kekuatan komunitas dalam negeri akan terjadi dengan sendirinya secara efektif , terutama dengan adanya krisis global ini. Banyak industry asing yang hengkan dan akhirnya dibeli oleh pengusaha local untuk memenuhi pasar dalam negeri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Namun hal yang menarik dari dialogh dengan teman maupun dengan pejabat china itu , bahwa dalam kondisi ekonomi booming maupun lesu, masyarakat china tidak berubah banyak secara materi.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Sudah menjadi budaya mereka&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;untuk bekerja keras mendapatkan hasil namun tidak memanjakan diri dengan segala kelebihan yang mereka dapatkan. Ketika keadaan memburuk bahkan terburukpun, rakyat tetap kuat diatas budaya hidup hemat dan sederhana. Mereka tetap percaya dengan pemerintah untuk bersama sama mengatasi masalah. Sudah menjadi keyakinan mereka bahwa kehidupan ini adalah berkah tak terbilang yang harus disyukuri. Dibalik banyak kesulitan dan derita akibat keinginan tak terpenuhi , ada rasa syukur. Mereka &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tak bekeluh kesah dengan keadaan dan terus bekerja serta menyesuaikan keinginan dengan keadaan. Ya mereka berdamai dengan diri mereka sendiri diatas banyak keinginan yang tak terpenuhi akibat crisis ekonomi, tanpa menyalahkan siapapun, temasuk tak menyalahkan pemerintah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya tidak tahu bagaimana budaya rasa syukur itu terbangun di masyarakat China, namun yang saya tahu bahwa budaya rasa syukur itu merupakan ajaran akhlak dalam Islam. Allah dengan kehebatan dan keperkasaan yang termaha, berkata “"... sekiranya kalian menghitung-hitung nikmat Allah, nescaya kalian tidak akan dapat menghitungnya ..." (Ibrahim: 34). Demikian besar nikmat Allah yang telah dianugerahkan kepada kita. Dunia ini, beserta apa yang ada di dalamnya telah diciptakan Allah untuk kita, tetapi kebanyakan kita tidak pernah menyedarinya. Bagaimana mungkin kita meneikmati kehidupan tetapi tidak pernah mengetahuinya. "... Dia telah memberikan nikmat-nikmatnya secara sempurna kepada kalian, baik yang zahir mahupun yang batin ..." (Luqman: 20). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kita cemas memikirkan tabungan yang menyusut, bisnis yang oleng, tagihan menggunung yang semakin sulit terlunasi. Kita berkeluh kesah dan lupa bahwa masalah itu umbernya adala kita lupa besyukur kepada Allah karena dibutakan oleh keinginan yang belum terpenuhi atau keinginan yang terganggu karena sesuatu sebab, yang sebetulnya adalah cara Allah untuk melatih kita agar semakin sadar akan nikmat Allah tanpa harus hidup diperbudak oleh kehendak nafsu yang tak terpuaskan. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-8829148220566358319?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/8829148220566358319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=8829148220566358319' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8829148220566358319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8829148220566358319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/10/bersyukur.html' title='Bersyukur...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-uJSGS0hyCe4/TpkO6T0YI7I/AAAAAAAAB5w/bGdKzxoYOEI/s72-c/syukur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-346481321958906127</id><published>2011-10-06T09:27:00.013+07:00</published><updated>2011-10-06T10:36:24.066+07:00</updated><title type='text'>Pilihan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-opmTd1Z1E2Q/To0TW3r6z3I/AAAAAAAAB44/oLYigUclv30/s1600/steve_jobs_a.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 162px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-opmTd1Z1E2Q/To0TW3r6z3I/AAAAAAAAB44/oLYigUclv30/s200/steve_jobs_a.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660201590300790642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life. Don’t be trapped by dogma — which is living with the results of other people’s thinking.Don’t let the noise of others’ opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary,” Demikian yang dikatakan oleh steve Jobs pendiri Apple pada tahun 2005. Namun kata kata itu sulit dimengerti ketika Apple menuntut Samsung dibanyak Negara  atas smartphone Samsung Galaxy S yang merupakan desain  iPhone3. Apple meng claim bahwa Samsung melanggar tujuh paten yang berhubungan dengan layar sentuh perangkat Galaxy seperti 'memahami gerakan pengguna, termasuk memilih, bergulir, mencubit dan zooming. Samsung juga menyalin tiga paten pada desain, termasuk wajah hitam datar dari iPhone dan iPad,&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Samsung menghadapi gugatan Apple di banyak Negara. Setelah beberapa bulan bertarung di pengadilan,  tanggal 4 Oktober pengadilan AS tidak bisa memutuskan siapa yang menang , siapa yang kalah. Stuck. Sehari setelah keputusan pengadilan itu, atau tanggal 5 oktober , Steve Jobs wafat. Samsung dan Apple akan terus bersiteru dipengadilan sampai ada yang kalah. Inilah bagian dari budaya kapitalis yang menjadikan Paten, merek dagang, Hak intelektual sebagai property. Walau dari awalnya kerjasama antara Samsung dan Apple begitu solid dimana Samsung sebagai pabrikan yang merakit semua komponen Apple untuk menjadikan produk apple menguasai pasar dunia namun bila sudah menyangkut kepentingan maka kerjasama terlupakan. Saya tidak akan membahas materi dibalik gugatan Apple dan dibalik pembelaan Samsung. Saya hanya ingin mengangkat persoalan soal Paten, merek dagang dan Hak intelektual.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Teman saya seorang periset pernah mengatakan kepada saya andaikan dulu ada paten, hak intelektual, maka dunia harus menjadikan &lt;i&gt;Thomas Alpha Edison&lt;/i&gt; sebagai Tuhan kedua didunia. Karena apa jadinya dunia tanpa lampu. Juga sama halnya , apa jadinya industry tanpa adanya tekhnologi gerak dari uap yang ditemukan oleh &lt;i&gt;James Watt&lt;/i&gt;. Yang lebih luas lagi, apa jadinya bila &lt;i&gt;Albert Einstein&lt;/i&gt;  mempatenkan penemuan  teori relativitas energynya  yang sampai kini tak ada tekhnologi dasar yang tidak tergantung dari penemuan itu.Tapi para sainsitis generasi pendobrak kemajuan ilmu pengetahuan itu tidak menuntut paten. Begitupula masyarakat yang diwakili oleh Negara ketika itu tidak menjadikan itu sebagai hak pribadi. Itu menjadi hak orang remai untuk lahirnya kemakmuran. Semua orang boleh menggunakan tekhnologi penemuan terbaru itu untuk kepentingannya. Terlepas soal motive, sains tetaplah sains yang pada akhirnya tergantung manusia mau memanfaatkannya seperti apa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Generasi awal pendobrak kemaujuan ilmu pengetahuan telah memberikan teladan terbaik kepada generasi berikutnya tentang keikhlasan berbagi dan mendapatkan nilai dari penemuan itu bukan dari segi materi tapi lebih daripada itu adalah nilai kemanusiaan. Bahwa umur mereka dipergunakan sebaik mungkin bagi orang banyak dan itu akan abadi dihati orang, dilintas generasi. Hasil penemuan mereka tidak digunakan untuk lahirnya persaingan berebut hegemoni tapi untuk tersebarnya kerjasama saling memberikan nilai. Dengan itulah , sains terus berkembang dan membuat orang hidup lebih baik. Cobalah perhatikan, Microsoft yang selalu kebakaran jenggot karena orang meng copy penemuannya , jusru pada akhirnya membuat pasar terluas Microsoft di China menyempit karena memaksa orang lain untuk menemukan OS sendiri. Andaikan Microsoft tidak sewot ketika di copy mungkin dia akan mendapatkan dukungan dari yang lain untuk bersama sama berkembang tanpa harus berlelah saling bersaing. Begitupula dengan Apple, akan lebih baik bila dia duduk bersama dengan Samsung sebagai mitra dan melihat persoalan jauh kedepan bagi ilmu pengetahuan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Menurut lawyer yang saya kenal pernah mengatakan bahwa keberadaan undang undang Paten , merek dagang , hak intelektual, memang sulit memastikan mana yang berhak dan mana yang tidak. Karena bisa saja berada di grey area. Maklum saja bahwa pada akhirnya sulit menentukan kemurnian sebuah penemuan. Karena tidak ada satupun produk diciptakan murni buah karya seseorang atau perusahaan. Teman itu mengibaratkan sebuah buku. Bagaimana bisa memastikan itu buku ditulis murni buar karya penulis. ? Bisa saja penulis mengatakan bahwa buku hasil riset ilmiahnya namun pada waktu bersamaan semua orang tahu deretan hurup pada kalimat dalam buku itu terdapat dalam buku dictionary. Nah apa yang menjadi hak ? judul buku? Isi buku atau keseluruhan buku. Bila salah satu gugur maka gugurlah semuanya. Disamping itu sebagian besar hakim ketika memutuskan perkara sengketa soal paten ini, lebih melihat sisi nurani terhadap nasip karyawaan perusahaan yang akan menjadi korban bila dikalahkan oleh gugatan paten. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apple bukanlah tandingan Samsung. Kapitalisasi saham Apple sebesar lebih USD 340 billion itu sama dengan GNP indonesia dan mungkin lebih besar dibandingkan GNP Malaysia, Vietnam dan Bruney.. Apalagi dengan negara Afrika. Disamping itu ada ratusan ribu karyawan Samsung berserta rekenannya diseluruh dunia yang hidup bergantung dari produk Samsung. Apakah Steven Jobs tidak berbicara dengan nuraninya soal ini. Kalaupun Apple memenangkan perkara , juga tidak menjamin pasar Apple akan semakin luas. Karena Samsung tentu tidak akan tinggal diam. Sama seperti china bersiteru dengan Microsoft dan Google. Yang justru membuat pasar Google dan Microsoft semakin menyempit. Ya,bagaimanapun inilah buah dari mental kapitalisme, mental ingin berkuasa dan tak ingin disaingi. Maka produk hukum Paten , Merek dan hak intelektual yang lahir dari WTO semakin memberikan wajah tentang dunia kita kini. Ketamakan.!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi terlepas  perspektif saya soal tersebut diatas , saya teringat akan pepatah melayu “ harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Masalahnya mau dikenang seperti apa nama itu setelah  mati. Itu soal pilihan.Sebagaimana para sainsitis yang memilih untuk mati meninggalkan penemuanhya kepada orang banyak secara free of charge. dan  &lt;i&gt;Steven Jobs&lt;/i&gt; yang harus mati meninggalkan kasus gugatan ganti rugi atas claim penemuannya terhadap  Samsung yang belum tuntas. Silahkan pilih sendiri. Yang pasti ketika mati, tidak ada yang anda bawa kecuali amal disisi Allah dan nama abadi dihati orang banyak karena amal jariah...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-346481321958906127?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/346481321958906127/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=346481321958906127' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/346481321958906127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/346481321958906127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/10/pilihan.html' title='Pilihan'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-opmTd1Z1E2Q/To0TW3r6z3I/AAAAAAAAB44/oLYigUclv30/s72-c/steve_jobs_a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-8357575546790957128</id><published>2011-10-01T07:29:00.011+07:00</published><updated>2011-10-01T09:41:20.896+07:00</updated><title type='text'>Istri dirumah</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-BUbIIzEfl54/ToZgPpDRH-I/AAAAAAAAB4c/znxOjc0OKyM/s1600/solehah2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 159px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-BUbIIzEfl54/ToZgPpDRH-I/AAAAAAAAB4c/znxOjc0OKyM/s200/solehah2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5658315803671470050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Satu saat teman cerita. Sedang asyik dikamar kerja  , terdengar teriakan istri menyuruh dia makan. Kerjaanpun terhenti dan hilang &lt;i&gt;mood&lt;/i&gt; untuk meneruskan. Ketika usai makan, sedang asyik duduk santai didepan TV , kembali istri ngomel minta agar dia kurangi merokok. Rokokpun suda tak nikmat lagi dibawah omelan itu. Baru mau istirihat siang, istri kembali memperingatkan jangan tidur siang sebelum sholat lohor. Tidurpun tertunda dan rasa kantuk terhalau untuk segera sholat. Ketika sore ada niat ketemu dengan teman namun istri minta ditemani belanja ke &lt;i&gt;Carrefour&lt;/i&gt;. Setiap mau memilih barang, selalu diiringi dengan sikap istri yang berkata “ engga perlu itu!“.  Lihat yang lain “ udah , entar dibeli lupa makannya”. Jadi semua tak boleh. Hanya dia yang boleh. Jadi benar benar hanya sebagai pendamping tanpa hak otoritas membeli. Ok lah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika hidup dilanda badai dan goncangan datang. Lanjut cerita teman itu. Kesulitan ekonomi mulai membuat layar bahtera rumah tangga miring dilamun ombak. Ada rasa ragu untuk melangkah. Takut untuk menatap haluan.  Dalam situasi itu seharusnya dorongan semangat datang dari istri semakin kuat agar tak gentar untuk terus menghadapi badai. Namun bukannya dorongan semangat yang datang  justru dihantam kata kata yang menyingkapkan semua kesalahan yang pernah dia buat. Itu terus diulang ulang. Dia tak bisa berbuat banyak kecuali mendengar dalam kesabaran. Ya dia lemah. Ya dia tidak konsentrasi menghadapi masalah. Ya dia banyak lalainya. Ya  dia  boros. Ya semua kesalahannya tergambarkan dengan untaian kata dibawah  letupan emosi yang tak sudah. Pening. Dia harus berubah.!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;lanjut cerita teman itu, ketika badai berlalu, angin mulai berhebus dengan pasti mendorong  bahtera melaju dengan gagah. Ada rasa bangga untuk sedikit berharap mendapatkan pujian. Namun jangankan pujian malah sifat curiga yang berlebihan datang. Sedikit parlente  disikapi dengan curiga. Sedikit agak konsumtif dibilang lupa pernah susah. Sedikit mau bergaya dibilang engga ingat umur. Semua salah. Salah. Lantas dimana benarnya ? mungkin sebagian orang  yang bernasif sama dengan dia&lt;/span&gt; akan mengatakan  gagal mendapatkan istri yang soleha.  Benarkah saya gagal bila mendapatkan istri tidak seperti qualifikasi soleha yang digambarkan seperti Khadijah atau Fatimah Zahra?. Yang selalu berlembut wajah berbicara dengan suami. Yang selalu tampil rapi ketika berangkat  tidur. Benarkah? Tanyanya dengan tekanan kata membuat saya tersentak dan juga bertanya hal yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan tersenyum teman itu melihat saya seakan menunggu reaksi saya atas pertanyaannya. Saya hanya diam. Bagi dia , lanjutnya, kehadiran istri dalam hidup tak ubahnya kehadiran Allah dalam disetiap detak jantungnya. Betapa tidak.? dia yang boros, yang malas, pragmatis, pesimis, mudah kalah, kadang tidak sabar , disikapi istrinya dengan sifat yang membuat dia tidak nyaman. Letupan emosi istri lewat  bahasa oral dan tubuh  telah menelanjangi nafsu egonya. Tak ada sedikitpun ego nafsunya bisa berlindung dari segala alasan untuk meyakinkan bahwa dia benar. Tida ada. Walau diluar sana begitu banyak orang memujinya namun dirumah , tak ada pujian kecuali koreksi  tiada henti. Tentu dengan cara istrinya yang  special membuat  dia  harus  berkaca dengan kesalahannya. Setiap hari setiap detik dalam kebersamaanya bersama istri dirumah ,  proses membunuh egonya berlangsung efektif. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Benarlah, berlalunya waktu, tanpa dia  sadari sifat boros , malas, pragmatis, pesimis ,mudah kalah, tak sabar dan segala sifat negatif saya sebagai pria yang juga sebagai kepala rumah tangga telah bermetamorfosa menjadi orang yang hidup dalam kesabaran, hemat namun  tidak pelit, istiqamah, rendah hati,  optimis dan tak mudah menyerah.  Anehnya istripun bermetamorfosa menjadi seperti apa yang dia impikan. Kata teman itu dengan senyum bahagia. Seakan dia memberikan hikmah kepada saya tentang perjalanan kehidupan rumah tangganya. Bahwa jodoh adalah hak Allah yang juga Allah lebih tahu mengapa kita harus bertemu dan akhirnya menikah. Dihadapan Istri, tak ada lagi topeng, lahir batin kita telanjang. Yang paling tahu siapa kita ya pasangan kita. Merekalah yang akan menjadi mentor kita untuk saling mengingatkan dan menjaga walau kadang karena iut membuat kita tidak nyaman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ya, Allah hadir dalam kehidupan kita lewat  orang  terdekat kita, yang kita cintai.  Allah memberikan hadiah terindah kepada kita yaitu berupa cinta yang merupakan produk sorga. Yang karenanya membuat kita tentram untuk melewati goncang hidup.  Lewat hadiah inilah Allah mendidik kita  untuk menjalankan agama. Bukankah Rasul pernah bersabda bahwa menikah itu sama saja melaksanakan setengah kewajiban agama, yang tak lain saya maknai setengah jalan untuk berlatih menjadi sempurna di hadapan Allah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jadi, bila suasana hati istri kadang menimbulkan letupan emosi yang membuat  anda tertekan, kesal, tak nyaman, janganlah buru buru berburuk sangka yang segera menjadikan  Khadijah atau Fatimah sebagai pembanding. Jangan cepat melihat definisi wanita sholeha seperti apa kata Al Quran dan Hadith, yang sehingga anda beralasan untuk mencari wanita lain sebagai istri.  Jangan! Ketahuilah bahwa wanita sejati tidak tersedia di etalage. Ia harus anda ciptakan sendiri lewat proses kesempurnaan akhlak anda.  Anda bukanlah Rasul dan tentu anda juga bukan sekelas Ali Bin Abithalip. Anda hanyalah pria akhir zaman yang hidup mudah berkeluh kesah dan selalu ingin gampangan. Lihatlah wajah istri anda, disitulah Allah hadir  dan berdialog dengan anda , untuk mengkoreksi anda dalam proses menjadi sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-8357575546790957128?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/8357575546790957128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=8357575546790957128' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8357575546790957128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8357575546790957128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/10/istri-dirumah.html' title='Istri dirumah'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-BUbIIzEfl54/ToZgPpDRH-I/AAAAAAAAB4c/znxOjc0OKyM/s72-c/solehah2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-5758078643016690352</id><published>2011-09-24T04:09:00.003+07:00</published><updated>2011-09-24T18:32:17.946+07:00</updated><title type='text'>Akses informasi</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8GEpS1ulbII/Tnz18ohRZgI/AAAAAAAAB3s/K39u6uw7x3c/s1600/digital.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 196px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8GEpS1ulbII/Tnz18ohRZgI/AAAAAAAAB3s/K39u6uw7x3c/s200/digital.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5655665654088427010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tadi pada waktu dipesawat saya bertemu dengan anak muda. Dia bercerita baru kembali dari Guangzou setelah perjalanan ke Timur Tengah. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; sedikit geramnya karena melihat salah satu penumpang yang membawa barang belanjaan cukup banyak. &lt;span lang="SV"&gt;Dia bilang, orang Indonesia memang gemar belanja. Kalau punya , jadi maniak belanja. Saya hanya tersenyum. Ketika saya tanyakan kerjaannya. Dia mengaku sebagai pengusaha tanpa kantor namun omzet puluhan juta dollar setahun. Saya sempat berkerut kening. Apakah anak muda ini pialang saham ? Kalaupun benar, dalam kondisi sekarang tak bisa berharap banyak untung besar. Dalam keadaan tanda tanya itu, dia menjelaskan bidang usaha yang sedang digeluti. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Dia memanfaatkan pasar Electronic audio system di Afrika dan Timur Tengah serta Amerika Latin. Jadi dia Exportir. Wah hebat. Tapi bagaimana tanpa kantor? Apalagi pasti engga ada pabrik dan gudang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dia menjelaskan seluk beluk bisnisnya. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Dia membuka virtual office di Paris ,Francis. Tujuannya mendapatkan peluang kredit ekport yang memang disediakan pemerintah Francis dalam rangka memacu pendapatan devisa negara. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Disamping itu hegemoni politik Eropa di Afrika dan Timur Tengah memang kuat sekali. Tentu ini nilai plus nya bila dia membawa bendera Francis dalam perdagangan international. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Kantor beralamat di Paris tapi komunikasi telp , email, fax diforward langsung ke email pribadinya dan telp cellularnya. Berkat IPAD, dia bisa mobile mengelola bisnisnya. Dia membeli merek dagang Francis &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dari perusahaan pailit &lt;span&gt; &lt;/span&gt;karena krisis global. Dengan merek dagang ini dia mendatangi pabrik Electronic di Guangzho ( china ) untuk dijadikan rekanan sebagai perakit merek dagangnya. Dan lucunya , pabrik di China itu setuju saja bila didepan Pabrik itu dipasang papan nama Merek dagangnya. Kemudian dia photo pabrik itu untuk melengkapi brosur dagangnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Karena perusahaannya terdaftar di Francis maka dalam setiap pameran dagang &lt;span&gt; &lt;/span&gt;international yang disponsori oleh pemerintah francis, perusahaanya pasti diikut sertakan. Pihak pabrik mitranya bersenang hati menjadi bagian dalam pameran itu walau harus memakai label perusahaan dia.. Dari situlah dia mendapat pesanan dari berbagai negara. Ketika pesanan datang, dia tinggal hubungi bank di Paris untuk memberikan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;fasilita LC back to back ke Pabrik di China. Ketika barang selesai dibuat dan dilakukan pengirimana, dalam BL ( Bill of Lading ) menyebutkan Loading Port : China,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Origin : Francis. Setelah pengepalan ke importir selesai maka secara cross settlement ( selisis beli dan jual ) menjadi labanya. Demikian sederhananya proses bagaimana dia mendatangkan dollar kerekening banknya. Tanpa kantor , tanpa karyawan dan hidup mobile mengitari belahan dunia dalam layanan bisnis class. Luar biasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dia, adalah anak muda. Menurutnya usianya baru 34 tahun. Dia lulusan Fakultas Teknik Elecro disalah satu PTS di Jakarta. Saya tanya, bagaimana dia bisa mengetahui peluang itu dan akhirnya bisa mengikuti proses bisnis hingga menjadi sebuah peluang yang menguntungkan. Dia jawab bahwa dia sangat menyukai electronic khususnya Audio. Dari kegemarannya itu membuat dia pemerhati produk Audio , termasuk berseluncur didunia maya untuk mendapatkan informasi uptodate. Dengan aktif dalam forum blogger Audio membuka pintu dia masuk komunitas bisnis Audio secara global. Dari itu dia membaca, melihat dan merasakan seuatu yang bisa dia perbuat. Dia tidak ada modal, juga tidak ada pengalaman sebagai pengusaha. Lantas bagaimana memulainya.Dia menjawab, lagi lagi karena faktor imformasi membuatnya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;widevision dan menuntunnya mendapatkan solusi hingga cita citanya terkabulkan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;sebagai produsen electronic kelas dunia dengan omzet puluhan juta dollar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Itulah sekilas bagaimana anak muda jaman sekarang menjadi generasi informasi digital. Ilmu terbuka lebar, forum diskusi terbuka luas, ajang interaksi sosial, budaya , ekonomi, politik, agama, semakin meluas tanpa batas. Ini semua adalah berkah dan sekaligus sebagai fakta bahwa pada intinya manusia itu&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;hanya berlainan dari suku dan kulit namun hakikatnya satu keluarga besar untuk saling melengkapi. Alangkah baiknya bila dalam diskusi di forum dunia maya, itu dijadikan sarana saling berbagi informasi pengetahuan baik dalam bentuk pengalaman praktis maupun dari bacaan buku.. Dari praktisi yang bicara atas dasar pengalaman , membuat yang belum pengalaman menjadi pengalaman, Dari pengetahuan orang yang gemar baca buku, membuat yang malas baca buku menjadi tahu isi buku. Banyak lagi manfaatnya asalkan kita sadar bahwa forum bukanlah ajang aktualisasi ”aku” tapi memang sharing knowledge. That was all.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-5758078643016690352?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/5758078643016690352/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=5758078643016690352' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5758078643016690352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5758078643016690352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/09/akses-informasi.html' title='Akses informasi'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-8GEpS1ulbII/Tnz18ohRZgI/AAAAAAAAB3s/K39u6uw7x3c/s72-c/digital.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-3414220772220738272</id><published>2011-09-17T12:05:00.005+07:00</published><updated>2011-09-19T16:32:55.569+07:00</updated><title type='text'>Cinta dan hakikat</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Kz_QvkC7oJQ/TnQrIScPF6I/AAAAAAAAB3E/AWPWhjKg_jw/s1600/cinta.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Kz_QvkC7oJQ/TnQrIScPF6I/AAAAAAAAB3E/AWPWhjKg_jw/s200/cinta.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5653190853646030754" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jam 4 sore usai bersibuk diri dengan urusan yang melelahkan. Badan terasa lemah.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Teman saya mengatakan bahwa tubuh saya tidak punya masalah hanya mungkin otak saya &lt;i&gt;overload&lt;/i&gt;. Makanya tubuh bereaksi untuk minta istirahat.Ini proses &lt;i&gt;recovery&lt;/i&gt;, katanya. Ya dia minta saya untuk &lt;i&gt;refresh system&lt;/i&gt; tubuh saya. Caranya ya istirahat sebelum memulai aktifitas kembali. Saya butuh istirahat, tidur barang sejenak. Tapi tidak mungkin karena setelah sholat ashar saya juga harus sholat Maghrib. Kalau tidur setelah ashar,bisa bablas sholat maghrib. Saya memilih untuk &lt;i&gt;sauna&lt;/i&gt; yang memang disediakan fasilitanya oleh pengelola apartement. Ketika usai &lt;i&gt;sauna&lt;/i&gt; saya bersantai diruang istirahat sambil nonton TV yang menayangkan  &lt;i&gt;Discovery Channel&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ketika itu parhatian saya teralihkan kepada sepasang suami istri lanjut usia. Mereka sambil duduk bersebelahan dikorsi santai nonton TV dan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tangan mereka tetap saling menggenggam. Kadang kadang nampak sang suami melirik istrinya dengan wajah tersenyum. Begitupula sang istri. Tak berapa lama nampak pula sang suami pergi kemeja mengambil minuman. Saya perhatikan, suami itu membawa dua cangkir teh. Satu cangkir untuk istrinya dan satunya untuk dia. Mungkin karena saya perhatikan , kedua pasangan itu tersenyum ramah kepada saya. Mereka menanyakan kwarganegaraan saya dengan ramah maka akhirnya dialogh terjadi. Dalam dialogh itu saya sempat bertanya bagaimana dalam usia lanjut mereka masih nampak mesra. Dengan tanggap sang suami menjawab bahwa awalnya ketika mengenal istrinya lebih didorong karena kecantikan phisik dan performance lainnya tapi berlalunya waktu , yang tersisa hanya rasa persahabatan. Ternyata nilai persahabatan itulah yang membuat mereka tak terpisahkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika muda, istri yang cantik, kulit yang kencang, langkah yang anggun. Sang pria juga nampak ganteng, perkasa, langkah yang tegap. Wanita mengutamakan performance pria dan begitupula sang pria. Lewat itulah cinta bertaut dan selanjutnya proses hubungan terjadi secara systematis hingga bermetamorfosa menjadi hubungan persahabatan. Yang ganteng, yang cantik,yang kaya, yang segalanya yang dulu dibanggakan ,setelah umur bertambah, rambut mulai memutih, langkah semakin loyo, wajah semakin berkerut, maka yang tersisa tinggalah nilai persahabatan. Maha Besar Allah. Menciptakan eksistensi manusia yang begitu sempurna. Pada intinya performance tetaplah performance yang dapat lekang oleh waktu tapi hakikatnya tak berubah yaitu cinta kasih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mungkin sebagian orang mempertanyakan apa perbedaan antara keluarga dan teman. Yang bisa saya katakan adalah bahwa kita tidak pernah punya teman sejati tanpa mempertimbangkan dirinya sebagai bagian nyata dari hidup kita. Mereka hadir didalam hati kita sebagai sebuah rumah yang menjadi tempat untuk pulang, tempat yang hangat di mana cinta bersemayam. Didalam ruang hati itulah kekurangan menjadi cukup, kesempitan menjadi lapang, kepanasan menjadi sejuk, kekeringan menjadi tempat subur. Mereka akan selalu tahu bagaimana cara untuk menemukan jalan dan menempkkan diri disetiap pojok ruang hati kita. Karena didalam hati itu semua nampak terang benderang dengan cahaya ilahi untuk lahirnya kebahagiaan bagi semua. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ada cerita dan bisa dijadikan analogi bijak. Seorang bijak kedatangan tamu. Para tamu meminta nasehat bagaimana hidup bisa dekat dengan hakikat hingga tidak tertipu dengan penampilan. Orang bijak itu&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;menghidangkan teh hangat dengan teko dan beberapa cangkir yang beraneka ragam. Ada cangkir cantik terbuat dari keramik, Kristal yang indah, stainless yang berkilau dan adapula cangkir yang buruk. Ketika teh dihidangkan semua tamu memilih cangkir yang indah dan cantik. Sementara cangkir yang buruk tak ada satupun yang menyentuhnya. Setelah masing masing telah menuangkan teh dalam cangkirnya, sang bijak berkata bahwa lihatlah ada beraneka ragam cangkir tapi yang terpilih hanyalah cangkir yang indah dan cantik. Tak ada satupun yang memilih cangkir buruk. Padahal cankir buruk atau indah , isinya tetap sama yaitu teh. Hakikatnya adalah teh bukan cangkir. Tapi kita lebih memilih cangkir dan mengabaikan teh sebagai hakikat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Begitupula dalam kehidupan ini. Begitu banyak kita terjebak dengan apa yang kita inginkan. Sebetulnya itu hanyalah permainan nafsu agar kita melupakan hakikat. Orang kaya , wanita cantik, pria gagah , berkuasa, hanyalah fotomorgana yang dapat lekang karena waktu dan situasi. Tapi hakikat manusia tetaplah manusia yang diminta Allah untuk menghidupkan cinta dihatinya. Siapapun kita, apapun profesinya, apapun kehebatannya, apapun penderitaanya, hakikatnya semua sama yaitu mencari keridhoaan Allah. Cara menjalaninya juga sangat sederhana, kendalikan nafsu untuk menjadi terbatas dan lapangkan hati menjadi tak terbatas. Dengan cara itu, perjalanan waktu akan membuat orang terdekat kita maupun lainnya akan merasa tentram untuk saling membahagiakan. &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-3414220772220738272?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/3414220772220738272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=3414220772220738272' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3414220772220738272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3414220772220738272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/09/cinta-dan-hakikat.html' title='Cinta dan hakikat'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Kz_QvkC7oJQ/TnQrIScPF6I/AAAAAAAAB3E/AWPWhjKg_jw/s72-c/cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-1887520059011559060</id><published>2011-09-14T02:59:00.009+07:00</published><updated>2011-09-14T16:33:55.497+07:00</updated><title type='text'>Peduli</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-EfXe77-5Mi4/Tm-3UN7MviI/AAAAAAAAB2M/vvAEc2MIN6k/s1600/human.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-EfXe77-5Mi4/Tm-3UN7MviI/AAAAAAAAB2M/vvAEc2MIN6k/s200/human.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5651937615336488482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sampai di stasiun Luohu ( Shenzhen)  jam sudah menunjukan pukul 10 malam. Perut mulai terasa perih untuk mita diisi. Saya melangkah keluar stasiun dan kemudian menyeberang jalan kearah Shangrila Hotel. Terus menyusuri jalan. Disisi trotoar jalan nampak berjejer restoran cepat saji. Saya memilih KFC yang mudah dan cepat untuk segera menuju hotel. Walau sudah mendekati tengah malam namun antrian didepan kasir masih cukup panjang. Dengan sabar saya ikut antrian sambil menerima telp dari teman. Ketika itu dibelakang saya nampak seorang pria dengan pakaian kumal. Aromanya cukup menusuk hidup. Namun saya tetap menahan tanpa mendekap hidung saya. Pria itu tersenyum kearah saya. Saya mengangguk dengan ramah. Di belakang pria itu sudah ada pula antrian tiga orang. Namun sekonyong konyong nampak menejer restoran itu mendekati pria itu. Dengan ramah&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;manager itu menuntun pria itu mendekati kasir. Dengan ramah pula manager itu memohon pengertian para pelanggan agar mengutamakan pria itu. Semua mengangguk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya lihat pria dengan pakaian kumal itu berusaha mengeluarkan sesuatu dari dalam kantong kecil yang kumuh. Ternyata itu uang receh. Pria itu menghitung dengan lambat setiap sen uang dan diletakan diatas meja kasir. Proses itu berlangsung cukup lama. Mungkin ada lebih 5 menit. Tak ada satupun pelanggan yang menggerutu. Tetap sabar menanti dan memperhatikan. Begitupula sang kasir tetap tersenyum memperhatikan pria itu menghitung uang sen demi sen. Akhirnya pria itu terdiam ketika tak ada lagi sen uang yang bisa dia keluarkan dari dalam kantong. Uagnya tidak cukup! Pria itu menoleh kebelakang dan melirik kekiri kekanan. Nampak seperti orang bingung. Sang manager memperhatikan dengan seksama. Dengan lembut dia membujuk pria itu untuk keluar dari antrian. Namun dengan seketika salah satu pelanggan yang ada dibelakang antrian bersegera mengatakan bahwa dia akan mencukupi uang pria itu. Kemudian serta merta yang lain para pelanggan membuka dompetnya untuk memberi pria itu uang. Semua berlangsung dengan cepat dan spontan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya terkejut melihat situasi itu. Bagaimana masyarakat China yang bergulat dengan kehidupan keras dan berkompetisi dalam segala hal namun dapat spontan berbuat untuk cinta kasih. Ketika hal ini saya ceritakan sama teman keesokan harinya, Teman saya tertawa sambil menjelaskan bahwa di china orang mudah sekali berempati kepada seseorang yang punya keberanian berbuat. Pria kumal itu , dia miskin. Namun dia punya hasrat, dia tak malu untuk melangkah pasti kedalam restoran yang diperuntukan bagi orang berduit. Dia tidak takut akan resiko diusir karena tidak qualified sebagai konsumen. Bagi dia , masuk dalam restoran itu saja sudah berkah tersendiri. Bila apresiasi pelanggan lain begitu tinggi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;, itupun tak lain bagian dari budaya kami yang sangat menghargai kemauan orang lain sekecil apapun. Kami suka menjadi bagian dari effort orang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;lain , apalagi terkesan impossible. Jadi kalau para pelanggan lain spontan membantu , itu tidak aneh. Demikian penjelasan teman saya. Saya sempat tertegun. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lanjut teman saya itu lagi, yang sangat dibenci oleh orang China adalah orang yang suka mengemis dan terlalu banyak rencana namun miskin berbuat. Orang china tidak peduli soal resiko. Bagi mereka berbuat jauh lebih baik walau sebesar apapun resiko daripada tidak berbuat sama sekali. Karena bila telat atau tidak berbuat sama sekali itu sama saja menerima &lt;span&gt; &lt;/span&gt;resiko pasti, yaitu kehilangan waktu. Bukankah waktu begitu berharga dan merupkan berkah Tuhan tak ternilai bagi kita. Ia lebih dari apapun didunia ini. Jadi orang yang suka menunda berbuat dan kadang lebih terkesan menunggu orang lain membantu untuk baru berbuat , tak lain memenggal umurnya tanpa nilai apapun. Itu orang bodoh dan hidup sangat menyedihkan tanpa harus dikasihani. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Demikian simpul teman saya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Memang suksesnya China dalam bidang pembangunan ekonomi lebih karena disebabkan oleh semangat kerja keras dan tidak takut mengambil resiko berdasarkan setiap keyakinan meraih peluang. Mereka juga tak segan untuk merubah dirinya atau hijrah dalam segala hal hanya sekedar keyakinan untuk berbuat lebih baik. Namun dari itu semua , mereka tidak menyukai kekerasan.. Mereka cinta kedamaian. Mungkin itu sebabnya sebagian besar rakyat China tidak peduli dengan politik dan kekuasaan. Bagi mereka selagi pemerintah memberikan kesempatan mereka untuk berkembang maka itu lebih dari cukup. Siapapun memerintah , mereka akan patuh. Itulah yang dijadikan dasar oleh elite politik china untuk menggerakan potensi populasi dan budaya sebagai modal membangun china menjadi kekuatan ekonomi dunia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seharusnya pemerintah menyadari bahwa membangun negeri ini melihat dan mengenal betul karakter bangsa dan kemudian menjadikan karakter bangsa itu sebagai kekuatan untuk membangun peradaban. Populasi ndonesia yang mayoritas Islam dengan budaya gotong royong adalah kekuatan yang lebih dahsyat dibandingkan bangsa manapun. Tapi apa hendak dikata budaya kita terkikis oleh budaya luar, para elite politik membangun melihat dengan standard etika moral dari luar yang belum tentu bisa diterapkan di Indonesia. Maka jadilah berbagai aturan dan hukum tidak impelementative bagi tujuan membangun peradaban ala indonesia.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-1887520059011559060?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/1887520059011559060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=1887520059011559060' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1887520059011559060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1887520059011559060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/09/peduli.html' title='Peduli'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-EfXe77-5Mi4/Tm-3UN7MviI/AAAAAAAAB2M/vvAEc2MIN6k/s72-c/human.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-3282705802116248580</id><published>2011-09-10T10:31:00.009+07:00</published><updated>2011-09-10T17:37:16.236+07:00</updated><title type='text'>Goncangan hidup</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-SjMm-lmIGWM/TmrfWHQGjEI/AAAAAAAAB1k/UKnqLXYRlLs/s1600/jalan.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-SjMm-lmIGWM/TmrfWHQGjEI/AAAAAAAAB1k/UKnqLXYRlLs/s200/jalan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5650574253486410818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemarin ketemu teman dalam kesempatan makan malam di South Pacific Hotel, Hong Kong. Kebetulan dia ada disana bersama relasinya. Lama kami tidak bertemu. Saya senang melihat dia sehat dalam usia mendekati setengah abad. Kami satu usia. Juga sangat akrab sebelumnya. Jadi saya mengenal dia dan juga keluarganya dengan baik. Usai dengan acara masing bersama relasi, kami ngobrol santai di &lt;i&gt;Top Floor Executive Lounge&lt;/i&gt;. Dia bercerita tentang pengalaman hidupnya yang tidak saya ketahui setelah lebih 10 tahun tidak bertemu. Pabriknya di Tangerang terpaksa ditutup dan dilelang oleh BPPN. Setelah itu istrinya minta cerai. Anaknya yang tertua sekolah di Amerika dan memilih untuk tidak ingin pulang ke Indonesia setelah mengetahui orang tuanya bercerai. Anaknya yang nomor dua ikut sama istrinya. Mitra bisnisnya menghilang begitu saja ketika mengetahui dia jatuh miskin. Ada niat untuk pulang kampung tapi tidak tahu mau ngapain.   Saya terharu mendengar ceritanya itu. Tapi dia nampak tegar dan seakan sudah melupakan itu semua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Padahal saya tahu pasti teman ini adalah suami yang sangat penyayang kepada keluarga. Walau istrinya tidak begitu cantik namun dia sangat setia dan mencintai istrinya. Walau saya tahu sifat istrinya sangat keras yang bertolak belakang dengan sifatnya yang penyabar namun rasa hormatnya  kepada istrinya begitu tinggi. Dia juga seorang ayah yang baik menurut saya. Putra putrinya sedari SLP sudah dikirim ke luar negeri untuk mendapatkan pendidikan terbaik. Dia seorang sahabat yang menentramkan bagi siapa saja. Mudah menolong dan sangat perhatian dengan teman temannya. Tak mudah marah dan lebih banyak tersenyum. Para karyawan di pabrik maupun di kantor tahu pasti bahwa dialah mungkin satu satunya bos yang mau makan di kantin karyawan tanpa ingin diperlakukan istimewa. Tak pernah membentak buruh, dan selalu memanggil buruh dengan nama panggilan akrap. Dia hampir hafal nama semua staff dan karyawannya yang berjumlah hampir 1000  orang. Saya juga tahu bahwa dia pengusaha yang punya komitment kepada mitranya. Dia  selalu membayar pajak dengan jujur dan selalu tak pernah menolak bila diminta berpartisipasi dalam program social. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Namun ketika badai krisis moneter terjadi, dia termasuk salah satu korban akibat kurs rupiah yang terjun bebas. Maklum saja hutangnya dibank sebagian besar bermata uang dollar sementara penjualannya dalam bentuk rupiah. Tidak ada yang salah dengan bisnisnya. Yang salah adalah pemerintah yang gagal mengendalikan moneter. Kemudian, tidak ada yang salah dengan dia sebagai suami tapi istrinya yang tak sabar dalam kemiskinan dan akhirnya meminta cerai. Tak ada yang salah dengan dia sebagai ayah tapi anak anaknya lebih memilih ikut istrinya dan melupakannya. Tidak ada yang salah dengan dia sebagai mitra tapi para mitranya meninggalkannya ketika dia bangkrut. Hancurkah dia? Tidak. Dari caritanya , saya tahu dia menerima itu semua dengan ikhlas. Menurutnya , begitu banyak keinginan kita, begitu banyak harapan kita namun pada akhirnya yang terjadi terjadilah. Tidak ada yang perlu disalahkan. Itu bukanlah antara kita dengan mereka, katanya. Tapi antara kita dengan Tuhan , untuk menguji kesabaran dan keikhlasan kita agar menjadi manusia yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya terkejut dengan ungkapannya itu. Sebuah hikmah yang teramat dalam dan teramat sulit dipahami oleh kebanyakan orang yang hidup selalu berkeluh kesah karena istri yang cerewet dan tak setia, anak yang bandel, mitra yang culas, pemerintah yang brengsek dan lain sebagainya. Padahal itu semua tak lain sebagai tanda dari kehadiran Allah dalam kehidupan kita ; melalui anak istri, sahabat, mitra, lingkungan, Allah berdialogh tentang sabar dan ikhlas. Karena bila Allah berkehendak baik tak sulit bagi Allah untuk membuat semua manusia didunia ini baik. Begitupula sebaliknya. Jadi tak perlulah terlalu larut dengan banyak kecewaan dan juga tak perlulah terlalu euphoria dengan apa yang terjadi. Apapun dalam hidup ini harus disyukuri karena mungkin banyak keinginan kita tidak terpenuhi namun yang pasti semua kebutuhan kita di penuhi oleh Allah.  Lihatlah udara diberi gratis untuk kita bernafas. Matahari bersinar untuk memungkinkan proses ekosistem, mutual simbiosis , mata rantai makanan terjadi dengan sempurna untuk menjadikan bumi sebagai tempat kehidupan bagi manusia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Benarlah, setelah melewati goncangan hidup , dia kini nampak sangat matang dalam hidupnya. Dia menemukan ketenangan hidup. Dia sadar tidak ada yang perlu dikawatirkan didunia ini karena semua pada akhirnya kembali kepada Allah. Ketika dia berhasil membangun kembali bisnisnya, istrinya dan anak anaknya minta berkumpul kembali. Dia terima tanpa dendam apapun. Itulah buah sabar dan ikhlas. Ya, baik dan buruk selalu bersanding dalam hidup ini.  Belum tentu kesulitan , kekecewaan dalam hidup ini lebih buruk ketimbang kelapangan dan kesenangan. Juga belum tentu kelapangan dan kesenangan dalam hidup ini akan lebih baik ketimbang kesulitan dan kekecewaan. Karena bukan tidak mungkin dibalik kesulitan dan kekecewaan itu tersembunyi hikmah untuk membuat kita lebih baik dihadapan Allah. Ditengah obrolan itu kami terdiam ketika mendengar lagu&lt;i&gt; &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=HSWR4os7I7E"&gt;I have a dream&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; dari ABBA yang dilantunkan oleh penyanyi asal Filiphina. Usai lagu itu, kami berdua tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-3282705802116248580?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/3282705802116248580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=3282705802116248580' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3282705802116248580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3282705802116248580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/09/kemarin-ketemu-teman-dalam-kesempatan.html' title='Goncangan hidup'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-SjMm-lmIGWM/TmrfWHQGjEI/AAAAAAAAB1k/UKnqLXYRlLs/s72-c/jalan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-5525280858960023940</id><published>2011-09-02T21:52:00.017+07:00</published><updated>2011-09-15T13:29:50.156+07:00</updated><title type='text'>Bersegeralah.....</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-GuloGNAA05U/TmDv0pzywMI/AAAAAAAAB08/O-0Dzba_xoc/s1600/monarch-emerging-metaphorm2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 139px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-GuloGNAA05U/TmDv0pzywMI/AAAAAAAAB08/O-0Dzba_xoc/s200/monarch-emerging-metaphorm2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5647777620577927362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tiga bulan lalu ibu saya pernah meminta uang untuk sewa rumah. Saya sempat terkejut ketika beliau &lt;span&gt; &lt;/span&gt;bicara sewa rumah. Untuk apa rumah ? Belum sempat saya bertanya, ibu saya langsung menjelaskan rencananya untuk menyediakan rumah panti bagi anak yatim dan fakir miskin. Saya empat tertegun. Apakah ibu saya serius dengan tekadnya. ? Karena usianya sudah 70 tahun. Membangun panti bukanlah soal mudah. Karena siapa yang akan menjamin makan anak panti itu? Bagaimana biaya pendidikan mereka ? bagaimana kesehatan mereka. Tentu itu semua harus dijawab dengan biaya yang tidak sedikit. Nah, darimana uangnya. Wong rumah untuk tempat bernaung anak panti saja sewa. Belum sempat saya bertanya prihal ini, ibu saya menyambung penjelasannya bahwa dia akan menyewa rumah di daerah pemukiman padat penduduk. Ketika itu saya hanya diam. Saya yakin ibu saya hanya bermimpi. Saya hanya tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kemarin ketika idul fitri saya pulang ke kota tempat tinggal ibu saya. Ibu bercerita tentang rumah panti Asuhan yang sudah berdiri sejak dua bulan lalu. Artinya sebulan setelah dia menyampaikan niatnya kepada saya yang tidak saya tanggapi, panti itu sudah tegak. Ibu bercerita setelah izin Panti dia dapatkan dari Pemda, dia menyewa rumah tanpa membayar terlebih dahulu. Hanya janji akan membayar. Papan Nama Panti dipasangnya didepan rumah itu lengkap dengan nomor telp pengurus. Kemudian ada seseorang mengabarkan via telp bahwa dia sudah mengirim uang kerekening panti.Orang itu tanpa menyebut siapa namanya. Ketika ibu saya periksa rekening bank, jumlah uang pertama yang didapat oleh panti itu lebih dari cukup untuk bayar sewa panti setahun. Uang itu disamping digunakan untuk membayar sewa juga untuk menyediakan tempat tidur sebanyak 15 unit. Tak lebih seminggu , anak panti sebanyak 15 orang sudah terkumpul dirumah itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tetangga kiri kanan Panti itu berdatangan kerumah panti itu. Masing masing mereka menawarkan diri untuk membantu. Ada yang menawarkan untuk menyediakan kompor gas dan sekaligus menanggung kebutuhan gas. Ketua RT dan RW menawarkan diri untuk menjadi pengawas Panti dan sekaligus menjadi bapak angkat bagi anak panti itu. Ada juga yang mamberi TV. Semua itu diterima dengan suka cita oleh ibu saya. Kemudian muncul masalah lain bagaimana mengadakan ibu asuh bagi anak panti. Tentu harus digaji karena ibu asuh itu akan tinggal bersama sama anak panti dan sekaligus sebagai pembina.. Darimana dapatkan uang untuk menggaji itu? Dalam kebingungan soal mendapatkan ibu asuh, seseorang menawarkan diri untuk mewakafkan hidupnya mengasuh anak panti. Dia tidak minta digaji. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Menurut ibu saya Latar belakang pendidikan orang itu cukup baik dan akhlaknya juga memenuhi kriteria untuk menjadi ibu asuh maka ibu saya menerimanya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dengan rasya sukur kepada Allah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Anak anak itu semua sekolah diluar atas biaya panti. Mereka mendapatkan uang saku dan biaya pengadaan buku serta lainnya. Setelah pulang sekolah mereka akan kembali ke panti dibawah binaan ibu asuhnya. Darimana ibu saya mendapatkan biaya pendidikan anak panti itu ? Disinilah yang membuat saya terharu &lt;span&gt; &lt;/span&gt;bila melihat perjuangan ibu saya. Dia tak kenal lelah untuk berkirim surat kepada siapapun yang dinilainya mampu untuk berzakat. Dalam setiap kesempatan dia tak sungkan untuk mendatangi rumah orang untuk meminta sumbangan bagi panti.Terbayang oleh saya , ibu saya yang berusia 70 tahun harus berlelah lelah mendatangi rumah orang. Menurut ceritanya pernah dia diminta  menunggu 3 jam diteras oleh pemilik rumah untuk mendapatkan uang tak lebih rp. 100,000. Dia syukuri setiap sen yang didapat. Bukan masalah besar atau kecil santunan tapi ikhlasnya yang lebih penting. Dan terlebih penting lagi adalah kesadaran untuk peduli dan memberi karena Allah. Bagi dia upaya membangun kesadaran itu adalah dakwah Akbar yang setara dengan jihad.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Alhamdulilah, menurut ibu saya kini sudah ada yang berniat mewakafkan tanahnya untuk panti itu. Juga sudah ada beberapa orang bersedia menjadi donatur tetap panti itu. Beberapa yayasan berkaliber nasional juga menaawarkan diri untuk membantu pengembangan panti itu. Rencananya dalam waktu dekat akan bertambah penghuni panti menjadi 20 anak. Jumlah ini tentu akan terus bertambah. Kami putra putrinya berserta cucunya mendengar cerita beliau, tak bisa menahan tangis haru akan semangat ibu. Beliau menjadi inspirasi bagi kami semua. Terutama saya merasa malu dan rendah dihadapan ibu saya , yang walau usia 70 tahun namun tak pernah lelah menggunakan sisa umurnya untuk berbuat bagi kaum duafa; fakir miskin , yatim piatu. Kami semua berjanji akan bersama sama ibu untuk semangat cinta , memberi untuk semua.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hikmah yang saya dapat dari ibu saya adalah jangan pernah berpikir panjang bila ingin berbuat baik. Artinya &lt;i&gt;bersegeralah&lt;/i&gt; , jangan pikirkan soal kekurangan atau berbagai kendala dengan akal tapi laksanakan dengan hati maka Allah akan menutupi kekurangan itu dan menyempurnakanya. D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ari Abu Hurairah ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “&lt;i&gt;Bersegeralah&lt;/i&gt; kamu sekalian untuk beramal sebelum datangnya tujuh hal: apakah yang kamu nantikan kecuali kemiskinan yang dapat melupakan, kekayaan yang dapat menimbulkan kesombongan, sakit yang dapat mengendorkan, tua renta yang dapat melemahkan, mati yang dapat menyudahkan segalanya atau menunggu datangnya Dajjal padahal ia sejelek-jelek yang ditunggu, atau menunggu datangnya hari kiamat padahal kiamat adalah suatu yang sangat berat dan menakutkan. (H.R. Tirmidzi).&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Mungkin begitu banyak kita punya rencana dan niat  baik tapi itu hanya tinggal rencana. Tak pernah bergerak walau selangkah. Kita berhenti pada satu kendala ” bagaimana memulai tanpa uang ”. Kemudian kita berdoa agar Allah mengirim orang untuk memberi uang agar rencana baik itu terlaksana. Setiap hari kita hanya menunggu dan berharap bantuan. Tanpa terasa waktu berlalu dan harapan hampa. Mulai bertanya mengapa doa tak terkabulkan. Padahal sulit rasanya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;orang lain akan mendukung  tanpa melihat bukti apa yang telah kita lakukan dengan rencana baik itu. Kita percaya kepada Allah tapi kita tidak percaya kepada sunattullah. Yang diperlukan untuk berlakunya sunattulah adalah berbuatlah dari apa yang bisa diperbuat walau ukurannya kecil. Jangan berhenti berbuat dan terus bergerak serta berserah diri kepada Allah. Lihatlah hasilnya nanti , doa akan terkabul karena bertemunya syariat dan hakikat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-5525280858960023940?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/5525280858960023940/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=5525280858960023940' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5525280858960023940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5525280858960023940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/09/berbuatlah.html' title='Bersegeralah.....'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-GuloGNAA05U/TmDv0pzywMI/AAAAAAAAB08/O-0Dzba_xoc/s72-c/monarch-emerging-metaphorm2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-8080484082127839483</id><published>2011-08-29T11:45:00.004+07:00</published><updated>2011-09-12T21:04:48.493+07:00</updated><title type='text'>Memaafkan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-2Y8PaP0k0Ec/TlsaQgULrMI/AAAAAAAAB00/5eausm6q1Dk/s1600/lebaran1.png" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 183px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-2Y8PaP0k0Ec/TlsaQgULrMI/AAAAAAAAB00/5eausm6q1Dk/s200/lebaran1.png" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5646135428693863618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mungkin anda kecewa ,marah, sedih , kesal, dengan seseorang maka itu tandanya anda sedang berhadapan dengan emosi terendah dihadapan Allah. Namun ketika anda memaafkan maka kedudukan anda begitu tingginya dihadapan Allah. Ya, besok lebaran datang, sebuah tradisi muslim nusantara adalah saling memaatkan. Kepada kerabat dekat, langkah diayun , senyum mengambang seraya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tangan terjulur untuk saling memaafkan.Kepada kerabat jauh, bila sempat ditemui, bila tak sempat maka &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan SMS berterbangan untuk sekedar mengingatkan salah dosa dan memohon maaf lahir dan batin. Ya lebaran sebagai penutup ritual Puasa selama bulan ramadhan, adalah bentuk kesalehan sosial untuk saling memaafkan disertai untuk saling berbagi lewat zakat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari kecil ibu saya mendidik saya untuk belajar memaafkan sebelum dimintai maaf. Karena ketika kita memaafkan sebetulnya kita sedang memelihara hati kita dari segala prasangka buruk terhadap seseorang.  Ya hanya karena prasangka buruk saja sudah bisa merusak iman dan sekaligus menyediakan tempat terindah bagi iblis untuk bersemayam dihati. Dalam keseharian karena ulah seseorang atau sekelompok orang , kadang membuat saya dirugikan tidak sedikit. Bahkan bukan hanya rugi materi tapi kadang diikuti oleh rugi non materi. Tentu saat itu saya merasa tertekan dan marah. Harga diri saya terasa diinjak injak. Pada waktu bersamaan segala macam pikiran buruk datang untuk melawan dan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;membalas &lt;span&gt; &lt;/span&gt;secara setimpal. Namun seketika saya coba untuk menahan letupan emosi itu.. Tak mudah tentunya. Tapi selalu saya berhasil untuk memaafkan dan akhirnya melupakan. Tak ada istilah bagi saya ”maaf yang tak termaafkan”. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Memaafkan dan akhirnya melupakan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Itulah indahnya ”maaf”. Ketika kita memaafkan dengan ikhlas maka pada waktu bersamaan kita bisa melupakannya. Mengapa semudah itu ? karena yang selalu mengingatkan peristiwa itu dan membakar emosi anda untuk marah dan marah adalah syaitan. Semakin lama anda memendam marah atau benci atau kecewa, atau kesal, atau sedih, kepada seseorang semakin beragam bisikan iblis. Kalau anda termasuk orang yang perkasa dan berkuasa , anda bisa membalasnya seketika. Tapi apakah setelah membalas demdam tertunaikan ? oh, tidak. Itu akan terus berlangsung dan berlangsung. Bagi yang dibalas, akan melakukan hal yang sama untuk berpikir bagaimana membalas kembali. Ini akan terus berputar putar tanpa ujung , yang akhirnya membuat orang tidak lagi sehat lahir batin. Dia tidak lagi memiliki dirinya. Cara keluar dari jebakan syaitan itu hanya satu yaitu memaafkan dengan tulus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kalau anda memaafkan bukan berarti anda mentolerir tapi berusaha untuk merubah yang buruk menjadi baik, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;berpikir serta berdoa agar seseorang itu akan berbuat lebih baik &lt;span&gt; &lt;/span&gt;atau setidaknya tidak akan melakukan kebodohan yang sama seperti yang dilakukannya kepada anda. Ketika Rasul berniat hijrah ke Thaif, disambut hujan batu dan pengusiran yang sangat kejam, beliau tetap bersikap lemah lembut. Tak sedikitpun kemarahan nampak pada wajahnya. Ketika Malaikat Jibril datang menawarkan bantuan untuk menghancurkan bani Thaif dengan batu-batu gunung, beliau justru menjawab: “Allahummahdii qaumii fainnahum laa ya’lamuun, Ya Allah, berilah kaumku petunjuk, sebab mereka belum mengerti.” Bani Thaif ketika itu belumlah menjadi kaumnya, bahkan mereka saat itu adalah musuhnya. Akan tetapi dalam do’anya, beliau menyebut mereka sebagai kaumnya. &lt;span lang="SV"&gt;Itulah bentuk kasih sayang Rasulullah yang besar kepada ummat manusia.” . Tentu denga sikap waspada tanpa menjauh “Maka disebabkan rahmat Allah, kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. &lt;/span&gt;Karena itu maafkanlah mereka.” (QS. Ali Imraan: 159).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yang terberat dalam hidup ini adalah meminta maaf dengan mengakui kesalahan dan berjanji untuk menebusnya besok dengan kebaikan. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Yang mulia dalam hidup ini adalah memaafkan dengan ikhlas dan teramat mulia adalah memberikan maaf sebelum orang lain meminta maaf. Ya sifat pemaaf adalah sifat cinta dan kasih sayang. Peliharalah sikap cinta itu dengan mudah memaafkan. Rasulullah bersabda, “Maukah aku ceritakan kepadamu tentang sesuatu yang menyebabkan Allah memuliakan bangunan dan meninggikan derajatmu? Para sahabat menjawab, tentu. Rasul bersabda, "Kamu bersikap sabar (hilm) kepada orang yang membencimu, memaafkan orang yang berbuat zhalim kepadamu, memberi kepada orang yang memusuhimu, dan menghubungi orang yang telah memutuskan silaturrahim denganmu.” (HR. Thabrani)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-8080484082127839483?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/8080484082127839483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=8080484082127839483' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8080484082127839483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8080484082127839483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/08/memaafkan.html' title='Memaafkan'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-2Y8PaP0k0Ec/TlsaQgULrMI/AAAAAAAAB00/5eausm6q1Dk/s72-c/lebaran1.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-8113045549643229989</id><published>2011-08-17T06:10:00.032+07:00</published><updated>2011-08-18T12:42:46.016+07:00</updated><title type='text'>Proklamasi</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-NNLx5KQ70Lg/Tkt0HvVCGHI/AAAAAAAABzQ/Li1wMfahUXU/s1600/teks-proklamasi.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 159px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-NNLx5KQ70Lg/Tkt0HvVCGHI/AAAAAAAABzQ/Li1wMfahUXU/s200/teks-proklamasi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5641730634524268658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum proklamasi, sudah disepakati batang tubuh ( &lt;i&gt;backbone&lt;/i&gt;) bangsa ini adalah Pancasila. Tak mungkin tubuh berdiri kokoh tanpa batang tubuh. Ya kan. Batang sudah terbentuk namun tubuh tak jelas bagaimana rupanya. Tapi kemerdekaan harus segera diproklamirkan. Tidak bisa ditunda. Demikian desak kaum muda ketika itu. Itulah sebabnya "..mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l., &lt;i&gt;akan&lt;/i&gt; diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.” Kapan &lt;i&gt;akan&lt;/i&gt; diselenggarakan ? Sesingkat singkatnya berapa lama ? siapa yang akan menyelenggarakan itu. Lantas &lt;i&gt;d l l&lt;/i&gt; ( dan lain lain) itu apa ? Jadi nampak sekali bahwa revolusi Indonesia ketika itu tak seperti leninis dengan manifesto Komunis atau tak seperti revolusi Islam Iran dibangun diatas Al Quran dan hadith. Ya sepertinya Proklamasi  sebuah expresi  pragmatisme yang membuka ruang bertikai tak berkesudahan.&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Proklamasi , suasana ketika itu dibawah ancaman serdadu jepang disetiap sudut kota. Ada rasa cemas ketika itu namun &lt;i&gt;what will be will be. B&lt;/i&gt;enarlah setelah proklamasi perang dan perang terjadi. Darah dan korban bertaburan diseluruh pelosok negeri. Setelah semua reda. Lantas &lt;i&gt;what next&lt;/i&gt; ? Tubuh itu terus menggeliat dan akhirnya tak seutuhnya melekat dengan batang tubuh ( &lt;i&gt;backbone&lt;/i&gt;). Dia menjadi bongkok dan mudah dibelokan karena situasi transaksional politik. Di era Orla , jargon nasionalis, komunis dan agama lebih punya harga , kesanalah orang ramai berkiblat. Kemudian di Era Orba , komunis dijadikan musuh, islam di curigai, nasionalisme dapat angin namun selebihnya yang tampil hanya sosok Soeharto dan Abri berserta kroninya. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Di era reformasi, semua tampak kepermukaan hanya dalam bentuk bendera partai tapi soal sikap maka pragmatisme lebih dicintai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Lain era , lain rezim , lain pula ceritanya namun temanya tetap sama. Menjajah. Ekonomi tumbuh, angka statistik ditebar diatas optimistis bahwa hari esok akan lebih baik. Kitapun berbangga diri masuk dalam kelompok 20 negara maju. Namun dipelosok desa, di hamparan kebun sawit, diatas deru traktor mnegeruk tambang, terdapat  jutaan buruh berupah murah dan berwajah muram. Sementara diatas kemakmuran negeri orang terdapat jutaan para jongos Indonesia. Mereka mungkin tidak pernah membayangakan bila dulu kakek neneknya dizaman kolonial diperlakukan sama dengan mereka kini. Tidak ada bedanya!. Mengapa ? Karena hari ini APBN tidak bisa diadakan  dengan jargon cinta tanah air atau nasionalisme atau Pancasila.  Tidak bisa! Ia harus diperoleh dari pajak dan bagi hasil dengan Asing yang menguras SDA. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Harus diperoleh dari belas kasih sayang para underwriter surat hutang. Kepada merekalah kita harus menghamba. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Berlalunya waktu kita hanya menyaksikan negeri ini jadi arena kompetisi para elite berebut harta dan kekuasaan. &lt;span lang="SV"&gt;Begitu banyak kasus korupsi yang mudah ditebak bahwa semua itu berangkat dari system yang brengsek. System yang mengharuskan para elite bekerja keras menumpuk harta agar bisa melewati proses tampil sebagai orang terpilih dalam lingkaran elite kekuasaan. Tak ada kekuasaan yang didapat dengan gratis direpublik ini. Kualitas kepemimpinan ditentukan oleh rating dan propaganda media massa. &lt;/span&gt;Citra dibangun dengan all at cost agar orang banyak percaya untuk ditipu. Tak terbilang teriakan lapar para buruh tani, buruh nelayan memelas agar mereka dibela diatas tanah yang dulu dibela dengan darah oleh leluhurnya. Namun suara itu hilang ditelan kepongahan para elite yang memanjakan nafsu dan menjadikan kekuasaan bagaikan candu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Enam puluh enam tahun telah berlalu , sejak para syuhada menjemput sahid dimedan laga, sejak darah menganak sungai memenuhi setiap jengkal tanah ibu pertiwi. Kini , semangat heroik bela negara semakin terhalau ditengah budaya individulis. Tak ada lagi gelegar semangat menguatkan hati membela setiap jengkal tanah karena semua sudah ter-regulasi sedemikian rupa untuk orang asing boleh &lt;span&gt; &lt;/span&gt;kembali menjajah secara legitimit. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Inilah nasif negeri yang dibangun diatas pragmatisme. Tak ada sesunguhnya cinta dan juga tak ada sesungguhnya benci. Yang ada hanyalah kepentingan pemodal dan pasar, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang lambat laun tanpa disadari NKRI pun sudah dipravitisasi secara substasi  lewat &lt;i&gt;mind corruption. &lt;/i&gt;Maka kata &lt;i&gt;kemerdekaan&lt;/i&gt; pada teks proklamasi hanya ada dikala upacara dan setelah itu dilupakan. Benar benar telupakan seiring terkikisnya nasionalisme.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Di hari Proklamasi ini, teman saya mengajak saya melantunkan lagu hymne "gugur bunga", “betapa hatiku takkan pilu, telah gugur pahlawanku. Betapa hatiku takkan sedih, hamba ditinggal sendiri. Siapakah kini pelipur lara nan setia dan perwira, siapakah kini pahlawan hati, pembela bangsa yang tak korupsi. Telah gugur harga diri karena nafsu korup disana sini.” Airmata berlinang. Oh, Negeriku sayang, negeri ku malang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-8113045549643229989?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/8113045549643229989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=8113045549643229989' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8113045549643229989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8113045549643229989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/08/proklamasi.html' title='Proklamasi'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-NNLx5KQ70Lg/Tkt0HvVCGHI/AAAAAAAABzQ/Li1wMfahUXU/s72-c/teks-proklamasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-4622020738814628797</id><published>2011-08-10T03:09:00.010+07:00</published><updated>2011-08-11T11:33:35.762+07:00</updated><title type='text'>Keimanan dan Akal</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-WDSrccR6nkU/TkGUjMQELbI/AAAAAAAAByk/hQWrbPmsmO0/s1600/filsafat.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 164px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-WDSrccR6nkU/TkGUjMQELbI/AAAAAAAAByk/hQWrbPmsmO0/s200/filsafat.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5638951540749512114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kemarin saya mendapat kiriman &lt;a href="http://ejajufri.wordpress.com/2011/08/08/dialog-ulama-dengan-si-cerdik/"&gt;link&lt;/a&gt; pada satu tulisan di web. Tulisan ini sekitar dialogh antara seorang ahli dalam soal agama dengan seorang penanya yang mempertanyakan konsep soal Tuhan yang di imani oleh Islam. Dalam dialogh itu sang tokoh ahli agama tersudut. Menurut saya sang penanya berangkat dari tesis filsafat yang begitu hebat mempertanyakan sebuah keyakinan yang tak bisa ditembus dengan akal. Sebetulnya diskusi antara agama dan filsafat adalah diskusi yang sudah berumur panjang sejak dahulu kala. Seakan sengaja saling berbeda pendapat dan mengekalkan perbedaan itu. Sebetulnya keduanya bisa saling melengkapi. Karena agama islam adalah agama tentang kebenaran yang dapat dicerna dengan akal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pertanyaan yang sering diajukan adalah apakah akal manusia dapat menjangkau Tuhan secara murni tanpa sinaran wahyu yang nota bene dimiliki oleh agama? Beragam jawaban pernah muncul dalam sejarah. Sebagian filosof mengklaim bahwa akal saja sudah cukup untuk menemukan Tuhan, namun yang lain menyanggah dengan dalih bahwa akal terbiasa berpikir dengan kategori-kategori sementara Tuhan adalah samudera eksistensial yang tidak bertepi ( QS Al-Ikhlas 112) . Sebetulnya akal saja tidak cukup sebagai alat untuk menjangkau. Sejak zaman Yunani yang dianggap sebagai cikal bakal lahirnya model pemikiran filsafat, gagasan tetang Tuhan tidak dapat dirumuskan secara memuaskan oleh akal.  Pada zaman Yunani Thales memunculkan gagasan bahwa asal mula dunia adalah air tetapi ia masih dibingungkan oleh pemikiran antara air sebagai dewa dan hanya unsur pertama alam semesta. Bahkan Plato maupun Aristoteles, tidak berhasil merumuskan gagasan tentang tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dalam pemikiran Plato, para dewa memiliki kedudukan yang lebih rendah ketimbang Ide. Matahari dianggap Plato sebagai dewa. Namun, Matahari, yang merupakan dewa itu merupakan anak Kebaikan, yang bukan dewa. Begitu juga dengan Aristoteles, meski secara cemerlang menemukan gagasan tentang penggerak pertama (prime mover), tetapi ia tidak berhasil menjelaskan tentang siapa yang dimaksud dengan penggerak pertama tersebut. Dan kekaburan rumusan itu terus saja berlangsung sampai agama Yahudi muncul. Pertanyaan tentang Tuhan yang selama ini remang berubah ketika Musa, melalui wahyu yang diterimanya, mewartakan tentang Tuhan sebagai yang satu yang bernama &lt;i&gt;Dia adalah Di&lt;/i&gt;a. Sejak masa inilah gagasan tentang tuhan menemukan jawaban yang terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama memang bukan filsafat, tetapi ajaran agama, mengajukan prinsip-prinsip filosofis yang kaya. Karena itu, ia dapat membantu perncarian akal terhadap Tuhan. Arogansi akal untuk dapat secara mandiri menemukan tuhan tanpa sinaran wahyu, adalah sesuatu yang naïf. Dan hal itu telah terbukti dalam pencarian para filosof Yunani bahkan ketika Descartes berusaha memisahkan filsafat dari agama. Usaha Descartes menghasilkan sebuah paradoks, sebab sebagai penganut agama Kristen yang taat tuhan Descartes adalah Tuhan Kristen, tetapi sebagai filosof Tuhan yang diyakini adalah Tuhan yang semata berfungsi sebagai katalisator dalam dunia Cartesian, yang mekanik. Inilah yang kemudian memunculkan kritikan terkenal dari Pascal, “Saya tidak dapat memaafkan Descartes. Dalam seluruh filsafatnya, dia tampaknya sudah siap menyingkirkan Tuhan. Namun, dia ‘membuat’ Tuhan memberikan suatu perangsang agar dunia ini bergerak; di luar hal ini dia tidak lagi membutuhkan Tuhan”. &lt;/span&gt;Meski begitu, masih terdapat Tuhan dalam filsafat Descartes. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Ini berbeda dengan perkembangan dalam filsafat kontemporer yang sepenuhnya dibawah dominasi Imanuel Kant dan August Comte. Dalam pandangan keduanya pengetahuan direduksi menjadi sekedar pengetahuan ilmiah dan gagasan tentang itupun masih direduksi lagi menjadi intelejibilitas yang dipersiapkan oleh Newton. Akibatnya, gagasan tentang Tuhan dalam filsafat ini dianggap sebagai omong kosong. Sebab Tuhan bukan objek pengetahuan empiris. Bagaimanapun cara pandang terhadap fakta, pasti tidak ada fakta yang dapat mendukung gagasan tentang Tuhan. Lalu masih relevankah berbicara tentang Tuhan ketika sains—yang merupakan salah satu pengejawantahan filsafat kontemporer—sudah sanggup menyibak berbagai selubung misteri dan menjungkalkan mitos tentang alam semesta?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pernyataan semacam itu muncul karena ketidaksiapan menerima kenyataan bahwa agama dan filsafat (juga sains) adalah dua lanskap yang seharusnya dapat bertemu. Karena sains menjawab pertanyaan tentang &lt;i&gt;bagaimana&lt;/i&gt; sedang agama menjawab tentang &lt;i&gt;mengapa&lt;/i&gt;. Hanya saja tidak banyak orang yang berani mengakuinya. Para sains atau filosof kontemporer yang terpikat oleh daya pesona rasio kehilangan selera terhadap metafisika dan agama. Sementara yang lain, karena terlalu khusuk dalam berkontemplasi menyadari bahwa metafisika dan agama seharusnya dapat dipertemukan tetapi tidak tahu di mana dan bagaimana. Karena itu ada yang kemudian memisahkan agama dari filsafat, atau meninggalkan agama demi fisafat atau sebaliknya. Padahal hal tersebut, dalam pandangan Gilnson tidak perlu terjadi. Dan menurutnya orang yang dapat melakukan hal itu adalah mereka yang dapat menyatukan bahwa Tuhan filosof adalah Tuhan yang juga dipeluk oleh Ibrahim, Ishaq dan Ya’kub.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Maka perlunya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;sinergi agama dan filsafat untuk memahami alam dan Tuhan, sebagaimana Karen Armstrong mencoba menawarkan tamasya yang mengasyikkan dengan menelusuri sejarah gagasan tentang Tuhan sejak masa awal yang dapat dicatat. Filsafat Islam juga tidak bisa dilepaskan dari pemikiran Yunani. Lahirnya aliran filsafat paripatetik, iluminasi, atau yang lain merupakan bentuk penafsiran yang diberikan oleh filosof Muslim terhadap pemikiran Yunani. Gagasan tentang Filsafat Cahaya oleh Suhrawardi, teori emanasi oleh kalangan Neo-Platonisme, konsep insan kamil oleh kaum sufi, misalnya, merupakan hasil proses dialektik yang dilakukan oleh para filosof muslim berdasarkan ajaran agamanya  dengan konsep-konsep para Filosof agung Yunani semisal Plato, Aristoteles atau Plotinus. Tak lain sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-4622020738814628797?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/4622020738814628797/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=4622020738814628797' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/4622020738814628797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/4622020738814628797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/08/keimanan-dan-akal.html' title='Keimanan dan Akal'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-WDSrccR6nkU/TkGUjMQELbI/AAAAAAAAByk/hQWrbPmsmO0/s72-c/filsafat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-381584610051695765</id><published>2011-08-06T19:32:00.010+07:00</published><updated>2011-08-18T06:53:41.874+07:00</updated><title type='text'>Rahman rahim</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-cfd8HheYnSE/Tj007E1u6pI/AAAAAAAAByY/UsmeTgbpGb8/s1600/bismillah%2Brahman%2Brahim.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cfd8HheYnSE/Tj007E1u6pI/AAAAAAAAByY/UsmeTgbpGb8/s200/bismillah%2Brahman%2Brahim.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5637720498053769874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bulan Ramadhan , bulan penuh rahmat. Demikian saya katakan kepada &lt;span&gt; &lt;/span&gt;teman ketika berbuka puasa bersama. Tapi teman ini dengan cepat menjawab bahwa Islam itu adalah agama Rahmat. Nabi Muhammad dikirim kedunia tak lain adalah rahmat bagi alam semesta.( QS 21: 107). Melalu rasul lah rahmat Allah ditebar dimuka bumi. Dalam bentuk apa rahmat itu ? tanya saya. Teman ini menjelaskan , Yang utama rahmat Allah itu adalah  AL-Quran dan Rasul ” Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. QS.al-Ahzab.33/56.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Allah SWT berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya. Dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan.sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu," (QS al-Baqarah: 208). Artinya segala aspek kehidupan kita haruslah bersandar kepada AL Quran dan hadith. Dengan itulah kita bisa menapak kehidupan yang penuh cobaan ini agar selamat melewati proses meraih rahmat Allah. Tentu bukanlah langkah yang mudah dan murah. Karena rahmat Allah itu memang sulit dan mahal, kecuali bagi orang yang bersungguh sungguh mencari ridho Allah, sebagaimana firman Allah "Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. &lt;span lang="SV"&gt;Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik," (QS al-‘Ankabuut: 69).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Yang harus dipahami, lanjut teman itu lagi,  bahwa rahmat Allah itu hak pererogatif Allah.“Allah menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya”. QS:3/74. dan Allah mengetahui apabila mereka dibiarkan begitu saja dengan apa yang sudah difahami, mereka akan meninggalkan amal dan bergantung kepada &lt;i&gt;kehendak&lt;/i&gt; azali, maka Allah berfirman: “Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat dari orang-orang yang berbuat baik”. QS:7/56. Kepada “Kehendak” segala sesuatu itu bersandar dan bukan kepada segala sesuatu “Kehendak” itu bersandar. Artinya setiap muslim harus mampu menjadi penyebab datangnya rahmat Allah itu kepada yang lain. Caranya tentu dengan berbuat baik , ikhlas karena Allah, yang teraktual dengan sifat cinta dan kasih sayang. Akhlak seperti inilah yang membuat umat islam itu sebagai titisan rasul yang tak lain rahmat bagi alam semesta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Lanjutnya teman itu, Kehebatan ibadah ritual manusia, tingginya nilai spiritual sosial manusia, tidak menjamin itu akan mendapatkan rahmat Allah. &lt;/span&gt;Artinya aktualisasi manusia yang kita lihat dalam beragama seperti puasa, zakat, sholat, haji dan lain sebagainya , nilainya hanya Allah yang tahu dan tentu Allah pula yang berhak memberikan rahmat . Karena rahmat Allah itu berhubungan dengan Ikhlas. Yang tahu manusia itu ikhlas atau tidak ya hanya Allah.  Nah ramadhan adalah ibadah untuk Allah. Sebagai bentuk latihan ujian keikhlasan beribadah kepada Allah, untuk jalan menggapai rahmat Allah. Pengaruh ibadah puasa ini memang berspektrum sosial luas sekali. Yang pasti membuat manusia terlatih sabar mengendalikan hawa nafsunya serta juga melatih rasa empati kepada mereka yang lapar untuk semakin memperdalam sifat kasih sayang kepada mereka yang tidak beruntung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ya, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Rahmat dalam Islam adalah rahmat yang sesuai dengan kehendak Allah dan ajaran-Nya, baik berupa perintah atau larangan. Memerangi kemaksiatan juga adalah rahmat, sekalipun sebagian orang tidak setuju dengan tindakan tersebut. Mengapa ? kezoliman dan kemaksiatan menghalangi datangnya rahmat Allah. Makanya jihad melawan orang kafir yang zolim adalah rahmat, meskipun sekelompok manusia tidak suka jihad dan menganggapnya sebagai tindakan kekerasan atau terorisme. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Allah berfirman, "Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui," (QS al-Baqarah: 216). Benarlah bahwa misi utama umat islam adalah &lt;i&gt;harus mampu menjadi sebab &lt;/i&gt;sampainya rahmat Allah Ta’ala kepada makhluk lain, walau itu tidak mudah dan murah, termasuk memerangi kezoliman dan kemaksiatan&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-381584610051695765?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/381584610051695765/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=381584610051695765' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/381584610051695765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/381584610051695765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/08/rahman-rahim.html' title='Rahman rahim'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-cfd8HheYnSE/Tj007E1u6pI/AAAAAAAAByY/UsmeTgbpGb8/s72-c/bismillah%2Brahman%2Brahim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-5582234303720595994</id><published>2011-08-01T05:46:00.004+07:00</published><updated>2011-08-01T05:54:13.220+07:00</updated><title type='text'>Kembalilah...</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Jy688MH12cg/TjXb3_kRl8I/AAAAAAAABw4/6LETMjkyxcw/s1600/kursi-kekuasaan.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 177px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Jy688MH12cg/TjXb3_kRl8I/AAAAAAAABw4/6LETMjkyxcw/s200/kursi-kekuasaan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5635652263726913474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Kalian bakal berambisi terhadap kepemimpinan dan itu akan menjadi penyesalan di hari kiamat. Maka senikmat-nikmat kepemimpinan adalah saat seseorang menyusu darinya (menjabat), dan secelaka-celakanya adalah saat orang melepaskan penyusuannya (mati).”. Demikian baginda Rasul bersabda. Mungkin kamu tahu soal hadith ini yang di rawikan. Al-Bukhari dan Muslim. Tentu kamu paham sekali dan sangat paham. Aku hanya ingin mengingatkan sesuatu yang mungkin kamu lupa.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Betapa tidak, saudaraku. Berita buruk , tentang suap mengkorup APBN bertebaran di media massa tentang kau dan Partai yang kau pimpin. Aku tidak tahu berita buruk itu senafas dengan perbuatanmu sebenarnya. Karena yang tahu sesungguhnya adalah kamu dan Allah. Tapi sadarilah sebegitu besarnya amarah orang ramai kepadamu karena didasarkan oleh cinta besar akan sosokmu. Mereka melihatmu dan berharap hari esok akan mengukir tentang kebaikan , kebenaran dan keadilan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Nampaknya, berlalunya waktu ambisi terhadap kedudukan membuatmu lupa akan kasih sayang dan setelah berkuasa maka cinta dan kasih semakin terhalau. Kamu&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;telah tergoda dengan cinta pujian dan kedudukan di tengah para pecinta dunia. Kamu berhias dengan ilmu sebagaimana berhiasnya dengan pakaian yang indah demi duniamu. Tetapi kamu tidak menghiasi ilmumu dengan mengamalkannya untuk cinta dan kasih sayang sebagai sebuah akhlak mulia.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Jiwamu&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;cenderung kepada cinta kedudukan sehingga kamu&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;cinta bermajelis dengan keluarga petinggi negeri&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;serta larut dalam &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; hidup sesat dengan bermandikan kemewahan lahiriah , &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;ajudan yang berlapis melindungi mu untuk senantiasa berjarak dengan orang miskin. Maka jalur partai kamu pilihi sebagai landasan nafsu untuk terbang menjangkau langit. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sehingga kamupun berusaha untuk menjadi Pemimpin Partai. Namun kamu&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;tidak mungkin mendapatkannya kecuali dengan mengorbankan agamamu, sehingga kamu pun merendah-rendah di hadapan Pempimpin Negeri. Kamu pun melayani&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Penguasa, dan bukan rakyat jelata. Tak nampak lagi garang wajahmu ketika menyaksikan secara dekat kezoliman dibangun secara sistematis. Tak nampak suara indahmu melantunkan firman Allah untuk tegaknya kalamullah.Yang kutahu, kamu mendiamkan perbuatan-perbuatan buruk yang tersurat maupun tersirat. Kepintaran kamu pergunakan untuk membenarkan semua hal yang buruk itu untuk mendapatkan restu melapangkan jalan ambisi memanjakan nafsumu. Akhirnya dapat ditebak, mereka pun mengangkatmu sebagai Ketua Umum Partai. Itu&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;laksana disembelih tanpa pisau, sehingga kamu berutang budi kepada mereka, yang membuatmu harus membalas budi tersebut. Kamupun lupa kepada Rabbmu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saudaraku , mengapa kamu sangat mencintai kekuasaan dan melupakan kebenaran yang harus kamu kejar. Ketahuilah bahwa kekuasaan itu sangat mudah memenjarakan dirimu. .Sangat mudah membuatmu dahaga sepanjang waktu, yang akhirnya menderai hidupmu dalam kelelahan tak bertepi. Tak akan sudah citamu mengggenggam kekuasaan sampai kamu menyadari bahwa kekuasaan itu adalah tugas teramat mulia namun teramat sulit dipikul oleh manusia. Tahukah kamu, setiap kali kita berdoa kepada Allah agar tidak dipikulkan beban yang apabila kita tidak sanggup mengembannya. Adakah ada beban terberat selain kekuasaan ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kamu sempat mencibirkan keluhanku. Kamu bilang bahwa inilah misi manusia dimuka bumi sebagai khalifah untuk menegakkan amar makruf nahi munkar. Kekuasaan adalah alat untuk menegakkan kebenaran , kebaikan dan keadilan itu sendiri. Benar! Aku tidak berbeda pendapat soal itu. Aku hanya ingin bila kekuasan itu datang bukanlah kita cari tapi dia datang dengan sendirinya sebagai sebuah takdir yang tak bisa dielak. Bila itu terjadi maka pertolongan Allah akan menyertai kita, sebagaimana baginda Rasul pernah bersabda kepada sahabatnya ““Wahai Abdurrahman, janganlah kamu meminta kepemimpinan. Karena jika engkau diberinya karena engkau mencarinya engkau akan dibiarkan mengurusi sendiri (tidak Allah bantu). Tetapi jika engkau diberinya tanpa mencarinya maka engkau akan dibantu (Allah l) dalam mengurusinya.” (Shahih, HR. Al-Bukhari dan Muslim). Paham ,&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apakah mungkin diera sekarang kekuasaan akan datang dengan sendirinya tanpa diperjuangkan,. Jangan jadi utopis. Realitstislah! Kita hidup dalam era berkompetisi. Era demokrasi, dimana kemenangan harus diperjuangkan untuk mendatangkan kekuasaan dalam genggaman. Paham, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;, Katamu. Oh, saudaraku, ini akan menghalangimu mendapatkan kebaikan akhirat dan kemuliaanNYA, Ingatlah firman Allah ““Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al-Qashash: 83). Suka tidak suka caramu mendapatkan kekuasaan di era kini memaksamu mengawalinya dengan kesombongan melalui pencitraan dan tentu buahnya adalah kesombongan pula yang berujung tak mungkin kepada nilai nilai takwa. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kembalilah sebelum terlambat. Terlalu banyak contoh betapa kekuasaan diatas banyak ambisi dan rekayasa tak lain adalah berperang dengan Allah dan pada akhirnya selalu kalah dalam kehinaan. Kembalilah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-5582234303720595994?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/5582234303720595994/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=5582234303720595994' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5582234303720595994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5582234303720595994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/08/kembalilah.html' title='Kembalilah...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Jy688MH12cg/TjXb3_kRl8I/AAAAAAAABw4/6LETMjkyxcw/s72-c/kursi-kekuasaan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-1821444468080185001</id><published>2011-07-30T00:47:00.009+07:00</published><updated>2011-07-30T06:51:34.873+07:00</updated><title type='text'>Belajar dari hewan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-kghhmRIJMHs/TjLytlO9eyI/AAAAAAAABwk/DCsetBIwgXg/s1600/kelinci.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 178px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-kghhmRIJMHs/TjLytlO9eyI/AAAAAAAABwk/DCsetBIwgXg/s200/kelinci.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5634832948696808226" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Ketika makan malam, teman saya sempat melempar kata kata yang mengundang dialogh. Dia berkata , belajarlah dari hewan ! saya sempat terkejut. Mengapa harus belajar dengan hewan, Bukankah hewan tidak punya akal sehebat manusia. Kenapa pula harus belajar dengan hewan Aneh.! Belum hilang keterkejutan saya , teman ini melanjutkan. Kami orang China , belajar bijak dari hewan. Wah, dia bicara tentang ” bijak ” dan itu belajarnya dari hewan. Rasa ingin tahu saya bangkit. Saya ingin lebih tahu banyak alasannya berkata seperti itu. Teman ini tersenyum sambil menatap saya dan menyuap sup dihadapannya. Kami umat islam, disarankan oleh rasul untuk belajarlah kenegeri China, tapi malah orang china belajarnya dari Hewan. Kata saya. Kini dia tidak lagi tersenyum tapi tertawa berderai derai. Mungkin ada benarnya. Jawabnya. Ada empat jenis hewan yang patut menjadi pembelajaran bagi kita. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Katanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Apa empat hewan itu ? tanya saya. Teman ini menjawab dengan cepat. Pertama adalah kelinci, kedua adalah srigala, ketiga adalah keledai dan keempat adalah Lebah. Sebetulnya hampir semua hewan dapat dipelajari sifatnya dan semuanya kaya hikmah. Tapi untuk kebijakan hidup, memahami empat ini saja sudah membuat kita sangat bijak. Kelinci , jelasnya,&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;hewan yang rajin bekerja keras namun sedikit makan. Bertolak belakang dengan kerbau, malas kerja kecuali dipaksa namun banyak makan. Kelinci tak suka bertengkar satu sama lain. Bertolak belakang dengan srigala atau singa. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Ia merupakan hewan yang paling akur dengan sesamanya. Dalam situasi apapun kelinci selalu punya akal untuk bertahan hidup dan melindungi dirinya dari segala resiko. Dalam kehidupan kelinci , mengutamakan perdamaian dan kerja keras tanpa ada sifat rakus serta keyakinan untuk mampu berbuat secara mandiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Srigala, adalah hewan yang suka berkelompok. Dalam mencari mangsa atau rezeki mereka selalu melakukannya bersama sama. Bila menghadapi bahayapun mereka saling melindungi secara berkelompok. Lantas apanya yang hebat dari Srigala.? bukankah terkesan srigala rakus dan licik dan pemangsa ? Tapi ada yang lebih hebat dari srigala, bahwa pemimpin selalu tampil digaris depan untuk menghadapi resiko. Contoh , untuk memasuki wilayah baru, selalu pemimpin kelompok datang sendirian. Sementara yang lain menanti dari kejauhan. Bila situasi aman dan terkendali maka pemimpin akan melolong tinggi untuk didengar oleh anak buahnya dari kejauhan. Maka berhamburanlah anak buahnya memasuki wilayah baru dengan tenang. Bila ternyata pemimpin mengalami hambatan dari musuh dan akhrnya tewas, maka salah satu dari mereka akan tampil sebagai pengganti untuk memasuki wilayah itu dan menghadapi segala kemungkinan buruk. Kalau dapat mangsa ,pemimpin makan belakangan atau makan sisa anak buah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Keledai, adalah hewan suka makan namun tak rakus dan tak bertenaga sekuat kuda. Namun sekali dia melangkah maka dia tak berhenti walau seberat apapun beban dipunggungnya. Keledai tak suka menyepak. Dia teramat sabar diantara hewan lainnya. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Keledai tidak bergerak seperti kuda yang perkasa dan anggun namun keledai  melangkah dengan kepala kebawah terkesan seperti makhluk bodoh dan lemah. Dia akan terus melangkah dan melangkah dengan sabar. &lt;span&gt;&lt;/span&gt;Dia adalah pribadi hewan yang cinta perdamaian dan kesetiaan diatas sifat rendah hati dengan kesabaran yang tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Lebah, adalah hewan yang pandai mengorganisir dirinya secara berkelompok. Masing masing mempunyai perannya untuk keutuhan kelompoknya. Apabila diserang oleh musuh maka lebah &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;tak pernah lari. Dia akan bertarung melindungi sarangnya dan tentu sang ratu harus dijaga dengan nyawa. Kemanapun lebah hinggap maka kebaikan yang ditebarkannya.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Walau banyak bunga yang diisap sarinya, banyak bunga yang dia hinggapi, &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;namun dia akan kembali kesarangnya, memberikan kehidupan bagi kelompoknya dan juga sang ratu. Lebah adalah pribadi yang cinta perdamaian dengan mengutamakan kebaikan dan mengutamakan kesetiaan diatas segala galanya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Teman itu tersenyum kepada saya. Lanjutnya, sebagai wiraswastawan , maka belajarlah kepada kelinci yang rajin bekerja keras namun tidak rakus. Sebagai Pemimpin organisasi sosial maupun politik &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;maka belajarlah kepada Srigala, yang selalu siap digaris depan mengambil resiko. Sebagai pekerja atau profesional , maka belajarlah kepada keledai. Walau terkesan lemah dan bodoh namun rendah hati dan kuat melangkah menanggung beban berat dengan penuh kesabaran, yang pasti tidak rakus. Sebagai orang biasa, maka lebah adalah pelajaran terbaik karena dia hanya memberikan kebaikan dan manfaat kepada orang lain namun tetap istiqamah untuk melawan segala keburukan dan kezoliman, walau nyawa taruhannya. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bagi saya, segala yang terbentang di bumi ini adalah ayat ayat Allah yang merupakan pembelajaran bagi mereka yang berakal. Alam terhampar menjadi guru. Baik dan buruk adalah pelajaran bagi kita untuk menjadi sempurna. Demikian saya menyimpulkan. Teman itu hanya tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-1821444468080185001?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/1821444468080185001/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=1821444468080185001' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1821444468080185001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1821444468080185001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/07/belajar-dari-hewan.html' title='Belajar dari hewan'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-kghhmRIJMHs/TjLytlO9eyI/AAAAAAAABwk/DCsetBIwgXg/s72-c/kelinci.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-3917030367827117479</id><published>2011-07-21T09:27:00.006+07:00</published><updated>2011-07-30T07:16:09.614+07:00</updated><title type='text'>Pak Karim...</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-8CGeytmC7wg/TiePP934h2I/AAAAAAAABt0/Lem0N_N9Bcs/s1600/iman.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-8CGeytmC7wg/TiePP934h2I/AAAAAAAABt0/Lem0N_N9Bcs/s200/iman.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5631627363519858530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Dihadapan Allah kita tidak bisa menimpakan kesalahan kepada ulama bila ternyata fatwa yang dikeluarkan ulama itu salah. Kita bertanggung jawab atas sikap kita sendiri dan tidak bisa orang lain dilibatkan. Manusia memiliki kebebasan dan bertanggung jawab atas setiap pilihannya” itulah prinsip yang diajarkan oleh Pak Karim kepada saya. Dia guru spiritual saya. Yang membuat saya tak bosan mendengar pituahnya yang selalu berdasarkan Al Quran dan Hadith. Bila saya bertanya tentang satu masalah , dia dengan tanggap membuka kitab mulia. Lembaran kitab mulia itu dibukanya dengan cepat untuk sampai kepada jawaban atas pertanyaan saya. Diapun akan membaca ayat ayat Al Quran dan sedikit ulasan dalam hadith yang berhubungan dengan firman Allah itu. Kemudian , dia serahkan kepada saya untuk bersikap. Kalau saya desak , mengapa Allah berfirman seperti itu. Dia tidak mau menjawab. Itu urusan Allah, katanya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mengapa ? menurutnya satu ayat firman Allah di dalam Al Quran melebihi segala pengetahuan yang ada pada manusia. Ilmu pengetahuan manusia hanyalah setetes air ditengah samudera Ilmu Allah. Itulah sebabnya terlalu sombong bila manusia menganggap pintar dengan pengetahuannya. Puncak dari ilmu bukanlah sains tapi keimanan kepada Allah, ya sebuah kesadaran bahwa manusia tidak berarti apapun tanpa Allah, yang akan membuat manusia senantiasa rendah hati dihadapan Allah. Demikian wejanngan Pak Karim kepada saya.  Inilah yang membuat saya tak pernah berprasangka buruk terhadap situasi yang ada disekitar saya. Mengapa umat islam terbelakang dibandingkan umat lain?.  Saya berusaha menghindar tentang kajian budaya, filsafat, sosiolog tentang jawaban atas pertanyaan itu. Sama halnya mengapa Nabi Yunus selalu kalah dalam undian diatas kapal yang akhirnya dia orang terpilih untuk dikorbankan agar kapal selamat dari karam dan akhirnya ditelan ikan Paus. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Menurut Pak Karim, ketika itu rahasia kekalahan Nabi Yunus dalam undian diatas kapal itu belumlah dibuka oleh Allah. Di era Nabi Muhammad barulah itu dibuka sebagaimana  surah Annisaa' (4) ayat 163, Al-An'aam (6) ayat 86, Yunus (10) ayat 98, Al-Anbiyaa (21) ayat 87-88, dan Alshaafaat (37) ayat 139-148. Butuh berabad abad akhirnya tabir itu terbuka. Tapi ketika itu Nabi Yunus menerimanya dengan ikhlas sambil berzikir “Laa ilaha illa Anta, Subhanaka inni kuntu min al-zhalimin (Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau sesungguhnya saya termasuk orang-orang yang zalim) “ sebagai ujud puncak keimanan kepada Allah , yang tak pernah berprasangka buruk kepada Allah atas segala peristiwa yang datang, walau itu sangat pahit dan menyakitkan. Kasihnya Allah kepada umat Muhammad , berbagai rahasia kebijakan Allah di masa masa nabi sebelunya  disingkap dalam kitab mulia sebagai cara agar kita  menggunakan akal kita untuk mencapai puncak keimanan kepada Allah. Singkatnya kehebatan telaah teologis, sains yang kita miliki belum cukup untuk sebagai sandaran beriman kepada Allah. Maka iman adalah iman , yang hanya bisa dipahami oleh hati , dan ini hidayah Allah, rahmat Allah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Demikianlah sedikit tentang perkenalan saya dengan Pak Karim. Kini dia telah tiada. Telah berlaku takdir untuknya pada tanggal 20 Juli 2011,jam 11.30, kembali dalam dekapan rabb nya. Terakhir saya bertemu dengan beliau  tiga minggu lalu di Surabaya. Dialogh dalam untaian nasehat kepada saya , masih terngiang ngiang ditelinga saya. Rasa hormat saya kepadanya bukanlah karena dia pejabat politik, jutawan tapi kerendahan hatinya , yang hidupnya telah diwakafkan kepada Allah. Betapa tidak? Dia ekonom lulusan German. Berkarir di luar negeri lebih dari 10 tahun dan hinggap dilebih 10 negara maju. Namun perjalanan hidupnya mengajarkannya untuk kembali pulang ke Indonesia. Mungkin dia merasa bernasip sama dengan Nabi Yunus yang lari dari umatnya yang ingkar. Ketika dia pulang, dia tak mengejar jabatan bergengsi sebagai professional di Partai atau di Perusahaan. Dia memilih untuk dekat kepada umat yang lemah. Beberapa panti Asuhan di bangun dan dikelolanya dengan segala keterbatasannya, dan akhirnya berkembang. Diapun membangun jaringan kesehatan ala Nabi yang menggabungkan pengobatan yang diajarkan sunnah dan pendekatan keimanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apa yang saya tahu tentang Pak Karim, betapa banyak cita citanya untuk umat islam, yang membuat dia tak pernah berpikir soal apapun ketika dimintai tolong. Betapa banyak obsesinya untuk tegaknya kalamullah dibumi  ini, yang tak pernah membuatnya lelah bila dimintai nasehat tentang kebenaran, kebaikan dan keadilan,  Betapa banyak cintanya kepada kaum duapa, yang tak pernah membuatnya lelah menggerakan semua potensi untuk berbuat dan berkoban. Kini semuanya telah dia lewati dengan segala keterbatasnya sebagai manusia untuk akhirnya berhenti dan selesai. Selamat Jalan Pak Karim. Ya Allah, ampunilah seluruh dosa dan kesalahannya dengan mendapatkan tempat sebaik baiknya disisi mu, ,ya Allah. Amin, ya Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-3917030367827117479?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/3917030367827117479/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=3917030367827117479' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3917030367827117479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3917030367827117479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/07/pak-karim.html' title='Pak Karim...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-8CGeytmC7wg/TiePP934h2I/AAAAAAAABt0/Lem0N_N9Bcs/s72-c/iman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-679414331330716584</id><published>2011-07-16T09:06:00.006+07:00</published><updated>2011-07-16T16:36:07.741+07:00</updated><title type='text'>Rasa Aman</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-vftU4c6q8MA/TiDyugsLZqI/AAAAAAAABso/rQkf2F8qYyU/s1600/ohislam-solat.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 113px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-vftU4c6q8MA/TiDyugsLZqI/AAAAAAAABso/rQkf2F8qYyU/s200/ohislam-solat.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629766415076255394" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Kemarin saya bertemu dengan teman. Sudah hampir sepuluh tahun tidak bertemu. Terakhir saya tahu dia terkena AIDS – HIV. Virus mematikan dan merupakan musuh dunia modern nomor  satu. Tapi ketika saya bertemu kemarin, dia nampak sehat dan bahkan wajahnya lebih bersih , lebih fresh. Dia sehat?. Saya tak ingin bertanya soal penyakitnya dulu. Cukuplah saya senang bahwa dia sehat. Namun , dia sendiri bercerita kepada saya prihal penyakitnya. Menurutnya, ketika vonis AIDS-HIV itu jatuh kepada dirinya maka yang dia lakukan adalah mempersiakan diri dengan sebaik baiknya untuk mati. Dia tidak punya lagi target hebat seperti orang kebanyakan. Hidupnya dijalani dengan sedemikian rupa tidak membuat dia stress. Pengelolaan pabrik diserahkan kepada istri dan iparnya. Sementara dia memilih pekerjaan yang menyenangkan dirinya. Keluarganyapun dapat menerimana itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Walau keluarga ingin agar dia dirawat oleh rumah sakit terbaik namun dia menolak. Dia ingin menjadikan AIDS – HIV itu sebagai anggota keluarga baru dalam tubuhnya. Ini berkah dari Tuhan, katanya. Berkah ? ya karena lewat virus ini dia bisa berdialogh setiap hari dengan Tuhan. Bukankah dialogh terbaik terjadi apabila kita sangat dekat dengan Tuhan. Apakah ada yang paling dekat dengan Tuhan kecuali diambang kematian  yang pasti itu. Demikian alasannya.  Lantas apa yang dia kerjakan. ? Setelah mencoba melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti mencintai Piano, mendengar live music dipusat hiburan terbaik , berwisata ketempat tempat termashur didunia, dia belum merasakan kepuasan penuh. Dia masih gelisah dan kosong ditengah penantian akan kematian akibat Virus HIV itu. Dia bertanya dan mencari sebuah bentuk kebahagiaan di sisa sisa umurnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Ketika dalam perjalanan di Bangkok, dia bertemu dengan seseorang gadis, pelajar asal Australia yang kehilangan dompet dan passport. Gadis  itu dalam kebingungan di Bandara.  Didorong rasa kasihan , dia membantu gadis itu mengurus kehilangan passport pengganti di Kedutaan dan sekaligus memberi uang untuk ticket pulang. Sebulan setelah itu, ada surat dari keluarga gadis itu sampai dirumahnya. Ketika usai membanca surat itu, dia merasakan sesuatu yang luar biasa mengalir hangat didalam tubuhnya. Dia merasa lahir kembali dalam damai menyelimuti bahtera hatinya. Mengapa ? dalam surat itu orang tua gadis itu bertutur “ ketika putri saya dekat, saya merasa sayalah pelindung putri saya. Tapi ketika dia jauh dari saya, lantas siapakah pelindungnya ? Ternyata bukan kita sebagai pelindung siapapun. Kita hanyalah perantara saja. Pelindung sebenarnya adalah Tuhan. Dia ada dimana saja dan kapan saja. Termasuk pada diri anda untuk memberikan sepatah cinta kepada putri saya. Bersyukurlah bila kita menyadari ini karena menghayati ini adalah kunci kedamaian dan kebahagiaan”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Sejak itulah dia semakin mencari cara bagaimana bisa menolong orang lain. Dia  ingin menjadi wakil Tuhan untuk menebarkan cinta kepada siapapun di bumi ini. Setiap dia berbuat baik ada jutaan atom kebahagiaan meliputi hatinya. Dia tercerahkan dalam damai akibat dari social spiritualnya namun belum sepenuhnya menemukan kesejatian dalam rasa aman. Dia masih belum merasakan kehadiran Tuhan dalam dirinya. Hanya dia tahu Tuhan membayangi setiap social spiritualnya.  Dia ingin lebih dari itu. Tapi bagaimana  ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Nampak oleh saya airmatanya berlinang. Ya, lanjutnya. Kebahagiaan itu ada pada saat kita merasa aman dari segala masalah. Rasa aman itu harta tak terbilang didunia ini. Semua orang berusaha mencari keluar tapi tak pernah menemukannya. Sama halnya dengan apa yang sudah dia lakukan dengan banyak pergi ketempat yang indah, melakukan yang dikira menyenangkan , banyak social spiritual namun tetap tidak bisa merasakan kebahagiaan. Karena tidak ada rasa aman. Dia terdiam sebentar. Saya memberikan kesempatan untuk dia menghela nafas. Seperti ada desakan hebat didalam hatinya untuk mengungkapkan sesuatu yang lebih , sesuatu yang berasal dari lurung hati terdalamnya. Benar, Tuhan ada pada diri kita. Benar Tuhan menjaga kita siang dan malam. Benar Tuhan berdialogh dengan kita disetiap waktu dan kesempatan. Tapi bagaimana membenamkan keyakinan ini hingga mendapatkan rasa aman bagi diri kita. Itulah masalahnya. Dia  harus mencari sumber bisikan itu. Dia  harus menenukan pelindung sejatinya. Tuhan ada untuk dia  dan tugasnyalah menemukannya. Katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Agama menyediakan jawaban itu. Juga menyediakan jalan menemukan Tuhan. Dia  berusaha mengexplore semua agama, semua jalan yang ditawarkan.  Namun hanya satu jalan yang membuat akal dan hatinya  berdamai untuk menerima, yaitu Islam. Diapun memeluk agama islam. Demikian katanya. Kini saya yang terharu. Oh, ternyata begitulah rahasia Allah, Penyakit yang dikirim tapi nikmat hidayah yang diterimanya. Taubah yang dijemputnya. Subhanallah. Kemudian dia melanjutkan.  Dia mendalami islam. Dia menemukan hakikat islam. Ternyata ,menurutnya, Jalan manusia itu sudah ditentukan dengan pasti ketika ruh manusia akan ditiupkan kedalam jasad” Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap ruh mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul, (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan).” (Al A’raf: 172). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Dalam diri manusia ada Ruh yang telah bersaksi Tiada Tuhan selain Allah. Maka dalam diri kita ada secuil ruhNYA “Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya.”. (Q.S. 38:72). Inilah hakikat hubungan antara kita dengan Tuhan. Katanya. Ruh selalu menyuarakan kebaikan. Selalu menyuarakan kedamian sebagaimana sifat Allah yang maha pengasih lagi penyayang. Namun walau sebegitu dekatnya antara kita denganNya, walau sebegitu seringnya Ruh berdialogh dengan kita, masalahnya adalah apakah kita peduli dengan ruh itu dan mau mendengarnya? Itulah yang membuat manusia itu tidak pernah menemukan kedamaian manakala dia menjauh dari Agama. Katanya. Saya terpukau dengan ulasan teman ini. Karena hanya lewat agamalah kita mendapat rahasia kehadiran Tuhan pada diri kita. Allah mengirim rasul kedunia tak lain tak bukan adalah memberikan kabar gembira kepada manusia tentang jalan pulang kepada kesejatian sebagai sebaik baiknya makhluk ciptaan Allah. Sebuah reminder system yang maha agung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Ketika dia menemukan Tuhan dalam dirinya. Rasa damail meliputi hatinya. Dia ikhlas dengan semua yang terjadi. Berjalannya waktu, penyakit yang mematikan itu sembuh dengan sendirinya tanpa pernah dia datang kedokter atau kerumah sakit untuk perawatan medis. Benarlah , bila manusia sudah menyatu dengan Allah, maka segala organ jasadnya termasuk mikro kosmos berupa virus, bakteri yang merupakan bagian dari jaringan DNA , bertasbih kepada Allah dan tentu hanya melaksanakan perintah Allah, dan Allah cinta kepada orang yang dekat kepadaNYA,. Maka apapun yang meliputi raganya tentu akan bergerak untuk menjadi sebaik baiknya fungsi yang menyehatkan dan mendamaikan, sehat lahir batin. Itulah harta yang tak ternilai melebihi segala apa yang ada didunia sebagai buah iman dan taqwa. Katanya dengan tesenyum, Subhanallah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-679414331330716584?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/679414331330716584/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=679414331330716584' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/679414331330716584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/679414331330716584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/07/rasa-aman.html' title='Rasa Aman'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-vftU4c6q8MA/TiDyugsLZqI/AAAAAAAABso/rQkf2F8qYyU/s72-c/ohislam-solat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-4836874912257195531</id><published>2011-07-15T03:01:00.009+07:00</published><updated>2011-07-15T07:36:26.005+07:00</updated><title type='text'>Sekali dan mati</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-QyLLTy9xAMY/Th9MOMdByCI/AAAAAAAABsI/pu1oB5PMcUg/s1600/syeikh-hisyam-sby-11.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-QyLLTy9xAMY/Th9MOMdByCI/AAAAAAAABsI/pu1oB5PMcUg/s200/syeikh-hisyam-sby-11.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629301865981265954" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam wafat ,tampilah para sahabat beliau menggantikannya sebagai pmeimpin umat islam. Mereka disebut Khulafaur Rasyidin yang terdiri dari Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali. Dalam sejarah dunia hingga kini , seperti mereka, belum ada tandingannya pemipin yang mampu dan berani menegakan kalamulllah tentang kebenaran, kebaikan dan keadilan.  Mengapa ? kerena mereka mendapatkan bimbingan Allah. Pemimpin yang menerapkan syariat Islam dengan kaffah dan adil terhadap rakyatnya. Namun kita semua tahu bahwa semua mereka mengakiri usianya dengan tragis, terbunuh ditangan pengecut , membunuh mereka dengan cara cara tidak kestria. Bahkan Abu Abakar menurut cerita kitab tarikh al-Khulafa’ (1/74, MS) karangan Imam as-Suyuthi dan tarikh ath-Thabari menyebutkan beliau  diracun oleh orang yahudi. Setidaknya mereka semua berlaku seperti syair Khairil Anwar " sekali berarti sesudah itu mati. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Kita tidak tahu pasti apa rahasia dibalik takdir yang menjemput para pemimpin terbaik diplanet bumi itu. Yang kita tahu bahwa Allah berbuat dengan sesukanya dan rahasia Allah termaha luas. Saya teringat kata teman saya bahwa ini sebagai pelajaran termahal kepada umat islam bahwa perjuangan menegakkan kalamullah itu tidaklah mudah dan murah. Kehidupan didunia ini hamparan ibadah terluas bagi orang beriman. Baik dan buruk bersanding tak terelakan. Tak mudah untuk mengetahui dengan pasti orang terdekat kita, lingkungan kita. Kita hanya bisa menduga duga dan kemudian berserah diri kepada Allah untuk terhindar dari prasangka buruk. Namun dari sikap seperti inilah yang kadang membuat umat islam yang beriman dan bertakwa sangat renta untuk dikalahkan secara tak adil. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Menegakkan kebenaran ,kebaikan dan keadilan sesuai bimbingan Allah , memang sangat utopis, seruan sorga yang menolak keras segala kezoliman dimuka bumi walau dalam bentuk apapun. Kompromi hati , kompromi pemikiran, tak dikenal bagi mereka yang  dibimbing oleh Allah. Mereka terlalu kuat untuk dipengaruhi harta, jabatan, wanita. Mereka terlalu kuat untuk difitnah, dilecehkan. Mereka selalu kuat dalam kondisi apapun termasuk bila harus berseberangan dengan orang orang terdekatnya, orang orang yang nampak setia dan mendukungnya. Baginya perjuangan minggikan kalamullah , cukuplah Allah sebagai penilai. Tak penting karena itu dia harus kehilangan citra. Harus kehilangan jabatan. Bahkan kehilangan sahabat , keluarga. Karena semua yang ada padanya adalah cobaan dari Allah untuk mengujinya agar mencapai kesempurnaan , sebaik baiknya ketakwaan dihadapan Allah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Apa yang saya uraikan tersebut diatas tak lain sebagai bentuk kerinduan saya sebagai orang beriman akan pemimpin sekaliber Khulafaur Rasyidin,sahabat Nabi, untuk menjadi pemimpin di negeri saya. Apakah ini hanya sebuah utopia ditengah dunia yang brengsek ? Apakah ini impian ditengah siang hari. Apakah ini berharap hujan ditengah terik  matahari. Oh, tidak kawan.  Selagi Allah kita yakini ada, selagi AL quran dan Hadith kita ikuti, semua hal itu adalah realita yang harus kita jemput. Harus kita perjuangkan. Didunia ini , dikehidupan ini, tak ada yang sulit. Karena kita diciptakan Allah sangat istimewa. Karena kita tempat Allah membanggakan dirinya dihadapan semua mahkluk. Keistimewaan itu sudah melekat pada diri kita untuk menjadi sebaik baiknya makhluk dan pemimpin dimuka bumi. Caranya cukuplah bersandar kepada Al quran dan Sunah. Cukup. Tak sulit. Tak sesulit seperti memahami tulisan Ekonom Alfred Marshall, J.M. Keynes, . Tak sesulit seperti memahami tulisan sosiolog Auguste Comte ,  Pierre Guillaurne Frederic Le Play, Max Weber, Karl Marx.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;SBY, telah ditakdirkan sebagai pemimpin diatas banyak harapan tentang kebenaran, kebaikan dan keadilan setelah kita lelah dengan janji para pemimpin sebelum tak pernah tertunaikan.  Berjalannya waktu, kita mulai kembali disadarkan harapan itu semakin sirna. Tentu kita tidak boleh berprasangka buruk kepada manusia apalagi itu adalah pemimpin kita. Hanya setidaknya ditengah carut marut Partai yang dimpimpinnya , kita hanya berharap lagi agar beliau berkaca kepada Khulafaur Rasyidin. Bahwa hadiah tertinggi dari Allah kepada siapapun manusia yang berjuang dijalan Allah adalah syahid. Mati sebagai suhada ditangan musuhnya. Ya, walau tak harus nyawa meregang dari jasad namun setidaknya siaplah berbuat karena Allah walau harus meregang jabatan dari kekuasaan. Ingatlah bahwa sebaik baiknya nilai itu adalah dihadapan Allah. Semoga SBY dapat menarik hikmah dari segala peristiwa yang datang untuk meyakini hidupnya hanya sekali dan sangat singkat, dan alangkah meruginya bila tidak "berarti" dihadapan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-4836874912257195531?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/4836874912257195531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=4836874912257195531' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/4836874912257195531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/4836874912257195531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/07/sekali-dan-mati.html' title='Sekali dan mati'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-QyLLTy9xAMY/Th9MOMdByCI/AAAAAAAABsI/pu1oB5PMcUg/s72-c/syeikh-hisyam-sby-11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-5883103623193778356</id><published>2011-07-09T07:33:00.007+07:00</published><updated>2011-07-10T07:50:08.094+07:00</updated><title type='text'>hikmah Ilahiyyah</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Fb4fXyW4KR4/TheipT2Vv8I/AAAAAAAABqQ/pIIc1LRJEv8/s1600/dna_infograph1.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 191px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Fb4fXyW4KR4/TheipT2Vv8I/AAAAAAAABqQ/pIIc1LRJEv8/s200/dna_infograph1.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627145090009251778" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Saya merasa seolah-olah bedah transplantasi telah menyerahkan tubuh saya kepada jiwa yang asing- perasaan saya, cara saya bertindak, cara saya merasakan berbagai hal, pemikiran dan keinginan saya- semuanya berubah, seolah-olah ada dua jiwa yang menetap di tubuhku.”. Demikian ungkapan penerima donor jantung pada operasi transplatasi. Bahkan dalam beberapa kasus ada&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;kepribadian penerima donor jantung&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;praktis tidak dikenali lagi oleh orang-orang terdekatnya, dan bahkan oleh dirinya sendiri. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; ahli berkeyakinan bahwa seluruh tubuh dan pikiran manusia tidaklah terpisahkan. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; keterkaitan antara pikiran, emosi, dan tubuh manusia. Kebanyakan orang saat ini menganggap memori (ingatan) hanya terkait dengan fungsi otak, sementara saat ini sudah banyak ilmuwan yang menolak anggapan tersebut.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Candace Pert&lt;/i&gt;, penulis buku “&lt;i&gt;Molecules of Emotion: Why You Feel the Way You Feel&lt;/i&gt;” mengatakan, “Memori tidak hanya tersimpan di dalam otak, tetapi juga tersimpan di dalam sebuah jaringan psikomatis yang meluas ke seluruh organ internal tubuh sampai ke permukaan luar kulit manusia.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah menemukan bahwa neuropeptides ada dalam semua jaringan tubuh manusia, Pert meyakinkan bahwa melalui cellular receptor (sel-sel yang peka rangsangan), kemungkinan pikiran atau memori tinggal di dalam bawah sadar atau kesadaran manusia yang secara psikologis telah terjadi jalinan hubungan antara memori, organ dan pikiran.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Para saintis dari Universitas &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Arizona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; dan penulis &lt;i&gt;The Living Energy Universe, Gary Schwartz, PhD&lt;/i&gt;, dan &lt;i&gt;Linda Russek, PhD,&lt;/i&gt; mengemukakan hipotesa universal living memory (memori yang berada di segenap alam semesta) yang mereka yakini bahwa “Semua sistem menyimpan energi secara dinamis…dan informasi ini diteruskan sebagai suatu kehidupan, atau sistem yang berkembang setelah struktur fisik telah terbentuk. Schwartz dan Russek percaya bahwa teori inilah yang bisa menjelaskan bagaimana informasi dan energi dari jaringan pendonor bisa muncul secara sadar ataupun tidak sadar pada si penerima donor.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;P&lt;i&gt;aul Pearsall, MD&lt;/i&gt;, seorang psychoneuroimmunologist dan penulis buku T&lt;i&gt;he Heart’s Code&lt;/i&gt;, telah meneliti pemindahan memori melalui pencangkokan organ tubuh. Setelah mewawancarai hampir 150 penerima donor jantung dan organ tubuh lain, Pearsall mengemukakan suatu penemuan bahwa ternyata jaringan sel-sel yang hidup mempunyai kapasitas untuk mengingat. Akhirnya pada musim semi 2002, bersama Schwartz dan Russek, Pearsall melakukan satu penelitian, yang diterbitkan &lt;i&gt;Journal Near-Death Studies&lt;/i&gt;, dengan judul, “Perubahan Paralel Kepribadian Pada Penerima Donor Jantung Dengan Si Pendonor.”. Ini semakin menjelaskan bahwa tubuh manusia dibentuk oleh DNA. Ketika transplatasi itu dilakukan sebetulnya terjadi pula transfer informasi DNA donor kedalam tubuh penerima donor&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;dan ini akan menjadi bagian dari bab jurnal kehidupan nya. &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Makanya penerima donor dapat berubah sifat sesuai dengan pemberi donor. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Di dalam DNA itu tersimpan informasi tentang sejarah kehidupan keturunan sejak para leluhur sampai kepada diri kita dan selanjutnya akan diteruskan kepada anak kita, cucu kita sampai generasi dunia berakhir. Informasi pada DNA itu bagaikan buku jurnal yang sambung bersambung tanpa putus. Segala tabiat baik dan buruk pada diri kita kini akan direkam baik oleh DNA kita dan kemudian akan diteruskan kepada generasi dibawah kita. Walaupun kita sudah bertobat dengan segala perbuatan maksiat namun tetap saja informasi tentang maksiat itu terekam didalam sistem DNA kita dan ini akan diteruskan kepada keturunan kita sebagai sebuah blue print kehidupannya. Artinya ada memori  kebaikan dan juga keburukan dalam DNA kita dan itu adalah bagian dari takdir kita.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Itulah sebabnya mengapa Agama diturunkan oleh Allah untuk membuat manusia mampu mengelola unsur informasi DNA tentang kebaikan dan keburukan itu, agar kita selamat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Manusia berbeda dengan binatang yang sudah di design oleh Allah secara tetap. Seperti lebah yang mampu mengorganisir dirinya untuk bertahan hidup. Seperti Harimau yang piawai menjadi kill master terhadap mangsanya. Dan lain sebagainya. Perbedaan manusia dengan binatang terletak pada jiwa.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Jiwa manusia sendiri memang memiliki dua sisi. Satu sisi menuju &lt;i&gt;alam ruh&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;alam tinggi, alamu’ a’la&lt;/i&gt;) dan sisi lain menuju &lt;i&gt;alam bawah&lt;/i&gt; (rendah, alam materi yang terikat dengan fenomena DNA ) di mana dia diperintah agar memelihara dua sisi yang saling berseberangan ini. Dari sisi yang menuju alam tinggi ia mirip dengan malaikat dalam berbagai keutamaan dan ketekunan beribadat kepada Tuhannya. Sedangkan sisi yang menuju alam bawah membuatnya mampu berinteraksi dengan alam bawah yang terformulasi dari unsur materi (&lt;i&gt;alam khalq&lt;/i&gt;). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Penguasaan jiwa terhadap alam materi tersebut adalah melalui tubuh fisik (jism). I&lt;/span&gt;tulah sebabnya bila manusia meninggalkan agama maka dia kehilangan kendali untuk mengelola &lt;i&gt;alam ruh&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;alam bawah&lt;/i&gt;.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  Bila agama kosong maka jangankan transplatasi materi ( jantung atau organ tubuh ) , transplatasi pemikiran orang lain saja bisa membuat kita tidak menjadi diri kita. &lt;/span&gt;Allah menurunkan agama dengan mempengaruhi akal untuk mencernanya. Karena agar manusia pada akhirnya tetap bisa cenderung pada sisi yang tinggi, maka Allah memperkuatnya dengan akal agar dapat menerima apa yang disampaikan dari para malaikat dan Rasul-Nya, di samping juga sanggup memahami apa yang dikehendaki Tuhannya. Inilah kebijakan Tuhan (&lt;i&gt;hikmah Ilahiyyah&lt;/i&gt;) yang menjadikan manusia itu istimewa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-5883103623193778356?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/5883103623193778356/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=5883103623193778356' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5883103623193778356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5883103623193778356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/07/manusia.html' title='hikmah Ilahiyyah'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Fb4fXyW4KR4/TheipT2Vv8I/AAAAAAAABqQ/pIIc1LRJEv8/s72-c/dna_infograph1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-225948115009544026</id><published>2011-06-25T12:15:00.006+07:00</published><updated>2011-06-25T12:43:46.987+07:00</updated><title type='text'>Ekonomi Akhlak</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/--ZMJBKG_ME0/TgVweQTEN5I/AAAAAAAABn0/NrLm1ohRyag/s1600/akhlak.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 118px;" src="http://1.bp.blogspot.com/--ZMJBKG_ME0/TgVweQTEN5I/AAAAAAAABn0/NrLm1ohRyag/s200/akhlak.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622023374915254162" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 27px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Gagasan "role modeling&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;" sebagaimana yang dikatakan oleh&lt;i&gt; Ronald McIntosh&lt;/i&gt; bahwa jumlah uang dan kekuasaan yang datang dengan kapitalisme Amerika begitu signifikan bahwa semua orang menginginkan itu. Realitas malang masyarakat kapitalis sepenuhnya bahwa prioritas tertinggi adalah keuntungan, dan bukan kesejahteraan konsumen. Akibatnya, Amerika telah menciptakan reputasi yang serakah, korup, dan arogan. Selanjutnya, Negara lain beranggapan bahwa mereka hanya bisa menjadi sukses dalam masyarakat kapitalis jika didasarkan kepada kearifan budaya local. Seperti apa yang dikatakan oleh&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Jonathan Joseph,&lt;/i&gt; sebuah negara seperti Jepang , yang membanggakan diri atas nilai nilai kehormatan akan terkejut oleh standar moral masyarakat kapitalis. Begitupula sikap China yang sulit menerima mental capitalism yang membuat individualism. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pada konferensi Islam di Granada, Spanyol, pada Juli 2003 yang dihadiri oleh sekitar dua ribu peserta, mengeluarkan satu seruan bahwa&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;sistem ekonomi kapitalis tamat. Game is over. Saatnya dunia masuk dalam system ekonomi Islam. Seperti apa system ekonomi Islam itu ? Inilah pertanyaan mendasar. Ketika orang berdagang bebas menentukan harga yang dia suka selagi pembeli suka , dan melarang Negara mengintervensi harga maka wajah kapitalis nampak sekilas pada Islam. Namun ketika islam memaklumkan keberadaan sikaya dan simiskin maka semakin jelas wajah kapitalis yang anti komunis. Namun ketika Islam mengharuskan zakat untuk membantu mereka yang duapa maka wajah sosialis nampak pada islam. Bahkan zakat ini bersanding erat dengan tauhid sebagaimana firman Allah “tegakanlah sholat dan tunaikanlah zakat. “&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Namun yang harus dicatat bahwa Zakat adalah aktivitas kebajikan yang dilakukan secara suka rela sebagai dasar keimanan kepada Allah. Bukan didasarkan kepada aturan manusia. Artinya tidak memberikan kebenaran kepada otoritas ( pemerintah ) untuk membuat harta dan kekayaan rakyat sebagai milik negara untuk dibagi bagikan. Ini jelas “mimpi masyarakat tanpa kelas”&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;seperti jargon Sosialis komunis tidak sesuai dengan Islam. Dari dunia kapitalis dan sosialis komunis , islam berdamai dalam satu hal dan menolak dalam lain hal. Tak ubahnya seperti China yang tetap memegang erat sosialis komunis namun berdamai dengan system kapitalis; Apa yang membuat kapitalis meminggirkan orang miskin akan di eliminasi oleh Negara dalam bentuk aturan. Apa yang membuat kapitalis mampu membuat orang gemar berproduksi dan berdagang maka itu akan didukung dengan aturan. Tidak semua hal dalam kapitalis buruk, dan tidak semua hal tentang sosial baik. Demikian prinsip china sebagai dasar reformasi Deng.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seperti halnya China, sadar bahwa system perbankan adalah bagian dari mesin kapitalis untuk membuat orang kaya aman menyimpan dananya dan juga sebagai financial resource bagi dunia bisnis untuk berkembang. China menerima bunga sebagai bagian dalam system kapitalis tapi menolak bunga yang memberatkan peminjam. Untuk itu Negara mengendalikan bunga bank dengan ketat lewat penguasaan saham seluruh perbankan di China. Mungkin ini seperti kesimpulan dalam penelitian soal riba yang dilakukan oleh&lt;i&gt; Dr Imad-ad-Dean Ahmad&lt;/i&gt; (Presiden Minaret of Freedom Institute,) bahwa kata riba berarti biaya yang terlalu tinggi sehingga menindas pengguna. Biaya tinggi tersebut mungkin dikenakan sebagai bunga atau sebagai harga penjualan. J&lt;i&gt;ika harga penjualan suatu barang terlalu tinggi sehingga ia menindas, maka itulah riba&lt;/i&gt;. Sebaliknya, jika suku bunga yang dikenakan adalah sesuai dengan nilai di pasar dan tidak menindas, berarti itu tidak bisa dikategorikan sebagai riba. Disinilah peran negara islam atau khilafah berperan untuk mengatur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tesis&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;tentang kapitalisme dan sosialisme sebagai buah kreasi manusia akan menjadi liar&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;ketika manusia ditempatkan sebagai penguasa system. Capitalism bergerak tak terkendali ditangan kebebasan individu . Sosialisme bergerak tak terkendali&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;ditangan Negara karena kekuasaan Negara tak terbatas. Hal ini yang menjadi biang persoalan adalah tidak menyatunya aturan etika moral dalam kedua system itu. Ia menjadi sesuatu yang terpisah. Itulah mengapa Islam harus tampil sebagai sebuah solusi. Karena dalam Islam , system adalah etika moral itu sendiri atau yang disebut dengan akhlak mulia.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Islam tidak mengenal istilah capitalism atau socialism. Ekonomi dalam islam adalah &lt;i&gt;Sistem ekonomi Akhlak&lt;/i&gt;, yang menempatkan kebenaran, kebaikan dan keadilan diatas segala galanya. Sumber pembenaran , kebaikan,&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;keadilan itu bukan didasarkan pada norma norma budaya dan akal manusia tapi berdasarkan titah Ilahi yang diteladankan oleh Rasul. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini PR bagi para ulama untuk mentafsirkan Al Quran dan hadith dengan bersandar&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;kepada hakikatt kebenaran , kebaikan , dan keadilan yang ditetapkan oleh Allah dan diteladankan oleh Rasul. Jangan sampai tafsir soal Al Quran dan Hadith menjadi sebuah tesis baru lagi yang justru tidak beranjak dari kesalahan fatal system capitalism dan socialism. Tak ada salahnya melihat China mengelola capitalism dan socialism dengan menempatkan Taoism and Confucianism sebagai pijakan bersikap atas kedua system itu. Saya yakin Al Quran dan Hadith lebih hebat dibandingkan Taoism and Confucianism.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-225948115009544026?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/225948115009544026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=225948115009544026' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/225948115009544026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/225948115009544026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/06/ekonomi-akhlak.html' title='Ekonomi Akhlak'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/--ZMJBKG_ME0/TgVweQTEN5I/AAAAAAAABn0/NrLm1ohRyag/s72-c/akhlak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-3984071180399505070</id><published>2011-06-18T00:43:00.003+07:00</published><updated>2011-06-18T07:22:33.122+07:00</updated><title type='text'>Berbagi...</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-bl5STKC_Yb0/TfuSvs9kxpI/AAAAAAAABnQ/sUxtKy9JNBM/s1600/socbiz.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-bl5STKC_Yb0/TfuSvs9kxpI/AAAAAAAABnQ/sUxtKy9JNBM/s200/socbiz.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5619246308295755410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Sebelum krisis global, tahun 2005, inggeris telah mengesahkan UU tentang pendirian badan usaha berbentuk Community Interest Company (CIC). UU ini dibentuk akan kekawatiran para elite politik Inggeris atas semakin mendapat tempatnya Corporate Profit Oriented didalam dunia kapitalis. CIC adalah suatu solusi yang merupakan badan usaha yang bertujuan sosial. Artinya ini kebalikan dari sistem kapitalis. CIC khusus untuk usaha yang berhubungan dengan kepentingan publik seperti pengadaan trasnfortasi umum, pengadaan air bersih, perbaikan lingkungan, sarana umum lainnnya mencakup renewel energy. Sebagai suatu badan usaha, CIC tetap boleh mendapatkan laba namun bukan sebagai tujuan utama. Tujuan utamanya adalah bagaimana melibatkan masyarakat dalam kemandirian menyediakan segala kebutuhannya. Maksimum dividen boleh dibagi sebesar 5% dari total keuntungan. Sisanya digunakan untuk pengembangan usaha.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Kepemilikan saham dalam CIC bisa lebih dari dua orang. Jumlah modal disetor tidak dibatasi. Namun di Inggeris untuk mendapatkan izin pendirian CIC tidak mudah. Ada Dewan khusus yang dibentuk pemerintah untuk mempelajari konsep usaha serta pribadi pribadi masing pendiri CIC. Dewan ini bertugas&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;memastikan bahwa izin yang diberikan memang benar benar usaha yang berhubungan dengan orang banyak. Bila izin CIC diberikan maka&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;CIC bisa melakukan pooling fund kepada publik. Pendukung penyertaan modal ini adalah mereka yang terkait langsung dengan usaha CIC. Artinya komunitas sendiri yang membiayai secara gotong royong namun legimate dan terorganisir dengan baik. Tak perlu ragu karena penerimaan setiap pooling fund ini diawasi oleh Dewan dengan ketat. Ya layaknya Bapepam. Dari awal perencanaan sampai pembangun project diawasi ketat oleh dewan. Contoh pembangunan kawasan perumahan, perbaikan lingkungan hidup , penyediaan mikro financing dan lain lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Sampai dengan tahun 2009 jumlah CIC yang didaftarkan di inggeris sebanyak 3300. Beberapa diantaranya sudah sukses , seperti Zaytoun yang berkejasama dengan koperasi Pertanian di Palestina untuk membuat dan memasarkan minyak zaitun bersertifikasi Fair Trade di Inggeris. Ada juga Firely Solar yang menyediakan tekhnology energy ramah lingkungan untuk kegiatan konser. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Cara yang hampir sama dengan CIC , juga diterapkan di Amerika Serikat paska Global Crisis, yaitu Low- profit Limited Liability Company ( L3C) . Struktur badan usahanya tak jauh beda dengan CIC namun tidak ada aturan jelas mengenai batasan pembagian deviden seperti CIC. Namun dalam pelaksanaannya semua pendiri L3C sadar bahwa ini tak ubahnya business social yang tak berorientasi kepada laba. Dan lebih hebatnya penyertaan modal pada L3C dimasukan dalam Internal Revenue Code sebagai bagian dari pengurangan pajak. Dengan demikian akan mendorong perusahaan besar dan orang kaya untuk ikut dalam penyertaan modal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Di Indonesia , paska krisis tahun 1998, telah berdiri BMT sebagai kombinasi zakat harta dan penyertaan modal koperasi untuk mendukung kemandirian masyarakat dalam kegiatan berproduksi. Hanya saja di Indonesia, tidak ada kebijakan fiskal dan moneter seperti di Inggeris dan AS untuk mendukung keberadaan BMT ini. Bahkan BMT terkesan tak ubahnya sebagai agent dari lembaga perbankan. Seharusnya pemerintah melegitimate gerakan menabung &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;khusus untuk BMT bukan untuk dunia perbankan.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Apabila program gerakan menabung ini dilegitimate oleh Pemerintah, akan sangat hebat bagi BMT. Tentu pula pemerintah harus menyediakan insfrastruktur ( clearing house ) dan suprastruktur ( UU dan Peraturan, kelembagaan ) untuk tujuan &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;pooling fund BMT ini. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Namun apa yang kini dialami oleh BMT ? Walau tujuan BMT lebih kepada sosial namun ongkosnya tetap mahal dan harus berorientasi kepada laba agar tetap sehat. Artinya konsep pendirian BMT tak sama dengan definisinya. Atau antara hakikat dan syariat berseberangan. Tujuan sosial tapi dipaksa harus untung , bahkan bagian dari system kapitalisme perbankan untuk memanfaatkan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;kelemahan publik akan keterbatasan financial resource. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Eropa dan AS, adala bangsa penggagas pasar bebas dan kapitalisme. Namun dari derita nestapa akibat ulah kapitalisme maka menyadarkan mereka untuk kembali kepada hakikat manusia untuk saling berbagi. Sebagai sebuah prinsip tentang tak akan ada kesinambungan pertumbuhan diatas penguasaan resource pada segelintir orang., Maka berbagi adalah kata kunci untuk terjamin &lt;i&gt;sustainable growth&lt;/i&gt;. Dalam Alquran banyak sekali disebutkan tentang kesalehan sosial berkaitan dengan keimanan. Dalam Al-Qur’an surat Al Hajj ayat 77 yang artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu, dan perbuatlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan.Kebajikan, dikaitkan dengan kemenangan. Intinya, di dalam surat Al Hajj itu diserukan, kalian banyak-banyaklah memproduksi kebajikan agar kalian beruntung. Sangat penting bagi seorang Muslim bagaimana ia soleh untuk dirinya, dan bagaimana ibadahnya bisa menciptakan kebajikan untuk masyarakat dengan kontribusi sosialnya, peran sosialnya. Bagaimana dengan Indonesia ? &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-3984071180399505070?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/3984071180399505070/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=3984071180399505070' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3984071180399505070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3984071180399505070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/06/berbagi.html' title='Berbagi...'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-bl5STKC_Yb0/TfuSvs9kxpI/AAAAAAAABnQ/sUxtKy9JNBM/s72-c/socbiz.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-1992682083217794074</id><published>2011-06-14T09:58:00.005+07:00</published><updated>2011-06-15T19:54:18.233+07:00</updated><title type='text'>Dahulukan Akhlak di Atas Fikih</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ppyrbUQNIz4/TfbPBen2wjI/AAAAAAAABnA/PAtt0u6pTqw/s1600/fiqih.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ppyrbUQNIz4/TfbPBen2wjI/AAAAAAAABnA/PAtt0u6pTqw/s200/fiqih.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617905209498321458" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Fiqih diangkat dari pendapat Ulama ke satu tingkat sejajar dengan Al-Qur'an dan Sunnah. Fiqih yang sangat manusiawi sekarang memiliki status Ilahi-suci, tidak boleh dibantah, dan pasti benar. Dari situ muncullah keinginan untuk mempersatukan mazhab, seperti yang ditujukan oleh mahasiswa Muhammad Awwamah dalam tulisan Saya yang terdahulu. Di indonesia, keinginan ini ditujukan dalam anggapan bahwa hanya kelompok Kita saja yang beramal sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah. Kelompok yang berbeda pendapat dengan kita dianggap tidak mendasarkan amalan mereka pada Al-Qur'an dan Hadist yang shahih. Mereka harus kita kembalikan ke jalan yang benar. Umat Islam baru bisa dipersatukan bila semuanya sudah mengikuti pendapat kelompok kita atau beriman pada iman kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dahulu , Umar bin Abdul'Aziz berkeinginan untuk mempersatukan semua negeri dibawah pemerintahannya dalam satu mazhab. &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Tetapi ia segera mengetahui bahwa dalam setiap negeri sudah berlangsung tradisi Fiqih yang berbeda. Mereka mewarisinya dari para sahabat terdahulu. Para sahabat Nabi saw yang datang di Syam membawa fatwa fiqih yang berbeda dengan mereka yang datang ke mesir dan Kufah ; dan berbeda pula dari para sahabat yang tinggal di Mekkah dan Madinah. Akhirnya, Umar membiarkan setiap negeri mengikuti Ulama di negerinya masing-masing (lihat Tarikh Abu Zar'ah Al-Dimasyqi 1:202). Mungkin juga karena setiap negeri menghadapi kondisi sosial ekonomis yang berlainan. Bukankah setiap fiqih dikembangkan untuk menjawab masalah-masalah yang bersifat lokal dan temporal ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Keinginan yang sama pernah terlintas pada benak Abu Ja'far Al-Manshur, dari Khalifah Abbasiyyah, Iman Malik adalah faqih terkemuka di zaman itu. Kitabnya, Al-Muwaththa, menjadi rujukan utama para Ulama di berbagai negeri. Iman Malik berkata, "Ketika Al-Manshur berhaji ia mengundang aku ketempatnya. Terjadilah tanya jawab antara aku dengan dia. Ia berkata: Aku bermaksud untuk menurunkan perintah agar buku yang Anda tulis ini yakni Al-Muwaththa disalin menjadi banyak naskah. Lalu , setiap naskah aku kirimi ke setiap negeri. Aku akan memerintahkan setiap hakim di negeri itu beramal dengan kitab Anda Fa man khalafa dharabtu' unuqah. Siapa yang menentang, aku potong lehernya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;"Aku berkata kepadanya: Ya Amir Al-Mukminin, jangan lakukan hal seperti itu, kepada setiap masyarakat sudah berlaku berbagai pendapat. Mereka telah mendengar hadist-hadist, mereka telah menyampaikan riwayat-riwayat. Setiap kaum akan mengubahnya dari apa yang mereka ketahui kepada apa yang mereka tidak ketahui, mereka akan menganggapnya sebagai kekafiran. Biarlah seperti negeri berpegang kepada ilmu yang ada pada mereka. Jika anda mau mengambil ilmu ini, ambillah untuk dirimu saja. Para sahabat Rasulullah saw telah berikhtilaf pada hal-hal yang furu' dan tersebar di berbagai penjuru. Semuanya benar. Al-manshur berkata : "Jika Anda menyetujuinya sungguh aku akan memerintahkannya." (Thabaqat Ibn Sa'ad, hal 440; Taqdimah Al-Jarhwa Al-Ta'dil 29 ). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Keinginan kita untuk mempersatukan kaum muslimin agar bermazhab tunggal adalah paradigma fiqih di atas akhlak. Ucapan Iman Malik kepada Al-Manshur adalah paradigma akhlak di atas fiqih. Iman Malik tidak ingin menimbulkan kebingungan pada orang-orang awam. Ia mengingatkan khalifah: Jika Anda mengubahnya dari apa yang mereka ketahui kepada apa yang tidak mereka ketahui, mereka akan menganggapnya sebagai kekafiran. Ia mendahulukan memelihara kerukunan dan ketentraman dari pada mempertahankan mazhab fiqihnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Tradisi ini dilanjutkan oleh Ulama salih sesudahnya. Ibn Abd Al-Birr memberitakan Abu Ibrahim bin Ishaq yang selalu mengangkat tangan pada setiap pergantian gerakan shalat setiap kali mengangkat atau menurunkan kepala. Ia menyebut Ibn Ishaq sebagai orang paling faqih dan paling benar ilmunya. Ibn Al-Birr berkata , "Mengapa Anda tidak mengangkat tangan juga supaya kami mengikuti Anda." Abd Al-Malik berkata : "Aku tidak ingin menentang pendapat Ibn Al-Qasim. Sekarang ini masyarakat beriman kepadanya. Bertentangan dengan masyarakat pada hal yang diperbolehkan bagi kita bukanlah akhlak para Imam (Al-Istidzkar 2:124 ). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Jadi, bolehlah Anda menganggap pendapat Anda atau seseorang lebih kuat dari yang lain. Yakinilah itu dalam diri Anda. Itulah pendapat yang lebih Anda sukai. Tetapi, ketika Anda mengamalkannya, ikutilah yang lazim di tengah-tengah masyarakat. Ibn Taymiyyah pernah ditanya apakah basmalah itu dikeraskan atau dipelankan? Ia menyebut pendapat kebanyakan fuqaha dan ahli Hadist yang menganjurkan untuk men-sirrkan basmalah. Ahmad bin Hambal sendiri lebih menyukai pendapat yang mengeraskan basmalah. Segera setelah itu, Ibn Taymiyyah berkata : "Sebaiknya orang meninggalkan pendapat yang disukainya untuk memelihara persaudaraan di antara manusia. Kemaslahatan yang terjadi karena pertalian hati dalam agama lebih besar ketimbang kemaslahatan karena mengamalkan saham fiqih seperti ini. Seperti Nabi saw pernah tidak mengubah bangunan karena dalam melestarikan bangunan itu Nabi saw memelihara hubungan kasih sayang (pertalian hati). Sebagaimana Ibn Mas'ud pernah menentang Utsman yang tidak meng-qashar shalat dalam perjalanan, tetapi ia sendiri juga tidak meng-qasharnya ketika shalat di belakang Utsman. Ia berkata : "Bertengkar itu jelek !" &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;(Majmu' Fatawa Syaikh Al-Islam Ibn Taymiyyah 22: 406-407).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Walaupun para pengikut Ibn Taymiyyah di Indonesia mengatakan bahwa mereka tidak bermazhab, Ibn Taymiyyah sendiri cenderung mengikuti mazhab Hambali. Iman Hambali lebih suka menjaharkan, tetapi demi kemaslahatan kaum muslimin, Ibn Taymiyyah menganjurkan kita untuk meninggalkan yang disukainya. Fiqih ditinggalkan demi akhlak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Ketika Iman Hambali ditanya tentang suatu masalah fiqih, ia berkata , "Aku ahli hadist. Tanyalah Sofyan Al-Tsawri ia lebih mengerti fiqih ketimbang aku." Al-Tsawri berkata kepada salah seorang muridnya, "Jika kamu melihat seseorang mengamalkan sesuatu yang diikhtilafkan dan kamu punya pendapat yang lain, janganlah kamu melarang dia melakukannya." (Al-Khatib , Al-Faqih wa Al-Mutafahqih 2:69 ). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Iman Abu Hanifah berkata, "Perkataan kami ini hanyalah pendapat. Itulah yang terbaik yang dapat kami capai. Jika ada orang yang datang dengan pendapat yang lebih baik dari perkataan kami, itulah yang lebih benar untuk diikuti." Dalam riwayat lain Abu Hanifah berkata, "Inilah pendapat kami, kami tidak akan memaksakan orang untuk mengikutinya." (Al-Khatib, Tarikh Bagdad 13:353 ;Al-Intifa 140)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Imam Abu Hanifah pernah hidup sezaman dengan Imam Ja'far Al-Shadiq, salah seorang di antara dua belas Imam dari Ahli Bait Nabi saw. Dengan menisbahkan pada namanya, para pengikutnya menyebut mazhab fiqihnya itu sebagai mazhab Ja'fari. Nu'man, nama kecil Abu Hanifah pernah berguru kepadanya selama dua tahun. Ia berkata , "Law la sanatan,&lt;/span&gt;lahalaka Nu'man". Seandainya tidak ada dua tahun (ketika aku berguru kepada Imam Ja'far) celakalah si Nu'man."&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Seorang pengikut Imam Ja'far datang dari negeri yang mayoritas penduduknya mengikuti mazhab Ahlus Sunnah. Ia meminta fatwa apakah boleh baginya untuk shalat bersama mereka. Imam Ja'far bersabda, " Barangsiapa yang shalat bersama mereka pada shaf awal sama pahalanya seperti orang yang shalat di belakang Rasulullah saw pada shaf yang pertama." Imam Ja'far as berkata , "Jauhilah oleh kamu melakukan perbuatan yang menyebabkan kami dipermalukkan karenanya. Karena anak yang buruk mempermalukan orang tuanya dengan kelakuannya. Jadilah kalian hiasan kepada kami yang telah kalian nisbahkan dirimu. Janganlah kalian mendatangkan celaan bagi kami, shalatlah di tempat-tempat shalat mereka, kunjungi orang sakit di antara mereka, layat jenazah mereka, dan janganlah mereka berbuat kebaikan kecuali kamu lebih dahulu melakukannya sebelum mereka. Demi Allah, tidak ada ibadat yang lebih dicintai Allah seperti Al-Khibha." Aku bertanya, "Apakah Al-Khibha? " Ia berkata, " Taqiyyah." (Al-Wasa-il, Kitab Al-Amr bi Al-Ma'ruf, Bab 26). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Taqiyyah adalah menjalankan fiqih yang diamalkan oleh orang kebanyakan atau fiqih yang ditetapkan oleh penguasa, untuk menghindari pertikaian atau perpecahan. Taqiyyah berarti meninggalkan fiqih kita demi memelihara persaudaraan di kalangan kaum Muslimin. &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;by : Achmad Syaifudin &lt;a href="http://majlistasbih.blogspot.com/2011/06/dahulukan-akhlak-di-atas-fikih.html"&gt;@&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-1992682083217794074?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/1992682083217794074/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=1992682083217794074' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1992682083217794074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1992682083217794074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/06/dahulukan-akhlak-di-atas-fikih.html' title='Dahulukan Akhlak di Atas Fikih'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ppyrbUQNIz4/TfbPBen2wjI/AAAAAAAABnA/PAtt0u6pTqw/s72-c/fiqih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-7289121333720062461</id><published>2011-06-11T11:19:00.008+07:00</published><updated>2011-06-19T16:50:35.005+07:00</updated><title type='text'>Mengapa harus khilafah ?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0MHMhKCs9MI/TfLtMM_CKnI/AAAAAAAABmw/Qvs9GPZ_1m4/s1600/khilafah.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 152px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-0MHMhKCs9MI/TfLtMM_CKnI/AAAAAAAABmw/Qvs9GPZ_1m4/s200/khilafah.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616812479184251506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Ada sebagian orang yang sangat antipati kalau diajak bicara soal Khilafah. &lt;/span&gt;Menurut mereka kalau khilafah berdiri akan menjadikan penduduk non muslin terintimidasi secara psikis. Kalau mereka tidak masuk islam maka mereka diwajibkan bayar pajak dan bila menentang aturan ini akan dibunuh. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Hampir sebagian orang non muslim berpikiran seperti itu. &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Inipula yang membuat diskusi soal khilafah menjadi&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;tendesius menyudutkan islam secara moral. Harus dicatat bahwa Islam tidak ada urusan orang mau beriman atau tidak. Itu urusan mereka dengan Allah. Tidak ada ketentuan dalam islam yang berbeda agama akan dibunuh bila khilafah berdiri. Menurut saya adanya persepsi negatit tentang islam yang anti pluralis &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;adalah bagian dari kampanye meminggirkan islam. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Orang awam yang tidak paham soal khilafah di cekokin perasaan takut akan kehadiran khilafah. Dan tentu akhirnya mengaburkan islam sebagai rahmatan lilalamin. Ini tantangan bagi siapa saja yang memperjuangkan tegaknya system khilafah didunia ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Yang harus dipahami bahwa islam itu rahmatan lilalamin. Tidak ada hukumnya bagi oang non islam tidak mendapat ruang di negara islam. Justru orang non islam mendapatkan perlindungan. Tentu mereka harus tunduk dengan sistem dan Undang Undang negara Islam, termasuk membayar fee &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;(jizyah). Tapi ini bukan hanya berlaku bagi non islam, bagi &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;penduduk beragama islam juga dikenakan ketentuan sama dimana diwajibkan membayar zakat. Lantas apa bedanya zakat dengan Jizyah ? zakat adalah suatu kewajiban bagi umat  islam atas dasar keimanannya kepada Allah. Sementara Jizyah adalah ketentuan yang harus dibayar oleh penduduk non muslim yang berada di bawah sistem kekuasaan Islam. Yang harus dicatat bahwa ketentuan ini tidak bersifat zolim atau intimidasi. Ini ditentukan atas dasar konpesasi yang harus mereka bayar atas perlindungan yang diberikan oleh sistem kekuasaan Islam..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Disamping itu ketentuan Jizyah sangat adil. Dimana pungutan Jizyah tidak diwajibkan kepada wanita , anak anak, orang yang tidak waras ( gila) . Juga tidak diwajibkan kepada yang tidak mampu atau miskin. Jusru mereka yang miskin hidup dibawah ambang batas ketentuan jizyah&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;mendapatkan bantuan dari khilafah ( negara ) akan kebutuhan hidupnya. Bandingkan dengan negara sekular. Yang mengharuskan siapa saja membayar pajak, Tidak peduli dia wanita , anak anak , atau orang gila, miskin atau kaya. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Mau bukti ? itu Pajak Tidak Langsung seperti pajak penjualan, cukai dan bea berlaku bagi siapa saja yang beriterakasi dengan aktifitas kebutuhan barang maupun jasa. Pemberi jasa dan penghasil barang diberi hak oleh negara menjadi pemungut pajak tidak langsung ini. Bagi orang miskin dan tidak mampu, negara begitu banyak&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;berdalih untuk membantunya dan kalaupun ada bantuan lebih banyak dikorup oleh sistem kekuasaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Lihatlah ketentuan tentang Jizyah, yang masuk kategori kaya &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;ditetapkan 17 gram emas. Yang masuk kategori sedang (kelas menengah) ditetapkan 8,50 gram emas, Yang masuk kategori mampu, tetapi di bawah kelas menengah, ditetapkan 4,25 gram emas. Gimana ? apakah itu memberatkan ? ya tidak! Karena sangat rendah dibandingkan negara hukum sekular yang berdasarkan persentase. Juga harus dicatat, bahwa jizyah hanya dipungut sekali dalam setahun. Tapi kalau penduduk non muslim punya property yang bersifat produktif maka mereka diwajibkan membayar kharaj ( sewa atau bagi hasil SDA). Besarannyapun tidak ditetapkan secara sewenang wenang tapi atas dasar kesepakatan antara khilafah dan pemilik,yang dibayarkan setahun sekali. Namun setelah mereka membayar kharaj, tidak lagi dikenakan ketentuan pajak (dharîbah). &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Bandingkan dengan negara sekular, orang dikenakan pajak PBB, Retribusi PAD, Bagi Hasil SDA, dikenakan lagi Pajak Pembelian, cukai dan penghasilan. Benar benar pajak berganda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Kalau orang non muslim dikenakan Kharaj, lantas &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;orang muslim gimana ? ya orang muslim juga dikenakan ketentuan yang hampir sama. Yaitu zakat Mal ( harta ) dan zakat fitrah per kepala. Dan kadang dalam keadaan tertentu seperti &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;negara dalam kadaan krisis anggaran maka khilafah dibenarkan pula untuk memungut pajak ( dharibah) kepada penduduk muslim yang qualified dipajaki. Semua penerimaan ( muslim dan non muslim ) itu dikelola dalam satu lembaga bernama Baitul Mal dan digunakan seluas luasnya untuk kemakmuran umat ( termasuk orang non islam ). Lembaga ini dikelola dengan sangat ketat dan transfarance sesuai ketentuan dari Allah dan Rasul. Karena dalam sistem kekuasaan islam, pemerintah (umarah ) &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;juga adalah ulama, dan ulama juga adalah umarah maka pengelolaan itu melekat sebagai bentuk keyakinan ( keimanan ) kepada Allah, yang sadar sesadarnya akan ada pertanggungan jawab di akhrat. Jadi , benar benar sistem pengawasan lahir batin yang melekat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Baitul Mal ini sebagai ujud dari sistem ekonomi islam yang sesungguhnya ( I=C+ Infak /sadakah/ zakat ). Bahwa setiap pendapatan ( income ) harus sama dengan konsumsi (consumption ) ditambah dengan Infak, sadakah, zakat. Konsumsi yang dimaksud bukanlah konsumsi yang tak terbatas ( unlimited ) tapi sangat terbatas ( very limited ) sebagai ujud dari larangan untuk berlebih lebihan. Sisanya digunakan untuk sharing sebagai ujud Tauhid yang mengharuskan ” dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat”. Jadi benar benar sistem sharing income yang terdistribusi secara efektif untuk tegaknya kebenaran, kebaikan dan keadilan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Beda dengan sistem sekular ( I=C+S) dimana Pendapatan ( Income ) sama dengan konsumsi ( unlimited ) ditambah dengan tabungan. Karena sisa pendapatan setelah berkonsumsi diarahkan untuk menabung lewat sistem perbankan. Maka terbentuklan lembaga diluar negara yang mengelola uang berlebih untuk memperkaya orang pribadi. Sementara penerimaan pajak dari negara juga dikelola lewat sistem perbankan ( bank central ). Yang terikat dengan global moneter ribawi. ( pasar uang dan obligasi ). Jadi apapun dalilnya bank itu bukanlah sistem ekonomi islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Inilah dasar mengapa saya setuju dan mendukung khilafah. Karena saya hanya paham soal ekonomi dan tahu sedikit tentang keculasan ekonomi sekular maka dari segi ekonomilah sudut pandang saya soal khilafah. Bahwa islam itu adil dan rahmat bagi alam semesta. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-7289121333720062461?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/7289121333720062461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=7289121333720062461' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/7289121333720062461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/7289121333720062461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/06/mengapa-harus-khilafah.html' title='Mengapa harus khilafah ?'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-0MHMhKCs9MI/TfLtMM_CKnI/AAAAAAAABmw/Qvs9GPZ_1m4/s72-c/khilafah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-5012469622985219442</id><published>2011-06-01T10:48:00.015+07:00</published><updated>2011-06-12T12:04:45.114+07:00</updated><title type='text'>Pancasila ?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RXysKK1BhpU/TeW20_r0pYI/AAAAAAAABlM/PkAB3zDo7kY/s1600/pancasilla.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 140px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-RXysKK1BhpU/TeW20_r0pYI/AAAAAAAABlM/PkAB3zDo7kY/s200/pancasilla.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613093532151883138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemarin saya berdialogh dengan teman, dia dengan enteng mengatakan bahwa Pancasila sebagai falsafah negara kita merupakan hasil pemikiran gemilang tasawuf sosial dari para pendiri bangsa kita. Maklum saja, katanya , sebagian besar tokoh pendiri bangsa ini terdiri dari elite islam dari kalangan intelektual, ulama. Seperti Soekarno, Drs. Muhammad Hatta, Mr. Ahmad Soebardjo, Abikusno Tjokrosujoso, A.A. Maramis, Abdul Kahar Muzakir, H. Agus Salim, KH. Wahid Hasjim, Mr. Muh Yamin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mereka focus pada prinsip Islam yang mengemban visi dan misi Rahmatan Lilalamin. Saya sempat berkerut kening karena istilah Tasawuf sosial dan visi rahmatan lilalamin. Namun teman ini menegaskan bahwa apakah ada nilai nilai yang ada dalam Pancasila itu tidak sesuai dengan Al Quran dan Hadith ? Belum sempat saya menjawab , dia menegaskan bahwa sila dalam pancasila itu merupakan hasil musyawarah antar golongan untuk mewujudkan project sosial politik bersama dalam sebuah komunitas bernama &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Untuk alasan argumen itu, teman ini berlandaskan kepada Piagam Madinah (mitsaq al-madinah).&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Piagam Madinah adalah rumusan tentang prinsip prinsip kesepakatan antara kaum muslim Madinah dibawah pimpinan Nabi SAW dengan berbagai kelompok non Muslim dikota itu untuk membangun tatanan sosial politik bersama sama. Jadi tak ubahnya sepergi slogan Bhineka Tunggal Ika ( walau berbeda tetapi tetap satu jua ). Dalam Piagam Madinah itu, dengan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;tegas dinyatakan hak warganegara dan partisipasi kaum non Islam di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Madinah. Kaum Yahudi yang merupakan kelompok Minoritas di Madinah , diangkat statusnya menjadi warga yang syah. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Artinya Piagam Madinah menegaskan bahwa semua warga ( islam maupun Non Islam ) adalah satu bangsa atau umma wahida, yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Ketika Nabi wafat, para sahabat tetap mempraktekan hal tersebut dan apalagi ketika terjadi penaklukan dibanyak wilayah , konsep piagam Madinah itu diterapkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Spirit Piagama Madinah itu, menurut teman ini , merupakan satu satunya dokumen politk yang paling maju dan tertua, hingga sampai kini masih relevan dan sulit dicarikan tandingannya oleh siapapun yang mencoba merecontruksi masyarakat sesuai pemaham sekular. Sangat mengagumkan. ! Dalam Piagam ini dirumuskan ide ide tentang kebebasan beragama, hak setiap kelompok untuk mengatur hidup sesuai dengan keyakinannya, kemerdekaan dibidang ekonomi antar golongan. Bahkan sampai pada partisipasi dibidang pertahanan dari serangan pihak luar. Jadi ini lebih canggih daripada Piagam Human Right PBB, kata teman ini menyimpulkan. Ditambah lagi bahwa Piagam Madinah menegaskan suatu konsep tentang sistem pemerintahan yang tidak diperintah atas kehendak satu orang atau pribadi atau golongan tapi atas dasar kebersamaan atau bersama sama. Tidak ada superior individu atau golongan, yang ada adalah kebersamaan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Itulah sebabnya, kata teman ini, para pendiri negara kita yang mayoritas beragama Islam dan tokoh Islam, menerima Pancasila  , tak ubahnya&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;seperti ketika Nabi SAW menetapkan Piagam Madinah., &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;atas pertimbangan nilai-nilainya yang dibenarkan oleh ajaran Islam dan fungsinya sebagai konsesus antar golongan untuk membangun kebersamaan dalam project sosial-politik. Namun yang harus dicatat bahwa tidak ada satupun para tokoh Islam sebagai pendiri bangsa ini memandang Pancasila  sebagai alternative dogma , samahalnya Nabi SAW dan pengikut beliau itupun tidak pernah terbetik dalam pikiran mereka bahwa Piagam &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Madinah itu menjadi alternatif bagi agama Islam. Teman ni menyimpulkan &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;bahwa, sikap umat Islam &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang menerima dan menyetujui Pancasila , dapat dipertanggung jawabkan sepenuhnya dari segala segi pertimbangan. Dari sudut pandang itu pula kita harus menilai kesungguhan para founding fathers dan para tokoh Islam yang selalu menegaskan bahwa antara Islam serta kaum Muslim Indonesia dan Pancasila  tidak ada masalah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Simaklah, katanya lagi, terjadinya kesatuan itu karena didasarkan kepada Ketuhanan yang Maha Esa. Ini sila Pertama. Tidak ada golongan atau ras yang berbeda soal ini. Bila Ketuhanan ditempatkan maka tentu semua sepakat bicara tentang “kemanusiaan yang adil dan beradab” Apakah ada keyakinan beragama yang menolak ini ? &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Selanjutnya sila ketiga adalah Persatuan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Tentulah persatuan antar golongan , ras akan terjadi karena Agama dan nilai agama yang mempersatukan. Nah , lantas bagaimana menempatkan sila pertama , kedua dan ketiga itu dalam kehidupan bernegara ? konsesus terjadi bahwa , &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; adalah negara kerakyatan ( bukan golongan atau ras ) yang dipimpin oleh Hikmah&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;atau orang orang yang berilmu dan beretika tinggi untuk lahirnya &lt;i&gt;kebijaksanaan atas dasar musyawarah&lt;/i&gt;. Mereka para Hikmah itu adalah perwakilan dari seluruh rakyat &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; yang dipilih oleh rakyat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Tanggung jawab sila keempat itu ada pada tujuan akhir yaitu sila kelima ” Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span lang="SV" style="color: black; "&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan cepat saya bertanya, mengapa dalam prakteknya justru terjadi kebalikannya. Apalagi dengan demokrasi langsung yang menghilangkan ruh musyawarah &lt;i&gt;kebersamaan&lt;/i&gt; . &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Teman ini mengatakan, persoalan bangsa kita adalah persoalan etika atau akhlak. Pancasila tidak ada korelasi dengan UUD 45. Ini pengkianatan akibat  etika elite politik sudah rusak. Umat islam harus tampil sebagai pemberi solusi dalam bentuk sumbangan maksimal khususnya dalam memaknai agama bukan hanya sebagai ritual belaka tapi sebagi bentuk kesalehan sosial. Sangat ironi bila mayoritas elite politik &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; beragama Islam tapi etikanya tidak islami. Tahukah anda, nilai nilai pancasila, adalah nilai nilai ketulusan ( keikhlasan ) &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;untuk mencari ridho Allah, bukan kekuasaan kelompok atau golongan atau hegemoni mayoritas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tugas kita umat islam yang utama kini , dimana saja posisi apakah itu alim ulama, ilmuwan, pejabat negara, masyarakat umum , adalah menjadikan agama sebagai landasan bersikap dan bertindak sebagai tanggung jawab kita kepada Allah. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Menjadikan AL Quran dan Hadith sebagai dasar berbuat dalam semua aktifitas ( social budaya ekonomi maupun politik.)&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Namun diterapkan dalam azas musyawarah , hikmat kebijaksanaan untuk kebenaran, kebaikan dan keadilan. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Bila ini terjadi, maka sebetulnya proses menuju kejayaan Islam sebagai rahmat bagi alam semesta akan terjelma.&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family:Arial;color:black;mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-5012469622985219442?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/5012469622985219442/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=5012469622985219442' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5012469622985219442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5012469622985219442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/06/pancasila.html' title='Pancasila ?'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-RXysKK1BhpU/TeW20_r0pYI/AAAAAAAABlM/PkAB3zDo7kY/s72-c/pancasilla.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-587777175026705476</id><published>2011-05-28T07:21:00.002+07:00</published><updated>2011-05-28T07:28:11.158+07:00</updated><title type='text'>Tetangga</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-5m0Mw5vBsnc/TeBBixsteJI/AAAAAAAABkw/Xs8uAKlLHDk/s1600/neightbour.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 146px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-5m0Mw5vBsnc/TeBBixsteJI/AAAAAAAABkw/Xs8uAKlLHDk/s200/neightbour.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5611557201415862418" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Suatu ketika Istri saya pernah sangat sibuk karena mengurus perkawinan seseorang yang bukan anggota keluarga kami. Seseorang itu adalah anak gadis yatim piatu yang dilamar oleh seorang pria yang tidak juga tergolong kaya. Anak gadis itu tinggal dikomplek perumahan kami yang dipelihara oleh salah satu tetangga kami namun hidupnya juga tidak berkecukupan. Maka jadilah program pernikahan anak ini sebagai kegiatan social para ibu ibu dikomplek saya. Mereka mengumpulkan dana diantara mereka untuk bersama sama menyelenggaran acara pernikahan dengan sederhana. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Ya ini terselenggara akibat kebiasaan para ibu ibu berkumpul. Sebagaimana para ibu ibu kalau sudah kumpul maka banyak hal yang dibicarakan. Kalau ibu ibu sudah kumpul tentu tak bisa lepas dari ngerumpi. Kadang ada saja yang berselisih pendapat. Namun dari ajang ngerumpi ini lahir sebuah solusi spontan terhadap permasalahan diantara mereka. Bila ada tetangga yang terlilit hutang, tidak punya beras , tidak punya uang untuk bayar anak sekolah, dan lain sebagainya maka secara bersama sama mereka membantu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Kemudian kegiatan ini dilembagakan dalam bentuk kas RT, dimana kas ini dapat digunakan setiap saat untuk bertindak sebagai penjamin hutang bila ada tetangga yang berhutang dengan tetangga lain. Bisa juga digunakan untuk membantu tetangga yang sakit. Membantu tetangga membayar uang sekolah anak yang tak terbayar. Belakangan tidak ada lagi tetangga yang bermasalah , kegiatan ini melebar ketingkat yang lebih luas , yaitu RW. Ditingkat RW para RT yang sudah mapan, bergabung lagi untuk saling membantu tingkat RW. Subhanallah. Mungkin mereka tidak paham soal MDGs yang dicanangkan oleh PBB. Mungkin mereka tidak paham soal program jarring pengaman social pemerintah bagi simiskin. Tapi lewat aksinya mereka telah bertindak sebagai penjamin jaring social dilingkungan terdekat mereka untuk lahirnya masyarakat yng penuh cinta dan kasih sayang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Bila diperhatikan &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;kegiatan para ibu ibu dikomplek perumahan saya, tak lain merupakan manifestasi dari cara islam membangun peradaban yang dirahmati Allah. Dimulai dari lingkungan terdekat. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Rasulullah saw bersabda, "Tiap empat puluh rumah adalah tetangga-tetangga, yang di depan, di belakang, di sebelah kanan dan di sebelah kiri (rumahnya)." (HR Ath-Thahawi). Cobalah perhatikan hadith ini. Dimulai dari tetangga untuk saling menjaga. Kemudian melebar ketingkat RW dan terus melebar ketingkat kelurahan. Dari kelurahan akan melebar &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;ketingkat Kecamatan. Dari kecamatan melebar ke tingkat kabupaten, provinsi dan akhirnya dunia. Kegiatan ini bergerakan secara sistematis melalui ring to ring. Tidak ada single donator, yang ada adalah kebersamaan untuk menyelesaikan masalah. Bahwa semua kita adalah bersaudara dan tentu harus saling menjaga satu sama lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Allah berfirman &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;” Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. &lt;/span&gt;Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”. (QS. An Nisaa’:36). Lingkungan tentangga itu berisi komunitas keluarga. Keluarga yang penuh kasih karena didalamnya ada individu yang santun kepada kedua orang tuanya, peduli kepada masalah karib kerabat, penuh cinta kepada anak anak yatim piatu, empati kepada simiskin, hormat dan cinta kepada sahabat, mencintai karyawan dan pembantu dengan penuh kasih. Semua itu dapat terlaksana karena mereka adalah komunitas rendah hati yang tidak menyombongkan diri dan membanggakan diri. &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Semua yang mereka lakukan semata mata bagian dari cara mereka menyembah Allah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV" &gt;Saya tidak tahu bagaimana kebiasaan di lingkungan tetangga tempat lain, dikomplek perumahan lain. Namun secara umum yang kita ketahui bahwa budaya gotong royong ini sudah mulai menipis di negeri ini seiring semakin luasnya pengaruh budaya individualistis. Kini yang nampak disebagian kelas menenagah adalah rasa curiga kepada orang miskin, kawatir hartanya dirampok. Demi keamanan diri pribadi maka merekapun menjarak dan empati pun terkubur. Real estate model cluster yang sengaja memagar satu ring dengan ring lain secara phisik maka secara psikis pastilah berjarak pula. Bahkan banyak real estate bersebelahan dengan komunitas muram dengan dibatasi oleh tembok tinggi dengan hamparan padang golf dan Satpam berlapis.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Kalau dulu pesta perkawinan selalu dilakukan dirumah, sebagai ajang&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;berkumpul antara karib kerabat , handai tolan, tetangga, namun kini diadakan di Gedung yang jauh dari tetangga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Allah telah mengajarkan kepada kita bagaimana membangun peradaban Islam yang dirahmati Allah. Nabi pun telah meteladankan kepada kita. Budaya nenek moyang kita mengajarkan tenggang rasa , solidaritas kepada tetangga dan gemar bergotong royong. Padahal kekuatan islam, kekuatan budaya Indonesia terletak pada semangat gotong royong dan setia kawan. Tapi kita lupa dan asyik bicara tentang tesis membangun peradaban dengan cara cara kapitalis yang semakin membuat kita berjarak dan kehilangan ruh kesatuan dan persatuan sebagai komunitas yang dirahmati Allah.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-587777175026705476?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/587777175026705476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=587777175026705476' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/587777175026705476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/587777175026705476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/05/tetangga.html' title='Tetangga'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-5m0Mw5vBsnc/TeBBixsteJI/AAAAAAAABkw/Xs8uAKlLHDk/s72-c/neightbour.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-2808618804498810367</id><published>2011-05-20T13:40:00.004+07:00</published><updated>2011-05-21T18:29:14.568+07:00</updated><title type='text'>Rasionalitas Iman</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-T-qdsX_LNew/TdYNQeG7PkI/AAAAAAAABj4/jQ7oKCBpWls/s1600/quantum.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-T-qdsX_LNew/TdYNQeG7PkI/AAAAAAAABj4/jQ7oKCBpWls/s200/quantum.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608684962547711554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang membuat saya terkejut ketika teman mengatakan kepada saya bahwa Nabi Adam semasa hidupnya &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;pernah bertemu dengan Nabi Muhammad. Bukan hanya Nabi Adam, tapi juga Nabi Yusup, Nabi Idris, Nabi Musa, Nabi Isya, pernah bertemu dengan Nabi Muhammad. Apakah mungkin ? padahal rentang waktu antara Nabi Adam dan Nabi Muhammad ribuan tahun. Belum usai keterkejutan saya dengan ungkapannya itu teman ini menambahkan lagi bahwa Nabi Muhammad berdialogh dengan Nabi nabi itu dan mereka semua tunduk kepada Nabi Muhammad. Karena Nabi Muhammad adalah penghulu dari semua Rasul.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Saya ingin tahu lebih jauh dalilnya dia berkata seperti itu. Kemudian sambil tersenyum, dia mengatakan bahwa ini hipotesa sains yang dikaitkan dengan kisah perjalanan agung Nabi Muhammad ke Sidratul muntaha. Perjalanan melewati ruang waktu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Allah befirman dalam Surah Al-Israa’ ayat&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;1 ” Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hambaNya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda–tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”. &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Teman ini menegaskan , bayanglah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidl Aqsa itu berjarak 1500 KM. Kalau dengan pesawat Air Bus , diperlukan waktu 90 menit. Padahal pada waktu itu tidak ada pesawat jet berkcepatan 845 Km/jam. Lantas dengan apa Nabi Muhammad berangkat ke Masjidil Aqsa dari Masjidil Haram?. Teman ini menjelaskan bahwa Nabi pergi bersama Malaikat Jibril yang materinya terbuat dari cahaya. Kendaraan yang dipakai adalah Buraq ( Barqun yang berarti kilat). Artinya Nabi Muhammad bergerak berkecepatan cahaya. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Ilmu pengetahun mutahkir berhasil mengetahui kecepatan cahaya itu, yaitu 300,000 KM/detik. Jadi apabila jarak tempuh Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa itu 1500 Km maka itu hanya dibutuhkan waktu 0,005 detik Artinya hanya sekedip mata!. Luar biasa.!.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Bagaimana bisa? Teman ini  menjelaskan teori Annihilasi. Teori ini mengatakan bahwa setiap materi (zat) memiliki anti materinya. Dan jika materi direaksikan dengan anti materinya, maka kedua partikel tersebut bisa lenyap berubah menjadi seberkas cahaya atau sinar gamma. Jika partikel proton direaksikan dengan antiproton, atau elektron dengan positron (anti elektron), maka kedua pasangan tersebut akan lenyap dan memunculkan dua buah sinar gamma, dengan energi masing-masing 0,511 MeV (Multiexperiment Viewer) untuk pasangan partikel elektron, dan 938 MeV untuk pasangan partikel proton. Sebaliknya apabila ada dua buah berkas sinar gamma dengan energi sebesar tersebut di atas dilewatkan melalui medan inti atom, maka tiba-tiba sinar tersebut lenyap berubah menjadi 2 buah pasangan partikel tersebut di atas. Hal ini menunjukkan bahwa materi bisa dirubah menjadi cahaya dengan cara tertentu yang disebut annihilasi dan sebaliknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Jadi sebetulnya dalam istilah sains sekarang perjalanan Nabi Muhammad ke Masjidil Aqsa dikenal dengan istilah teleportasi dalam teori fisika kwantum. Ketika Nabi bergerak berkecepatan Cahaya materinya berubah menjadi antimateri. Dan ketika sampai di tujuan berubah menjadi materi kembali. Dengan energi berkecepatan cahaya itulah Nabi bergerak kemasa lalu dan juga bergerak kemasa depan. Dimasa lalu Nabi bertemu dengan Nabi Adam dalam wujud materi begitupula ketika bertemu dengan Nabi Musa, Ibrahim, Yusuf, Isya, Idris. Dimasa depan Nabi bertemu dengan kehidupan Akhirat. Melihat sorga dan juga melihat Neraka. Diluar batas ruang waktu, Nabi bertemu dengan Allah di sidratul muntaha untuk menerima perintah Sholat. Hanya Nabi Muhammad yang bisa melewati batas ruang waktu. Seluruh makhluk tidak bisa, bahkan Malaikat saja mendekati gerbang sidratul muntaha terbakar sayapnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mengapa pada waktu itu Abu Bakar langsung percaya atas cerita Nabi Muhammad dan kemudian diikuti oleh para sahabat Nabi lainnya. Teman saya mengatakan , kalaulah &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Nabi kala itu berada didunia Barat yang masih terbelakang, tentu akan dibantah habis kisah ini. Karena dunia Barat baru mengetahui rasionalitas kisah ini pada abad 20 paska Einstein. Sementara bagi dunia Timur ini sudah lama mengakar dalam peradaban China kuno, India Kuno, Mesir Kuno, ribuan tahun lalu. Sebagaimana dunia Timur mengenal hukum paradox , yang dalam teori kuantum sekarang itu juga dikenal. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Jadi sebetulnya tidak ada kemajuan sesungguhnya yang patut dibanggakan oleh Dunia Barat. Ilmu pengetahun modern sekarang , hanya mengungkapkan sebuah metapora matematika dalam tulisan untuk dibaca orang dengan mudah tanpa perlu pusing akan sebuah keyakinan ( keimanan ).&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-2808618804498810367?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/2808618804498810367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=2808618804498810367' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2808618804498810367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2808618804498810367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/05/rasionalitas-iman.html' title='Rasionalitas Iman'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-T-qdsX_LNew/TdYNQeG7PkI/AAAAAAAABj4/jQ7oKCBpWls/s72-c/quantum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-4491926551959991719</id><published>2011-05-16T01:50:00.006+07:00</published><updated>2011-05-16T02:15:48.971+07:00</updated><title type='text'>Peradaban Islam</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ZRiiCBhRSW8/TdAhcjNey5I/AAAAAAAABjM/zbs0L6deJQA/s1600/islam.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 159px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ZRiiCBhRSW8/TdAhcjNey5I/AAAAAAAABjM/zbs0L6deJQA/s200/islam.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607018310448106386" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Dalam suatu diskusi seputar syariah Islam, ada yang mengatakan bahwa negeri ini udah menegakkan dan melaksanakan syariat islam dalam kehidupan ummatnya. jadi, hanya mereka yang tuli, buta dan bebal otaknya yang mengatakan belum. Atau mereka hanya mengusung syariah yang lain dalam versi harakah mereka.... sebab, mereka meyakini, penafsiran agama mereka sebagai agama itu sendiri... harakah yang ingin meng-ilah-kan dirinya. Naudzubillah. Demikian. Kemudian disambung lagi dengan ungkapan ” apakah selama ini menurut anda ummat islam, anda dan keluarga anda sendiri tidak melaksanakan syariat islam dalam kehidupannya. shalat, nikah, mati, puasa, zakat, haji semua udah sesuai syariat. mungkin yang &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;anda maksud syariat dalam persepsi anda....”. Bagi saya pemikiran seperti ini dapat dipahami karena begitulah cermin sebagian besar umat islam di Indonesia, yang masih menempatkan agama hanya dalam wilayah private.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Memang negara tidak melarang rakyat untuk melaksakan ritual agamanya. Bahkan di china, &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;negara yang tidak mengakui Ag&lt;/span&gt;ama, juga tidak melarang orang untuk melaksanakan ritual agamanya. Ini wilayah private yang dihargai negara modern dimanapun didunia. Tapi dalam agama masalah ritual hanya segelintir saja. Sebagian besar isi Al Quran berhubungan dengan spiritual sosial, yang mencakup segala aspek sosial, ekonomi, budaya dan politik. Nabi pun sepanjang hidupnya menteladankan masalah spiritual sosial itu. Mengapa ? Ritual agama dan spiritual sosial itu ibarat lepet dengan daun. Tak bisa dipisahkan. Ritual agama saja , tidak menjamin orang bisa selamat dunia akhirat, tapi kekuatan spiritual sosial bisa membawa orang selamat didunia ( akhirat ?). Karena spiritual sosial adalah proses yang berlangsung sejak Adam diciptakan dan terus berkembang menjadi sebuah kebudayaan dan mencapai kesempurnaannya ketika Nabi Muhammad , yang disebut sebagai Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam kehidupan akhir zaman sekarang , terbentang pilihan bagi umat manusia dalam konsepsi membangun peradaban. Apakah lebih mementingkan spiritual sosial saja ( contoh &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dan Jepang ) &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;? Apakah dia hanya ingin mementingkan ritual saja ( bingung saya kasih contoh, karena hampir tidak ada komunitas yang hanya bicara ritual agama saja ) ? apakah dia tidak membutuhkan kedua duanya ( ya seperti &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; sekarang dan negara sekular lainnya ). Saya tegaskan ini soal konsepsi., sekali lagi konsepsi , sebuah visi membangun peradaban. Kalau kita bicara konsep tentu bicara design atau platform atau pondasi &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;bangunan untuk menjadi apa ¿ Didalam bangunan itu ada manusia. Ingat kita membangun manusia , bukan membangun fisik. Manusia itu adalah makhluk sosial , makluk simbolik, yang tidak hanya butuh materi tapi juga butuh “ sesuatu “ invisible sebagai sebuah keyakinan akan ciptaanNya, akan kelemahannya dihadapan Tuhannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sejarah modern telah melewati proses pembelajaran pasang surut peradaban. Awalnya Asia terang benderang, kemudian &lt;st1:place st="on"&gt;Asia&lt;/st1:place&gt; meredub , Barat terang benderang. Dan kini Barat mulai meredub dan &lt;st1:place st="on"&gt;Asia&lt;/st1:place&gt; tetap meredub. Kalau dulu krisis terjadi sebatas lokal. Kemudian menjadi regional dan akhirnya menjadi global. &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Kalau dulu hanya krisis ekonomi tapi kini sudah menjadi multi krisis ( ekonomi, lingkungan, energi, pangan, degradasi moral ) secara massive. &lt;/span&gt;Penyebabnya adalah hampir semua negara melakukan kesalahan patal dengan membangun bangsa menggunakan cara yang dilarang Allah, yaitu melalui hutang berbunga ( riba ). &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;32% APBN kita habis untuk bayar bunga dan hutang. Begitu pula AS 60% APBN nya untuk bayar hutang dan bunga, Eropa juga sama. Hanya China dan Iran yang hampir negaranya tidak punya hutang. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Dunia resah menghadapi “multi krisis itu “ &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Dalam kebingungan itu, dunia mulai melirik Islam sebagai sebuah konsep membangun peradaban. Walau hanya sebatas dilirik namun ini akan terus bergulir seiring semakin terbukanya diskusi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kini islam mulai dilirik dan akan terus berproses. Islam adalah pilihan yang sempurna. Karena dia bukan hanya sebuah ritual penyembahan kepada Allah ( Hablum minnallah ) tapi juga spiritual sosial ( Hablumminannas). Sebuah project sosial yang termaha luas aspeknya , yang merupakan &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;kristalisasi proses panjang sejak dari Adam sampai ke Muhammad. Dapat dibayangkan bila negara yang spiritual sosialnya yang sudah tinggi seperti AS, Inggeris, China, Jepang menjadikan Islam sebagai platform bernegara, maka akan cepat sekali terjelma rahmatan lilalamin. Bagaimana dengan kita yang mayoritas Islam ? &lt;/span&gt;Islam ditempatkan dalam dunia private , kadang ada sikap tendesius bahwa orang yang bicara islam sebagai konsep membangun bangsa dibilang kampungan atau tolol. dan bila perlu diciptakan bad image bahwa Islam itu adalah teroris dan tak pantas mengatur sebuah negara. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-4491926551959991719?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/4491926551959991719/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=4491926551959991719' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/4491926551959991719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/4491926551959991719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/05/peradaban-islam.html' title='Peradaban Islam'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ZRiiCBhRSW8/TdAhcjNey5I/AAAAAAAABjM/zbs0L6deJQA/s72-c/islam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-2124344549321022379</id><published>2011-05-12T21:49:00.000+07:00</published><updated>2011-05-14T03:31:46.982+07:00</updated><title type='text'>The battle of life</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-S9PhAu6XnZo/TcvzzUFeecI/AAAAAAAABjA/JV62inzq6Ww/s1600/disiplin.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 132px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-S9PhAu6XnZo/TcvzzUFeecI/AAAAAAAABjA/JV62inzq6Ww/s200/disiplin.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605842224083270082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Adakah pelajaran berharga dari Rasul tentang kekalahan yang menyakitkan ? Adakah pelajaran berharga dari Rasul , rasa senang atas kemenangan berakhir kepada kekalahan yang mempermalukan ? demikian pertanyaan yang diajukan oleh teman ketika kami berbicara tentang menyikapi kegagalan. Teman ini melanjutkan, bahwa dulu ketika Perang Uhud, pasukan Nabi yang penuh percaya diri setelah mencapai kemenangan dalam perang Badar tampil gagah berani menjemput sahid. Nabipun mengatur strategi dengan begitu rapinya. Diminta semua pasukan mentaati taktik dan strategi itu dengan sebaik baiknya. Ketika perang berlangung dengan posisi diatas angin atas musuh kafir ( pasukan Abu sofian ), terjadi kekacauan barisan pertahanan. Pasukan pemanah yang diminta untuk tetap diposisinya diatas bukit, terjun kebawah untuk ikut memperebutkan harta rampasan. Pada saat itulah kaveleri musuh dibawah pimpinan Khalid Bin Walid melakukan pukulan balik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Tanpa terduga , serangan dari balik bukit pasukan kavelery musuh itu membuat kacau pertahanan pasukan muslim. Keadaan menjadi terbalik. Kalau tadinya Pasukan Islam sudah hampir mencapai kemenangan, kini tersudut. Akhirnya mengalami kekalahan. Dalam perang Uhud itu, banyak sahabat Rasul yang gugur termasuk pamanya Hamzah. Nabipun mengalami luka luka dalam perang itu. Bahkan sholatpun Nabi harus sambil duduk karena banyak luka ditubuhnya. Inilah kisahnya. Kata teman saya. Ini sebuah pembelajaran yang sangat mahal bagi kaum muslim ketika itu. Bahwa disiplin dalam perjuangan adalah kunci sebagai pemenang. Ya, dalam kehidupan sekarang ini, dalam situasi pribadi maupun organisasi maka kedisiplinan sangat penting. Dunia ini adalah the battle of life. Hanya mereka yang cerdik, disiplin dan pandai mengorganisir dengan baiklah yang akan tampil sebagai pemenang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Seorang teman lainnya, hanyalah tamat SMU. Dia tak pernah masuk perguruan Tinggi. Tapi kemampuannya dalam mengorganisir diri telah mampu membuatnya lebih baik dibandingkan orang yang tamatan perguruan tinggi. Ketika orang lain sibuk memanjakan diri dalam pergaulan kampus, teman itu sibuk membaca buku, ikut kursus, seminar , belajar sendiri. Ketika orang lain sibuk membaca buktu diktat ekonomi dari dosen agar dapat nilai tinggi, teman ini telah membedah habis buku karangan Peter Drucker dan lain lain. Ketika orang sibuk mencapai index prestasi di kampus, teman itu sibuk merintis usaha. L&lt;/span&gt;earning by doing pun terjadi, bagaimana mengembangkan pasar, menghadapi kompetisi, kemampuan berkomunikasi. Ketika orang lain sibuk mencari pekerjaan setelah tamat kuliah, teman itu sudah menjadi pengusaha yang tergolong sukses. Siapakah yang menjadi pemenang ? tentu teman itu. Walau dia hanya tamatatan SMU. Hanya karena dia disiplin dan mampu mengorganisir dirinya sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Kebanyakan dari kita, merasa selalu diatas angin dengan potensi yang ada. Merasa kekayaan alam negeri hanya bisa digali lewat berdoa siang malam. Merasa Allah akan memberikan pertolongan dan kemudahan. &lt;/span&gt;Tapi lupa mengorganisir diri untuk menghadapi the battle of life. &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Sementara orang lain , mungkin juga orang kafir bekerja keras siang malam mengais rezeki di bumi Allah ini. China dengan komunitas diatas 1 miliar orang , dengan sumber daya alam yang terbatas, cuaca yang ekstrim, menjadi komunitas yang ulet untuk menjadi pemenang dalam perdagangan International. Ketika negara lain , rakyatnya sibuk bagaimana memilih pemimpin yang tepat , mendiskusikan model negara yang tepat , memilih para elite, merubah strukture UU, rakyat china lebih memfocuskan diri melakukan transformasi dari masyarakat yang lemah menjadi masyarakat yang kuat lewat kerja keras dan kebersamaan. Ketika negara lain sibuk berkosumsi, China menjual dengan laba rendah. Akhirnya mereka memenangkan the battle of life.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Berbagai kegagalan yang datang pada diri kita. Berbagai kekecewaan yang menyakitkan akibat kalah, bahkan kita menyebutnya semua itu adalah bencana. Kita terpuruk dalam rintihan doa dan zikir  mengharapkan pertolongan dari Allah. Padahal ketika kakalahan itu datang, ketika kegagalan itu mendera, itulah pertolongan Allah sesungguhnya kepada kita. Ingatlah Firman Allah “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui" (QS Al Baqarah 216). Lewat peristiwa yang menyakitkan itu, Allah berdialogh dengan kita tentang sabar dan ikhlas melewati sunattullah. Bahwa masih ada proses yang terlupakan pada diri kita untuk kita lengkapi, perbaiki. Agar kita sempurna mencapai kemenangan yang sesungguhnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Maka tariklah hikmah dengan berpikir positip terhadap segala peristiwa yang datang dalam hidup kita. Agar kita menjadi komunitas yang kuat dan pandai mengorganisir diri dalam menghadapi the battle of life.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-2124344549321022379?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/2124344549321022379/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=2124344549321022379' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2124344549321022379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/2124344549321022379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/05/battle-of-life.html' title='The battle of life'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-S9PhAu6XnZo/TcvzzUFeecI/AAAAAAAABjA/JV62inzq6Ww/s72-c/disiplin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-8486988797244248241</id><published>2011-05-10T10:17:00.004+07:00</published><updated>2011-05-11T10:50:39.333+07:00</updated><title type='text'>Komunita Cinta.</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-51_DvLp_yNU/TciupATl1-I/AAAAAAAABiU/OV2fJCHHy9Y/s1600/community.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-51_DvLp_yNU/TciupATl1-I/AAAAAAAABiU/OV2fJCHHy9Y/s200/community.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604921755742623714" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seorang wanita bertubuh ramping berusia dibawah 30 tahun. &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Berjalan mengelilingi penjuru kota. Dia mendatangi rumah rumah dan berbicara tentang cinta dan kasih sayang. Banyak yang mentertawakannya dan banyak pula yang hanya mendengarnya bicara. Tapi ada juga yang tertarik. Namun tak mudah untuk orang berbuat ketika dia mendengar apa yang dia katakanya. Bertahun tahun, bermil mil langkah dikayuh untuk menyebarkan semangat cinta kasih kepada siapa saja yang ditemuinya. Dia tidak bicara tentang sorga atau neraka. Dia bicara tentang cinta. Proses panjang yang bagi banyak orang itu adalah kesia sian namun baginya adalah sebuah Hope. Mungkin sebuah keberuntungan atau apalah , bila kenyataanya ada segelintir wanita yang bersedia mendengar kata katanya dan ikut memberi ”sedikit”. Baginya pemberian itu jauh lebih bernilai ketika orang menyadari perlunya berbagi untuk sebuah Hope. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Lantas apa yang dia perjuangkan sebetulnya ? Bukankah sudah begitu banyak orang bicara dan berbuat untuk kemanusiaan. Apa lagi yang dia tawarkan kepada orang banyak. Adakah sesuatu yang luar biasa ? Dia menawarkan program cinta kepada siapa saja. Bukan mengumpul uang untuk sebuah kegiatan sosial. Tapi mengumpulkan cinta. Anda punya uang, maka cinta anda ditebarkan dalam bentuk uang. Anda punya tenaga, maka cinta anda ditebarkan melalui tenaga. Anda punya keahlian, maka cinta anda ditebarkan lewat keahlian itu. Siapapun , sekecil apapun perannya, yang dinilai adalah cinta besar dari pemberian itu. Cinta besar itu tertuang dalam bentuk ketulusan untuk berbuat demi sepatah kata tentang cinta. Wanita itu memulainya dalam usia muda ditahun 1960 an. Tahun 1966 dia sudah mendirikan Yayasan sebagai lembaga resmi untuk komunitas cinta. Kini Yayasan itu merupakan yayasan dengan asset terbesar didunia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Salah satu teman saya, seorang pengusaha, dimintai tolong oleh Pemda Aceh agar mengelola tanah terlantar seluas ribuan hektar akibat HPH. Penelitiannya tentang lahan ini mendapat dukungan dari Yayasan. Hubungan bisnis antara PIR dan INTI yang jadi kebanggaan pemerintah namun kenyataannya meng explotasi buruh kebun, namun bagi yayasan ini dibumikan dalam konsep cinta. Ribuan tenaga transmigran yang banyak terlantar di Sumatera &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;digiring dalam pengelolaan lahan itu untuk perkebunan Sawit. Dari biaya pembibitan, biaya selama proses tanam hingga produksi ditanggung oleh relawan yayasan. Bahkan &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;sampai kepada tenaga akhli perkebunan berasal dari relawan Yayasan. Yayasan tidak memiliki lahan itu. Semua lahan milik Pekerja dan pengelolaannya dibantu oleh tenaga Ahli yayasan dibidang industri CPO, Agriculture, Keuangan. Kini ribuan transmigran itu telah menjadi midle class. Tentu mereka telah pula menjadi bagin kekuatan dari program cinta yayasan untuk ditebarkan kepada pihak lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Mungkin anda semua tahu produk merek DRAM, ya komponen computer. Produk ini dibuat dalam konsep cinta. Mungkin ada juga tahu apa itu produk bermerek ACER. Dan banyak lagi deretan produk dan bisnis berkelas dunia dibuat dengan konsep cinta. Para pekerja bekerja paruh waktu tanpa dibayar. Para penyumbang modal menempatkan dananya tanpa berharap capital gain. Para ahli bekerja keras menciptakan produk inovatif tanpa berharap paten. Semua mereka dibayar dengan cinta oleh yayasan itu. Dari keuntungan produk itu, jutaan dollar mengalir menopang kegiatan cinta. Membangun rumah sakit bebas bayar bagi mereka yang tidak mampu. Memperbaiki kawasan kumuh menjadi kawasan layak huni bagi simiskin. Membangun Rumah Panti bagi para yatim piatu. Membangun perawatan bagi para cacat phisik dan banyak lagi. Terlibat aktif dalam program bantuan sosial diseluruh dunia akibat bencana alam. Bahkan negara yang di &lt;i&gt;ban&lt;/i&gt; intenational seperti Iran dan Korea Utara , yang tak mungkin lembaga PBB terlibat, Yayasan ini hadir memberikan bantuan secara langsung dan terprogram.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ya Yayasan itu bernama&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;The Tzu Chi Foundation. &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Merupakan lambaga charity terbesar didunia. Mempunyai perwakilah diseluruh dunia. Tidak mengenal ras, agama, politik. Mereka menebarkan cinta dimana saja kepada siapa saja. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Wanita pendiri yayasan itu adalah Cheng Yen, kini bergelar Dharma Master. Idenya sederhana saja yaitu menggabung semua potensi manusia dibidang Bisnis, keahlian, tenaga, untuk menjadi relawan cinta. Ketiga potensi itu menjadi kekuatan yayasan membangun komunitas cinta dan tempat aman bagi mereka yang dimiskin oleh system yang korup. Suka tidak suka, langsung tidak langsung, banyak kebijakan politik dibanyak &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;negara yang tadinya tidak pro rakyat miskin akhirnya kembali kepada Pro rakyat miskin akibat ikatan komunitas cinta ini. Bahkan di Taiwan, reformasi Partai Kuo Mintang terjadi akibat gerakan yayasan ini yang mengakibatkan pemilih pada pemilu hanya 2%. Gerakan ini tidak meminta membubarkan Kuo Mintang, mereka hanya minta agar terjadi perubahan untuk pro rakyat miskin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Islam , bukan hanya punya konsep soal cinta itu tapi&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;merupakan ruh dari Islam sebagai rahmat bagi alam semesta. Seharusnya Islam lebih baik membangun komunitas cinta. Ya, kan. Bisahkah kita yang ahli tekhnik bangun meluangkan waktu kita tanpa dibayar untuk terlibat dalam rancang bangun rumah sekolah, rumah sakit, dan lain lain untuk orang miskin. Bisahkah kita yang mempunya uang banyak, menebarkan uang itu untuk program sosial lewat kegiatan produksi untuk berkembang sebagai fuel kepedulian. Bisahkah kita yang pekerja di swasta atau PNS&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;, meluangkah waktu untuk menjadi relawan membantu pedagang kaki lima, Pengrajin kecil, mendapatkan pencerahan bagaimana mengelola usaha yang baik , mengenalkan dengan konsep prizinan formal, mengajarkan marketing konsep dan lain sebagainya. Bisakah kita yang dokter, mengorbankan paruh waktunya untuk bekerja di rumah sakit sosial tanpa dibayar. Siapapun itu, dengan potensinya, &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;sangat berharga bagi mereka yang didera oleh sistem pemiskinan, yang tak berkeadilan. Siapa lagi yang peduli kalau bukan kita yang mampu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Keadilan Allah kepada mereka yang tidak beruntung justru dengan menciptakan kita yang beruntung untuk berbagi. Ya kan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-8486988797244248241?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/8486988797244248241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=8486988797244248241' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8486988797244248241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8486988797244248241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/05/komunita-cinta.html' title='Komunita Cinta.'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-51_DvLp_yNU/TciupATl1-I/AAAAAAAABiU/OV2fJCHHy9Y/s72-c/community.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-777945152535225162</id><published>2011-04-22T10:33:00.005+07:00</published><updated>2011-04-22T10:42:24.881+07:00</updated><title type='text'>Rezeki</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-FV4h-R39xw8/TbD3iQdkZBI/AAAAAAAABgc/W2gyEWeCFQo/s1600/tunas.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 156px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-FV4h-R39xw8/TbD3iQdkZBI/AAAAAAAABgc/W2gyEWeCFQo/s200/tunas.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5598246504728126482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya tahu pasti bahwa pemberi rezeki itu adalah Allah. Penjelasan soal rezeki ini ada didalam Al Quran dan hadith dengan sangat jelas. Sangking jelasnya, tidak diperlukan lagi tafsir luas.  Orang awam ilmu agamanya dapat mengetahui bahwa soal Rezeki itu adalah hak Allah yang akan memberinya.  Namun dalam berhadapan dengan sunattulah, kita dihadapkan suatu pertanyaan yang kadang sulit mendamaikan antara hati dan akal kita. Seperti kata teman saya ” Ya benar semua rezeki datang dari Tuhan tapi Tuhan tidak pernah mengantarkan makanan ke sangkar burung. Atau Allah tak pernah mengirim uang ke rekening tabungan saya. Kemudian , ada lagi teman berkata , Kalau benar Tuhan itu pemberi rezeki kenapa Allah membiarkan kemiskinan terjadi dimana mana. Bahkan yang miskin itu kebanyakan orang baik dan Soleh sementara yang kaya kebanyakan orang kafir. Lihat tuh china yang tak ber Tuhan dan Amerika yang mayoritas Kristen . Mereka makmur dibandingkan negara kita yang mayoritas Islam.  Demikian rekaman pendapatan yang acap saya dengar dari banyak orang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemarin teman memberi saya link untuk membaca satu tulisan dalam blog. Dari sekian uraian itu, saya mendapatkan satu hal yang langsung akal dan hati saya dapat berdamai. Apa itu? Ternyata rezeki itu adalah pemberian.  Ya Jelas begitu ayatnya. Tapi pemahaman tentang makna ”pemberian” itulah yang membuat saya tersentak dan akhirnya tercerahkan. Saya analogikan seperti orang memanah. Sebagian orang berkata bahwa yang membuat panah melesat ke sasarannya adalah Busur. Tapi ada juga yang berkata bukan busur, melainkan mata. Faktor lain yang sangat menentukan adalah saat ”H” panah melesat dari busur, posisi tubuh dan angin ketika itu sangat menentukan . Nah , disini satu sasaran tapi tiga  versi anggapan tetang penyebab sampainya panah kesasaran. Manakah yang benar? Menurut saya tidak ada yang benar.  Karena arah panah dibusur tergantung mata,mata tergantung jiwa. Pertanyaannya adalah siapa yang menguatkan jiwa terhadap sasaran itu ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Teman saya yang hoby main golf, berkata kepada saya bahwa bila dia sedang banyak pikiran maka permainannya jadi tidak bagus. Pemanah  hebat, tak akan berhasil mencapai sasaran bila pikirannya tidak konsentrasi terhadap sasaran. Untuk konsentrasi maka jiwanya harus tenang. Itulah yang menjadi jawaban terhadap fenomena rezeki. Mungkin entah kenapa anda punya pikiran untuk berbuat sesuatu yang orang lain tidak melihatnya itu sebagai peluang mendatangkan rezeki.  Anda tergerak untuk berbuat.  Untuk lebih sempurna perbuatan itu anda berproses kearah sasaran. Anda belajar tentang hal specifik soal mencapai tujuan itu. Anda bertemu dengna orang orang yang bisa memenuhi tujuan anda.  Tak terasa waktu berlalu, pikiran dan phisik anda bergerak secara teratur kearah sasaran. Dan akhirnya anda berhasil mendapatkan sesuatu.  Orang mengatakan bahwa ini semua berkat kerja kerasnya makanya dia berhasil. Tapi orang lupa , siapakah yang pertama kali membuat dia bergerak?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mengapa anda berbulat hati untuk  kuliah.  Mengapa anda berbulat hati memilih fakultas yang anda inginkan. Mengapa anda bertekun dan bergiat dalam bisnis. Mengapa anda memilih bisnis dagang bukan industri atau bukan jasa.  Mengapa anda lebih senang jadi pegawai dibandingkan pedagang. Atau mengapa anda lebi senang menjadi pengusaha dibandingkan jadi pegawai? Mengapa anda tidak mau sekolah tinggi dan juga tidak mau jadi pedagang, dan mungkin tak pula mau jadi apa apa. Anda miskin.  Itu semua berhubungan dengan jiwa. Dibalik jiwa itu ada Allah. Dialah yang menggerakan anda untuk melata dimuka bumi ini mencari rezekiNYa.  Ini terjadi secara otomatis melekat pada diri kita yang begitu sempurna di rancang oleh Allah.  Bila semua sama dirancang oleh Allah dengan software dan hardware yang sama, mengapa terjadi perbedaan antara manusia soal rezeki.  Ini tak lain dipengaruhi oleh attitude ( sikap mental ) atau akhlak..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Rasul dikirim ke dunia tak lain dengan misi memperbaiki akhlak itu sendiri.  Dua pertiga isi Al quran bicara tentang ajaran hubungan antar manusia. Keteladanan rasul adalah sunattulllah atau tunduk dengan hukum sebab musabab, atau aksi dan reaksi.  Lihatlah peradaban yang dibangun oleh rasul diawali di Madinah dan kemudian berkembang keseluruh dunia. Sangat luar bisa membawa kemkamuran dan kemajuan ilmu pengetahuan untuk mempermudah manusia mendapatkan rezeki yang dibentangkan oleh Allah didunia ini. Siapa saja yang bisa mengikuti sunattulah ini, akan mendapatkannya dari ALLAH. Bagi yang tidak mengikuti sunattullah , ini tidak akan mendapatkannya. Inilah letak perbedaan nya. Namun perbedaan ini bukan pula diluar kontrol Allah, Allah punya rahasia sendiri dibalik perbedaan soal rezeki ini.  Disinilah peran misi manusia diciptakan sebagai khalifah dimuka bumi sebagai rahmat bagi semua. Konsep memberi adalah bagian dari akhlak yang diajarkan oleh Allah. Agar kita bisa melaksanakan keadilan Allah bagi mereka yang tidak beruntung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bagi manusia yang melaksanakan fungsi keadilan Allah dalam konsep memberi maka itu tandanya dia bersyukur. Tapi memberi seperti apa yang dikatagorikan syukur itu ? tentu dasarnya adalah ketulusan /ikhlas karena Allah.  Bukan memberi seperti kapitalis , yang berharap keuntungan dari setiap pemberian.. Inilah membedakan antara akhlak Islam yang dirahmati Allah dengan akhlak kafir yang tidak dirahmati Allah. Dua duanya memang memperoleh rezeki dari Allah tapi nikmatya berbeda. Yang beriman kepada Allah , rezeki mendatangkan kedamaian, dan bagi yang tak beriman, mendatangkan keresahan. Nah, terakhir,  silahkan definisikan soal rezeki ini , apakah rezeki itu adalah sesuatu yang membuat anda damai atau resah ? karena dua duanya dari Allah. Silahkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-777945152535225162?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/777945152535225162/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=777945152535225162' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/777945152535225162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/777945152535225162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/04/rezeki.html' title='Rezeki'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-FV4h-R39xw8/TbD3iQdkZBI/AAAAAAAABgc/W2gyEWeCFQo/s72-c/tunas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-6626703641078036251</id><published>2011-04-17T11:07:00.004+07:00</published><updated>2011-04-17T12:34:54.337+07:00</updated><title type='text'>Pasar modal Syariah</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-b4uBI5lGzD0/Tapn9mNmJfI/AAAAAAAABf8/bHobKDt8KVk/s1600/pasarsyariah.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 164px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-b4uBI5lGzD0/Tapn9mNmJfI/AAAAAAAABf8/bHobKDt8KVk/s200/pasarsyariah.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596399794888517106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam waktu dekat ini MUI akan mengeluarkan Fatwa halal untuk Pasar modal Syariah. Saya sempat bingung dengan sikap MUI ini. Memang saya tidak ahli dalam beragama namun saya praktisi bisnis. Sediki banyak tahu hakikat hukum islam dan paham bagaimana dunia pasar modal bekerja. Memang hukum perdata dan hukum Syariat Islam sebagian besar sama dalam bidang ekonomi. Hanya perbedaannya soal bunga bank dan produk yang dikatagoriakn halal. Menurut saya bukan soal perbedaan atau kesamaan hukum tapi lebih kepada hakikat hukum itu sendiri. Dunia pasar modal adalah tempat bekerjanya sistem kapitalis. Di dunia ini bukan hanya hakikat jual beli di &lt;i&gt;floor&lt;/i&gt; &lt;span&gt; &lt;/span&gt;terjadi tapi ada proses dibelakangnya yang hampir sulit dikatakan islami. Semua tahu bahwa IPO dilakukan disamping tujuannya untuk mendapatkan sumber pendanaan juga ada alasan penting yang sangat penting yaitu mendapatkan value lewat agio saham. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Nilai perusahaan yang tercermin dari neraca ( &lt;i&gt;Balance Sheet &lt;/i&gt;) ditentukan oleh catatan historis ( Akuntasi ) dari tahun ketahun sejak berdirinya perusahaan. Dalam laporan keuangan (Income statement ) , ada yang disebut dengan judgement accountant yang bicara tentang penilaian terhadap pos pos yang terdapat dalam laporan keuangan. Catatan yang sifatnya real mungkin tidak ada masalah. Tapi ada penilaian terhadap sesuatu pos yang &lt;i&gt;intangible&lt;/i&gt; &lt;i&gt;cost &lt;/i&gt;( tak berwujud ) seperti &lt;i&gt;Depreciation&lt;/i&gt; (penyusutan nilai ) terhadap asset tetap , &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;amortization &lt;/i&gt;(pengurangan nilai ) terhadap paten atau royalti yang dibeli. Perhitungan ini berhubungan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dengan laba ( atau rugi ) perusahaan. Sesuatu yang tidak benar terjadi namun ada dalam catatan. Sebaliknya ada juga harta tak berwujud ( &lt;i&gt;intangible asse&lt;/i&gt;t ) yang dicatat sebagai value neraca perusahaan, seperti Merek dagang ( brand ),&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;hak atas merek ( &lt;i&gt;franchise&lt;/i&gt; ) , hak atas intelektual ( patent ), Exclusive market dan lain lain. Oleh akuntan professional dan diligitimate oleh system pasar modal&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;, ini dibenarkan untuk di judgment dan diakui sebagai value perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Disamping perhitungan &lt;i&gt;intangible asset &lt;/i&gt;itu, ada lagi yang di sebut dengan financial analysis dari professional investment yang bertugas menghitung PER (&lt;i&gt;price earning ratio&lt;/i&gt; ) saham &lt;span&gt; &lt;/span&gt;yang layak untuk dijual kepada publik.. Untuk perusahaan yang akan listing di bursa, perhitungan PER ini didasarkan pada &lt;span&gt; &lt;/span&gt;( lagi lagi ) prospektus &lt;span&gt; &lt;/span&gt;perusahaan yang memuat laporan kinerja perusahaan dari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; tahun sebelumnya. Pihak undewriting ( asset manager ) akan meng underwrite harga saham sesuai dengan PER analisis mereka. Walau keliatannya ini berdasarkan data historis namun ketika masuk dalam financial analysis maka probability keuntungan masa depan ( Forecasting &lt;span&gt; &lt;/span&gt;income ) dimasukan sebagai dasar menentukan harga saham. Makanya PER itu kadang terlihat lebih tinggi dibandingkan data fundamental ( &lt;i&gt;real &lt;/i&gt;) perusahaan. Bagi investor fundamental akan memilih PER yang rendah atau tidak begitu jauh dari nilai real perusahaan. Tapi bagi spekulan , melihat dari trend saham (&lt;i&gt;speculative motive&lt;/i&gt;) dibursa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari keberadaan &lt;i&gt;intangible cost&lt;/i&gt; memungkinkan rekayasa biaya terjadi dengan bebas &lt;span&gt; &lt;/span&gt;( secara legal akuntasi ). Dari cara ini banyak hal dapat dilakukan oleh emiten untuk memenggal pendapatan dan menguragi dividen. Dari keberadaan &lt;i&gt;intangible asset&lt;/i&gt;, memungkinkan rekayasa value asset ( Aktiva ) &lt;span&gt; &lt;/span&gt;terjadi dengan bebas ( secara legal akutansi ) untung mendongkrat value. Dari perhitungan PER, memungkinkan rekayasa financial analisis untuk memasukkan value masa depan kedalam harga saham. Setelah Emiten masuk bursa, maka perhitungan PER bergerak liar , dan kadang tak lagi diperhatikan oleh pemain bursa. Mereka sibuk membangun image atas emiten yang dijadikan target untuk “digoreng “ dan memancing investor follower masuk trap. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Semua tahu bahwa harga diursa dibentuk oleh segelintir pemain namun men justifikasi harga bagi semua investor. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Jadi benar benar culas.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Walau ada aturan islam yang mengatur ketat soal jual beli saham dan penentuan harga ini namun sulit dikontrol dalam speed transaction yang sudah paperless itu. &lt;span lang="SV"&gt;Pemerintah dimanapun didunia punya standard ideal soal pengaturan jual beli ini namun tak berdaya ketika pasar bekerja di &lt;i&gt;private space&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;MUI telah menetapkan dalam fatwanya tentang &lt;i&gt;Spot&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Forward/Swap&lt;/i&gt; adalah dibenarkan sepanjang untuk tujaun &lt;i&gt;hedging&lt;/i&gt; ,bukan spekulasi &lt;span&gt; &lt;/span&gt;( Sharf (Fatwa DSN No.28/DSN-MUI/III/2002). Aturan ini berlaku diseluruh dunia di negara manapun , termasuk di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; (SKDir BI No.22/45/KEP/DIR tgl. 16 September 1989. Pertanyaannya adalah siapa yang akan menjamin &lt;span&gt; &lt;/span&gt;para hedger tidak terjabak dalam spekulasi. Ini sama saja analoginya, pria dan wanita bukan muhrim boleh sekamar asalkan tidak berzina. Tapi siapa yang bisa menjamin mereka tidak melakukan zina ? Sama halnya Hukum Pedata melarang menjual sesuatu yang tidak ada barangnya. (Ps. 1471 KUHPer.) dan juga senafas dengan fatwa MUI ( Ba’i al-ma’dum dilarang -Fatwa DSN No.20/DSN- MUI/IX/2000 juncto Fatwa DSN No.40/DSN- MUI/X/2003). &lt;span lang="SV"&gt;Tapi kenyataannya pemerintah tidak bisa melarang perdagangan Index, short sellng. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Karena space disediakan maka segala sesuatu bisa saja terjadi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tidak ada hukum islam yang tidak bersifat mendidik orang untuk terhindar dari perbuatan maksiat. Semoga &lt;span&gt; &lt;/span&gt;MUI memahami hakikat Al Quran dan Hadith sebagai cara mendidik umat untuk jauh dari wilayah maksiat. &lt;span lang="SV"&gt;Bukannya membolehkan dengan ketentuan yang dipaksakan namun menutup mata terhadap realitas yang ada. Ingatlah firman Allah &lt;span&gt; &lt;/span&gt;( Surat al-Isro' : 32) ”Jangan dekati zina”. Walau space tersedia banyak namun kita umat islam dilarang mendekatinya. Walau pasar modal sudah menjadi trend global, maka umat Islam seyogianya menghindar dari space itu. Masih banyak cara lain yang lebih dekat kepada Al Quran dan hadith untuk melibatkan masyarakat dalam kegiatan investasi. Mungkin model koperasi cara yang mendekati islam untuk menggalang potensi masyarakat mengorganisir dirinya lewat kepemilikan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;( spread ownership ) sumber sumber ekonomi mereka secara kebersamaan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;(gotong royong ) .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wallahualam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-6626703641078036251?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/6626703641078036251/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=6626703641078036251' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/6626703641078036251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/6626703641078036251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/04/pasar-modal-syariah.html' title='Pasar modal Syariah'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-b4uBI5lGzD0/Tapn9mNmJfI/AAAAAAAABf8/bHobKDt8KVk/s72-c/pasarsyariah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-5796231162223219524</id><published>2011-04-16T17:32:00.002+07:00</published><updated>2011-05-16T12:03:37.313+07:00</updated><title type='text'>Tawakal</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Er7HBbXaqYE/TdCwGhQ0NSI/AAAAAAAABjU/Jej77zH9hSQ/s1600/tawakal.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 149px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Er7HBbXaqYE/TdCwGhQ0NSI/AAAAAAAABjU/Jej77zH9hSQ/s200/tawakal.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607175162130871586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam putaran waktu yang menyesakkan dada. Kendala datang silih berganti.Time table yang ditetapkan sebagai suatu komitmen sudah dua kali ditabrak. Tekanan datang dari segala penjuru mata angin. Upaya membujuk ( loby ) dan juga tekanan , tak menghasilkan apapun. Bahkan reputasi mulai menurun. Kalau sudah begini, sebagaimana biasanya, saya memilih untuk diam sambil terus bekerja keras menuntaskan apa yang bisa dikerjakan. Karena upaya loby dan menekan tidak akan menghasilkan apapun, apalagi menambah komitmen baru. Pengalaman hidup mengajarkan kepada saya tentang banyak hal. Terutama soal menghadapi masalah. Bahwa masalah itu datang dari pikiran kita. Semakin besar ketergantungan kita terhadap sesuatu selain Allah semakin membuat kita terjebak dalam rasa cemas yang berlebihan. Padahal rasa cemas itu tidak memberikan manfaat apapun terhadap masalah yang dihadapi. Bahkan kadang membuat kita kehilangan energi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Teman saya sempat bertanya akan sikap saya ini. Karena dianggapnya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;saya tidak peka dengan masalah. Padahal sebetulnya saya sangat peka dengan masalah. Hanya kepekaan saya terhadap masalah lebih tersalurkan kepada kesadaran akan ketidak berdayaan saya terhadap masa depan. Segala yang belum terjadi adalah urusan Allah. Yang telah terjadi adalah yang terbaik bagi saya.Itulah yang harus saya lalui dengan kesabaran. Sebagaimana keyakinan saya dalam beragama bahwa “ hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami minta pertolongan” Ya hanya Allah tempat kembali segala urusan. Masalah hari ini datang, adalah cara Allah menguji keimanan saya agar mengingatNya dan kembali kepada kekuasaanNYa, bahwa Dia maha perkasa terhadap sang waktu, dan saya teramat lemah dan zholim terhadap waktu. “ Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba hambanya( Az – Zumar (39): 36 ).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Berangkat dari pemahaman firman Allah itulah membuat saya bulat berserah diri terhadap segala urusan yang belum terjadi. Kita tidak dibenarkan berharap dari manusia atau siapapun terhadap masa depan kita. Kita harus menggunakan berkah hari ini dengan segala daya dan upaya sebagai bentuk keyakinan kita terhadap pertolongan Allah dimasa depan. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Keyakinan itulah membuat kita menjadi kuat dibandingkan orang lain yang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;bersandar pada rasionalitas sempit. Walau bujukan datang kepada saya agar melakukan konspirasi , agar keluar dari masalah, namun tidak saya tanggapi karena itu bertentangan dengan aqidah saya bersyariat. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;“ Jika kamu menolong ( agama ) Allah ,niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu ( Muhammad (47) : 7). &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Semua masalah yang datang tak lain cara Allah menguji keimanan kita, untuk mencapai tingkat kesempurnaan sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hari kemarin telah menjadi masa lalu dan hari kini akan menjadi kemarin dan besok mentari &lt;span&gt; &lt;/span&gt;terbit akan menjadi hari baru untuk kita gapai dengan rasa syukur kepada Allah. Perhatikanlah, dalam rentang waktu hari kemarin, hari ini dan besok , tidak ada yang istimewa, Semua terjadi dan terjadi, sementara kita masih tetap dibumi, Berhasil atau gagal, kita tetap dibumi, makan tiga kali sehari dan tidur kalau ngantuk. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Adalah sangat bodoh bila larut dalam masalah hingga membuat kita tidak nyaman makan , gelisah dalam tidur dan hidup dalam tekanan penderitaan yang tidak perlu. Makanya keyakinan kepada Allah sebagai sumber penolong adalah kekuatan spiritual tak tertandingi bagi kita untuk memaknai hidup dengan benar. Bahwa semua tak lain hanyalah permainan Allah dan tidak ada yang serius didunia ini. Orang yang terlalu mencemaskan kehidupan adalah orang yang menjadikan dunia sebagai segala galanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam Hadith Qudsi Alla berfirman “ Wahai hambaKu, taatilah Aku niscaya Aku akan berikan segala padamu. Wahai hambaKu, bersedekahlah, niscaya Aku akan memberikan sedekah kepadamu. Bersungguh sungguhlah dalam beribadah kepadaKu niscaya Aku penuhi dadamu dengan kekayaan dan aku tutup kefakiranmu. “ Subhanallah, benarlah adanya bahwa mentaati Allah adalah sumber penyelesaian masalah dari segala masalah. Karena Allah telah berjanji” Aku akan berikan segala padamu”. Semoga saya dan anda semua menyadari ketika masalah datang , jangan sampai aqidah tergelincir, jangan sampai lupa Allah atau berprasangka buruk kepada Allah, tetaplah istiqamah bahwa Allah akan memenuhi janjiNya selaga kita bersungguh sungguh dalam ketaatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;wallahualam bissawab&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-5796231162223219524?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/5796231162223219524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=5796231162223219524' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5796231162223219524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5796231162223219524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/04/tawakal.html' title='Tawakal'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Er7HBbXaqYE/TdCwGhQ0NSI/AAAAAAAABjU/Jej77zH9hSQ/s72-c/tawakal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-8684687423743072553</id><published>2011-04-11T14:39:00.002+07:00</published><updated>2011-04-11T14:43:54.250+07:00</updated><title type='text'>Hamba setan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0bKEdb8vWy4/TaKxIHo6vSI/AAAAAAAABeg/yaxWSoeeegg/s1600/setan%2B%25281%2529.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 154px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-0bKEdb8vWy4/TaKxIHo6vSI/AAAAAAAABeg/yaxWSoeeegg/s200/setan%2B%25281%2529.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594228440195317026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span lang="SV"&gt;Berita tentang anggota Dewan yang tertangkap kamera sedang menonton adegan porno lewat Galaxy Tab ( samsung ) pada saat sidang paripurna menjadi bahan pembicaraan publik. &lt;/span&gt;Teman saya sempat berkomentar lewat message facebook, dia bilang bahwa Gedung DPR sudah jadi sarang Setan. Saya sempat tersenyum membaca message itu. Dia menyebut gedung DPR adalah sarang setan. Dia geram. Mungkin kegeramannya akibat kekecewaan dengan kader yang dia pilih dan yakin partai yang membina kader itu akan menjalankan visi misi Islam sebagai sumber keadilan. &lt;span lang="SV"&gt;Kasus memalukan ini bukan hanya kali ini, dulu ada juga anggota dewan yang video pornonya bersama artis beredar. Ada pula berita seorang cleaning service menemukan kondom di tempat sampah ruang kerja anggota Dewan. Dalam buku DPR undercover, disebutkan cerita yang sangat miris tentang kebejatan mora anggota Dewan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" &gt;Cara setan memang sangat sistematis dan mereka cerdas menggiring manusia kedalam perangkapnya. Lewat hulubalangnya (manusia ), setan membenamkan mindset kedurhakaan kepada Allah atau disebut dengan mind corruption. Lewat mind corruption itulah sistem dibangun. Dengan menggunakan perangkat yang disediakan Allah berupa nafsu pada manusia , setan mencerahkan manusia dengan segala tesis agar sistem terbangun. Orang yang ilmunya tanggung tak akan mampu mendebat manusia yang sudah dijadikan laskar setan itu. Makanya jangan kaget bila ada orang yang begitu idealis keagamaannya ketika masuk gedung DPR , lambat atau cepat dia akan masuk perangkap. Tidak usah terkejut bila&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pribadi mereka seperti dekat dengan maksiat karena itu adalah bagian dari pakaian mereka sebagai hamba setan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" &gt;Mungkin ada yang &lt;span&gt; &lt;/span&gt;merasa tersinggung dengan narasi saya diatas. Atau menuduh saya paranoid. Semoga benar saya paranoid. Tapi bacalah firman Allah ini ”Sesungguhnya kekuasaannya ( setan) hanyalah atas orang orang yang mengambilnya jadi pemimpin, karena mereka telah menyatukan dirinya dengan setan. Dan atas orang orang yang mempersekutukannya dengan Allah ( An-Nahl (16): 100). DPR adalah sumber sistem dibangun. Bacalah semua aturan dan UU yang dibuat , keliatannya islami namun secara prinsip sangat bertentangan dengan AL Quran dan Hadith. Mereka anggota Dewan bisa saja menyanggah bahwa mereka tidak menjadikan setan sebagai pemimpin. Tapi mengapa mereka membuat aturan tidak sesuai dengan AL Quran dan Hadith ? Mengapa mereka berkiblat kepada standard hukum sekular. Mengapa mereka menolak keras Islam sebagai dasar bersyariah dalam bernegara dan berbangsa? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" &gt;Mengapa ? &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Tentu dengan kecerdasan yang dibekali oleh setan mereka mampu menjawab dengan sempurna pertanyaan itu. Sangat sempurna untuk diterima oleh rakyat yang mayoritas awam ilmu agamanya. Yang mencoba menyanggah dengan amarah maka akan dianggap sebagai teroris atau anti persatuan dan kesatuan atau tidak demokratis.. Ada polisi yang siap menangkap dan ada pula hakim yang akan mengeluarkan vonis penjara. Mereka lebih hebat dari setan. Buktinya kita menolak setan , engga pernah setan masukin kita ke sel.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Kalau begitu Setan tidak perlu lagi ada di DPR. Untuk apa ? Ya ,kan. ? Oh setan berada diring lain yang perannya lebih strategis untuk mendukung kelangsungan sistem itu. Setan akan memfocuskan dirinya di majelis zikir, di masjid, di sajadah orang sholat, di tempat orang berbicara tentang syariat dan hakikat Agama, ditempat orang berjihad untuk meninggikan kalimat Allah. Disinilah setan berada dengan teamnya yang ahli disegala bidang untuk membuat manusia lupa akan Allah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" &gt;Mungkin di era sekarang setan tidak lagi menghalangi orang sholat, berzikir, berhaji, mengaji, puasa, tapi menganjurkan orang untuk menerima sistem dengan tangan terbuka atas aturan dan undang undang yang dibuat DPR. Karena lewat aturan dan UU itulah sistem terbangun dan masyarakat terjebak didalam atmosfir yang memanjakan nafsu. Bila manusia sudah memanjakan nafsu maka manusia lebih dari setan , dia tidak lagi mentuhankan Allah tapi mentuhankan selain Allah, bisa saja jabatan, harta, uang, atau dirinya sendiri. Ingatlah kata iblis ketika berbicara kepada Fir’aun ” aku lebih baik dari engkau karena aku hanya menganjurkan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;manusia untuk tidak menyembah Allah dan aku tetap mengakui Allah. Tapi engkau malah mengatakan kepada manusia ”akulah Tuhan kalian yang agung”. Ya kalau manusia sudah menolak cara Allah mengatur kehidupan maka manusia sudah mengatakan diri nyalah Allah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Dan sekali lagi, setan memang cerdas namun&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;” sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaanya atas orang orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya ( An-Nahl (16) :&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;99). Orang orang seperti ini semakin hari semakin minoritas dan terlempar disudut hiruk pikuk sistem demokrasi ” yang mayoritas yang menang ”. Tanyalah pada diri kita sendiri , apakah kita termasuk yang mayoritas atau minoritas? Yang pasti bagi mereka yang minoritas tanpa berbuat apapun untuk merubah sistem maka &lt;span&gt; &lt;/span&gt;negeri makmur sejahtera dibawah lindungan Allah tak akan pernah sampai disini. Yakinlah !&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-8684687423743072553?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/8684687423743072553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=8684687423743072553' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8684687423743072553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8684687423743072553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/04/hamba-setan.html' title='Hamba setan'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-0bKEdb8vWy4/TaKxIHo6vSI/AAAAAAAABeg/yaxWSoeeegg/s72-c/setan%2B%25281%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-8498978591191097125</id><published>2011-04-02T08:23:00.004+07:00</published><updated>2011-04-02T09:05:06.688+07:00</updated><title type='text'>Kebersamaan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-y0c0Rq93Npc/TZZ8oKEFKXI/AAAAAAAABc4/iWU51Jmf29k/s1600/richard.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 154px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-y0c0Rq93Npc/TZZ8oKEFKXI/AAAAAAAABc4/iWU51Jmf29k/s200/richard.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590793016765131122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Musim dingin tahun lalu saya sempat bertemu dengan salah satu eksekutif Virgin Group di Shanghai dalam acara gala dinner launching &lt;span&gt; &lt;/span&gt;product. Dia menyebutkan bahwa pertumbuhan bisnis Virgin group sangat menjanjikan di China karena begitu tigginya antusias kelompok muda dan professional untuk menjadi entreprenuer. Kami berkembang karena SDM yang punya mimpi dan pekerja keras untuk meraih mimpinya. Kami hanyalah memberikan mesin roket membawa mereka ke orbit, setelah itu mereka akan bergerak sendiri dengan powernya tanpa keterlibatan kami. Dan tentu mereka akan menjadi satelit bagi kami , yang akan saling berkontribusi ,beraliansi, bersinergi, satu sama lain. Ketika krisis global terjadi, begitu banyak perusahaan hancur karena bermain di pasar uang namun Virgin group aman dari pengaruh itu karena mereka berbasis kepada kerja dan produksi riel. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Apakah itu Virgin Group ? Ia adalah bisnis venture kelas dunia yang dipimpin oleh entrepreneur nyentrik, Richard Branson. Dia merupakan kampiun bisnis kelas dunia. Dimana tingkat pertumbuhan bisnisnya lebih cepat dibandingkan Microsoft, Google. Dia mengembangkan perusahaannya lewat kekuatan bisnis Venture. Melalui jaringan Venture nya diberbagai negara , dia membuka kesempatan bagi para professional dibelahan dunia manapun untuk bergabung. Dia tidak menjadikan professional itu sebagai jongos tapi sebagai mitra venture. Team ahlinya akan membedah setiap rancangan mimpi para professional itu. Penilaian mimpi itu tidak didasarkan kepada capacity tentang modal dan reputasi tapi lewat kekuatan value yang dimiliki oleh professional itu. Bila value itu dinilai bagus maka teamnya akan memberikan advice bagaimana mimpi itu dapat dilaksanakan melalui planning , organiting, actuating and controlling. Lewat sistem seperti inilah Virgin group terus berkembang mendunia memberikan lahan bagi para professional bertarung menghadapi berbagai kendala menjadi laba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bila Richard Branson mengembangkan bisnisnya melalui venture maka &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Warren Buffet hampir sama. Dia menguasai saham perusahaan lewat bursa utama maupun paralel. Bahkan kebanyakan dia membeli saham lewat bursa paralel, dimana perusahaan itu dalam kondisi awal belum memberikan performance menjanjikan secara akuntasi. Warren Buffet membeli saham dengan motive jangkan panjang atas dasar penelaahannya terhadap value product, brand, management. Artinnya dia tidak membeli saham dalam permainan spekulasi pasar. Ketika dia menguasai saham perusahaan lewat bursa maka diapun mendorong perusahaan itu dari unqualified menjadi qualified. Hampir semua perusahaan yang kini masuk dalam 500 fortune dan blue chip dibursa utama, pada awalnya didirikan oleh para dreamer yang melempar sahamnya dibursa paralel , adalah bagian dari portfollio investasi Warren Buffet. Mereka tumbuh menjadi raksasa berkat kepiawaian dan ketenangan seorang Warren Buffet mendukung mimpi mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Apa yang dapat saya cermati dari seorang Richard dan Warren adalah menjungkir balikan tesis ekonomi tentang Income sama dengan konsumsi ditambah tabungan ( I=C+S). Menjungkir balikan tentang risk management compliance dalam bentuk collateral. Mereka tidak menjadikan pemupukan laba dengan membanjiri pasar uang obligasi, deposito. Tidak ! Mereka gunakan laba itu untuk bergulir dalam usaha riel lewat venture bisnis yang tanpa collateral.. Sistem jaminan resiko diabaikan, yang ada adalah kekuatan moral untuk sukses bersama dimasa depan. Itu sebabnya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;mereka juga melengkapi organisasinya dengan dukungan riset dan multi disiplin ilmu untuk menjadi mentor bagi para venturer. Maka yang terjadi adalah pendistribusian kesempatan bagi semua untuk menjadi lingkaran saling ketergantungan diatas etika saling hormat , saling menolong. Baik pemodal maupun professional menempatkan masa depan sebagai tantangan untuk digayuh bersama lewat kerja keras. Menurut saya mereka telah menjalankan konsep islami, tidak ada ribawi, tidak anak aneksasi, yang ada adalah kebersamaan dalam laba maupun rugi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Warren dan Richard bukanlah beragama islam tapi mereka telah menjalankan usaha dengan konsep islami. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Dan Mereka berhasil. Tapi mengapa begitu banyak pengusaha muslim tidak seperti mereka. ?. Bahkan Bank Syariah, sistem mudharabah ( Bagi hasil )diharuskan tersedianya jaminan ( collateral ). Saya tertarik dengan ungkapan sahabat saya dalam dunia maya, yang mengutip Dr. Yusuf Qardhawi, seorang ulama kontemporer dalam bukunya mengambil sebuah kesimpulan, bahwa umat Islam mundur karena meninggalkan agamanya.. sedangkan negeri Barat semakin maju karena meninggalkan agama mereka.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-8498978591191097125?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/8498978591191097125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=8498978591191097125' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8498978591191097125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/8498978591191097125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/04/kebersamaan.html' title='Kebersamaan'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-y0c0Rq93Npc/TZZ8oKEFKXI/AAAAAAAABc4/iWU51Jmf29k/s72-c/richard.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-911311554844411050</id><published>2011-03-28T10:57:00.005+07:00</published><updated>2011-03-28T11:07:19.303+07:00</updated><title type='text'>Sebuah pelajaran</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-l7AA7u6NioU/TZAIWN5b3tI/AAAAAAAABcE/qhlnxOe9x9Y/s1600/khadapi%2Bdan%2Bsadam.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-l7AA7u6NioU/TZAIWN5b3tI/AAAAAAAABcE/qhlnxOe9x9Y/s200/khadapi%2Bdan%2Bsadam.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588976315347492562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Anda sebagai kepala keluarga. Ketika anda bertengkar dengan anggota keluarga anda, kemudian datang orang luar &lt;span&gt; &lt;/span&gt;melempari batu kerumah anda. Dan lebih hebatnya lagi orang luar itu meminta&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;anda keluar karena anda berusaha tegas kepada anggota keluarga anda. Anda juga dinilai tidak sependapat dengan orang luar itu dalam menerapkan cara mengelola rumah tangga. Setiap hari anda diberitakan buruk oleh orang luar itu. Semua berita itu membuat kredibilitas anda hancur dihadapan tetangga dan tentu juga dihadapan keluarga sendiri. Marahkah anda ?&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Tentu semua akan marah. Adilkah sikap orang luar itu terhadap anda ? tentu tidak adil. Bagaimana mungkin orang luar menentukan salah benar sikap anda dengan kacamatanya sendiri. Yang paling tahu masalah keluarga anda adalah anda sendiri. Kira kira begitulah analogi yang terjadi kini terhadap Libyia dengan tekanan militer dari Barat dan AS.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Minggu lalu waktu saya makan malam di&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Shenzhen dengan pejabat China, dia sempat agak emosi berkata ” Bayangkanlah bila apa yang kini menimpa Libia juga terjadi dinegara kamu? Apakah kamu rela negeri kamu dibombardir oleh orang luar hanya karena ingin menjatuh rezim yang berkuasa. Ini tontonan arogansi AS dan Barat dengan atas nama PBB untuk memaksakan kehendaknya. Anehnya umat islam sebagian besar ikut mendukung upaya AS/Barat menjatuhkan Muamar Qadaphi lewat militer itu. Kami tegas menolak. Didewan keamanan PBB kami tidak mendukung serangan militer terhadap Libia. Kami percaya bahwa masalah Libia adalah masalah dalam negeri Libia. Hanya rakyat Libia yang berhak memutuskan apa yang terbaik untuk Libia.” Sikap China tidak beda dengan Bolivia dan Rusia, German. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pejabat china itu melanjutkan ” Kalau Obama mengikuti sistem demokrasi di AS, seharusnya serangan itu mendapatkan persetujuan dari DPR. Tapi ini tidak.! Obama bergaya diktator hanya karena tak mampu melawan tekanan operator minyak seperti BP dan Cevron. Dasar negara loyalis kepada pemodal. Munafik. ” saya hanya tersenyum mendengar letupan emosi pejabat itu terhadap sikap AS. Terlepas soal itu adalah kebijakan politik China terhadap krisis di :Libia namun satu hal yang saya harus hormati bahwa mereka bisa melihat secara jelas ada apa dibalik serangan itu? Kalaulah memang niatnya baik demi tegaknya demokrasi itu tidak masalah. Tapi ini soal kepentingan kelangsungan kontrak minyak yang terancam diputus oleh Khadapi terhadap ”sister company ”&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang juga adalah pemodal kampanye Obama sebagai president.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Nasip Libia mungkin akan sama dengan Irak. Nasip Khadapi akan sama dengan Sadam Husen. Nasip rakyat Libia akan sama dengan rakyat Irak.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Bila Khadapi tumbang dengan mengenaskan seperti kejatuhan Sadam Husain ditengah euforia kemenangan bagi rakyat Irak, maka setelah itu nasip Rakyat Libia akan sama dengan nasip rakyat Irak yang harus menerima menjadi bangsa terjajah secara sistematis , dimana demokrasi akan dibangun untuk melegitimasi penguasaan resource minyak bagi kepentingan ”sister company ” yang menjadi pemodal rezim AS berkuasa. Berkali kali kita menyaksikan arogansi AS di negara Islam. Masalah Afganistan belum tuntas, dan masih berdarah darah. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Ini pelajaran termahal bagi kita umat Islam.Jangan lagi terpancing dengan provokasi hingga  umat terbuka untuk di intervensi oleh asing.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sadam dan Khadapi , Husni Mubarak , awalnya begitu yakin dengan konspirasi bersama Barat/AS akan membuat mereka  bisa terus berkuasa. Mereka yakin berkonspirasi dengan orang kafir ( yahudi ) akan abadi untuk melahirkan kebaikan. Nyatanya terus membuat mereka menjadi pecundang. Ketika kesadaran akan kebaikan datang, merekapun menjadi musuh untuk di r&lt;i&gt;emove&lt;/i&gt;. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Saatnya bagi pemimpin Islam dimanapun berada untuk keluar dari konspirasi dengan AS/Barat demi langgengnya kekuasaan. Saatnya berkonspirasi dengan Allah agar kebaikan tersebar dan kekuasaan menjadi rahmat bagi semua. Rasul telah menteladankan bagaimana bersikaf dengan orang kafir dan bagaimana bersikap dengan orang seiman, ,yaitu melalui akhlak yang baik...&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-911311554844411050?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/911311554844411050/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=911311554844411050' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/911311554844411050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/911311554844411050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/03/sebuah-pelajaran.html' title='Sebuah pelajaran'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-l7AA7u6NioU/TZAIWN5b3tI/AAAAAAAABcE/qhlnxOe9x9Y/s72-c/khadapi%2Bdan%2Bsadam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-1224012009512882600</id><published>2011-03-22T15:00:00.005+07:00</published><updated>2011-03-22T15:14:31.664+07:00</updated><title type='text'>Ketika di uji ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-9hfdaZ3IOpM/TYhXjcxLa-I/AAAAAAAABZ8/SlcVYGFltrc/s1600/ujian.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-9hfdaZ3IOpM/TYhXjcxLa-I/AAAAAAAABZ8/SlcVYGFltrc/s200/ujian.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586811604282600418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kakek saya pernah becerita dulu ketika perang mempertahankan kemerdekaan. Dia bersama para pemuda dikumpulkan oleh guru mengaji untuk ikut berjihad mempertahankan kemerdekaan. Regu dibentuk dan masing masing regu dipimpin oleh kepala regu. Kepala regu ini dipilih dari murid mengaji yang paling pintar dan paling paham soal Al-Quran dan Hadith. Cerita berikutnya, ketika dalam perang gerilya mereka dikejar oleh tentara Belanda. Sampailah mereka didepan sungai Batanghari. Sementara dibelakang Tentara Belanda terus mengejar sambil melepaskan tembakan. Bila mereka tidak menyeberangi sungai maka mereka harus menghadapi tentara belanda yang bersenjata lengkap. Sementara dipinggir sungai itu terdapat buaya yang sedang berjejer. Bila menyeberang maka resiko dimakan buaya.Tidak menyembrang sungai maka akan dihantam senjata Belanda. Mereka dalam situasi kritis,terpojok. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Mereka bingung. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemudian kakek saya melanjutkan,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Kalau mundur, taktik grilya masih bisa diterapkan untuk menghancurkan belanda, Tapi kalau maju, kandaslah. Karena harus menghadapi senjata mesin belanda sementara mereka &lt;span&gt; &lt;/span&gt;hanya bersenjatakan ala kadarnya. Tapi bila menyebrangi sungai , ada buaya. Ketika itulah ketua regu berkata kepada mereka.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;“Seberangi sungai dan bacalah salawat Nabi”. Dengan patuh mereka membaca salawat Nabi, dan terus menyeberangi sungai. Kakek saya menggambarkan betapa buaya itu sempat menghindar ketika mereka masuk kedalam sungai. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; juga buaya yang berada agak ditengah sungai, memenjamkan matanya ketika berlintasan dengan mereka. Satu demi satu mereka berhasil menyeberang sungai. Dan... ketua regu tetap ditempatnya. Dia tidak punya nyali. Padahal dia yang meyakinkan kepada kami “ baca salawat Nabi maka pertolongan Allah akan datang.” &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Akhirnya ketua regu itu tertangkap oleh Belanda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam operasi grilya berikutnya, mereka berhasil membebaskan ketua regunya dari tahanan Belanda namun dalam kondisi lumpuh dan buta akibat disiksa oleh tentara Belanda. Cerita ini selalu diulang oleh kakek saya. Saya tahu kakek saya ingin menegaskan bahwa bukan banyak ilmu agama yang perlu kamu kejar tapi keyakinan yang harus kamu kejar. Sedikit ilmu tapi diyakini dengan seyakinnya maka itu lebih baik daripada banyak ilmu tapi membuat kamu bingung. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; teman ditengah perjalanan , dia tetap sholat sesuai waktu walau banyak dalil menyebutkan boleh di jamak atau di qada. Sementara teman yang paham ilmu agama, dengan tenang berkata “Allah sudah kasih dispensasi ya kita manfaatkan. Tapi tema yang tak luas ilmu agamanya itu &lt;span&gt; &lt;/span&gt;berkata “ saya sholat karena saya rindu Allah. Lewat ilmu kita bisa masuk kedalam sistem dan perbaikinnya.Itu kata orang berilmu kebanyakan. Tapi bagi orang awam ilmu berkata kita harus merubahnya tanpa harus masuk kedalamnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kalau ingin tahu tingkat keimanan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;orang , maka lihatlah ketika dia diuji. Orang banyak sabar ketika diuji dalam kesulitan dan penderitaan tapi tak banyak orang tahan ketika mendapatkan limpahan harta dan kekuasaan. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Keimanan itu tidak akan bernilai dihadapan Allah sebelum di uji. Ilmu agama boleh tinggi. Tapi soal keyakinan harus dipahami dengan hati. Menjauhkan akal kecuali menyelaminya dengan hati. Lewat hati kehadiran Allah dirasakan dan aqidah tertanam kedalam qalbu untuk berbuat karena Allah. Tak penting apakah dia dalam keadaan lapang maupun sempit, longgar maupun kepepet, bebas maupun terpojok, dia akan tetap mengutamakan Allah diatas segala galanya. &lt;span lang="SV"&gt;Baginya sebagaimana sabda Rasul “ Sungguh sangat menakjubkan urusan seorang mukmin, karena segala urusannya adalah berupa kebaikan. &lt;/span&gt;Dan tidaklah didapatkan keadaan yang seperti ini kecuali pada diri seorang mukmin saja. Ketika dia mendapatkan kebahagiaan, dia segera bersyukur. Maka itu menjadi kebaikan baginya. Dan ketika dia mendapatkan kesusahan dia bersabar. Maka itu menjadi kebaikan baginya.” (HR. Muslim dari shahabat Shuhaib bin Sinan radhiyallahu ‘anhu)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ya, siapapun kita akan mendapatkan ujian dari Allah.  Apapun bentuknya tak lain sebagai bentuk &lt;span&gt; &lt;/span&gt;menghilangkan “aku “ kecuali Allah.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Pada momen dimana kita harus melepaskan sesuatu yang pada waktu bersamaan kita sangat menginginkannya. &lt;/span&gt;Mengambil sesuatu yang pada waktu bersamaan kita sangat tidak menyukainya. Pada momen inilah tak banyak orang siap untuk disebut beriman. Karena terjebak dengan akal nafsunya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dan kadang iblis mencoba mencerahkan dengan berbagai dalil AL Quran dan Hadith yang dipaksakan,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang sehingga lupa hakikat tentang kecintaan kepada Allah bukanlah hal yang mudah dan murah(QS,Al Anbiya: 35)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-1224012009512882600?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/1224012009512882600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=1224012009512882600' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1224012009512882600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/1224012009512882600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/03/ketika-di-uji.html' title='Ketika di uji ?'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-9hfdaZ3IOpM/TYhXjcxLa-I/AAAAAAAABZ8/SlcVYGFltrc/s72-c/ujian.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-5254980339874227696</id><published>2011-03-12T11:03:00.006+07:00</published><updated>2011-03-14T19:02:47.942+07:00</updated><title type='text'>Komunitas Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-rvZR5TWUluY/TXrxFhKHjaI/AAAAAAAABFM/KkJfAStJEeE/s1600/Khalid.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 174px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-rvZR5TWUluY/TXrxFhKHjaI/AAAAAAAABFM/KkJfAStJEeE/s200/Khalid.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5583039765181599138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ambisi Napoleon hancur ketika tekadnya menyerbu Rusia mengalami kegagalan sebelum terjadi pertempuran. &lt;span lang="SV"&gt;Napoleon bersama pasukannya dikalahkan oleh cuaca dan pernjalanan panjang yang melelahkan. Alexander yang berambisi sebagai penakluk dunia akhirnya harus menerima kenyataan kalah oleh konspirasi pasukannya untuk membunuhnya. &lt;/span&gt;Dalam usia muda , Alexander meningga karena diracun oleh orangnya sendiri. Hitler , akhirnya menerima kalah dari kekuatan sekutu walau tentaranya dibekali oleh tekhnologi militer yang hebat. Hitler harus menerima pil pahit sebagai pecundang hanya karena terjadi instrik dikalangan jenderalnya.Sejarah mencatat kehebatan organisasi menerapkan strategi untuk unggul ternyata tidak bisa menjamin keberhasilan sepenuhnya. Karena didalam organisasi itu terdapat manusia. Manusia bukanlah mesin yang mudah di olah dan diatur dengan standar operating procedure. Manusia adalah makhluk yang dinamis yang mempunyai ego suka dan tidak suka,serta cepat berubah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dulu berawal dari kota kecil , Madinah, generasi pertama Islam melakukan operasi penaklukan dengan cakupan yang sangat luas, yang terbentang dari Timur ke Barat ( Mesir, dari Crete ke Cappadocia) dari Yaman ke Gerbang Alan (dipegunungan kaukasus ). &lt;span lang="SV"&gt;Mereka menaklukan bangsa Armenia, Syiria, Persia, Byzantium dan Mesir serta seluruh wilayah disekitarnya. Mereka menghadapi tantangan berat , mendobrak kota yang dikelilingi oleh benteng benteng, melintasi wilayah yang dibatasi oleh gurun pasir dan laut luas. Tentu ini bukanlah mudah. Mereka tentu menghadapi tantangan kekerasan alam , cuaca dan jarak tempuh yang memakan waktu berbulan bulan bahkan tahun. Hanya dalam waktu 10 tahun seluruh jazirah Arab telah dikuasai oleh generasi pertama Islam. Jumlah pasukan islam tentu pula tidak sedikit. Nah, pertanyaannya bagaimana para panglima Islam ketika itu mengorganisir pasukannya ditengah keterbatasan logistik dan medan tempuh yang berat ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Para ahli sejarah memang mencatat operasi penaklukan itu dengan rapi. Mereka juga mencatat siapa panglimanya. Tapi tidak banyak sajarawan membicarakan bagaimana kehebatan organisasi pasukan Islam ketika itu. Apa kekuatan mereka hingga mampu melewati berbagai hambat phisik maupun psikis itu. Pendeta John Bar Penkaye didalam tulisannya ditahun 680an Masehi, yang kini tersinpan di British Library , menyebutkan bahwa itu semua berkat kekuatan spiritual yang diajarkan oleh Muhammad kepada setiap individu. Para pasukan itu bergerak seperti kumpulan Lebah. Sangat teratur. Setiap mereka punya keahlian masing masing. Masing masing pula bergerak sesuai keahliannya tanpa perlu diminta atau dikomandokan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dalam perjalanan jarak jauh , mereka tidak membawa bekal melimpah. Namun disetiap persinggahan di kota kecil mereka bergabung dengan masyarakat., Ada yang jadi petani, merajut pakaian untuk dijual, membantu gembala ternak, Ahli besi membuat alat pertanian,senjata dan lain lain., Dari kegiatan itu mereka mendapatkan upah dan bekal. Apabila bekal sudah cukup maka merekapun kembali melanjutkan perjalanan. Yang lebih penting lagi , setiap persinggahan itu mereka menebarkan akhlak kasih sayang dan pengetahuan untuk hidup damai. Tentu memberikan kesan bagi penduduk kota yang disinggahi, ada yang masuk islam dan bergabung menambah jumlah pasukan Islam menuju wilayah penaklukan. Para pasukan Islam tidak memiliki seragam layaknya tentara Romawi. Mereka menggunakan baju ala kadarnya dan kalaupun ada baju besi namun itu hanya ada pada panglima digaris depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ketika berhadapan dengan pasukan musuh dimedan laga. Mereka berbaris dengan tertip sesuai dengan formasi pertahanan ( Ashaff ) . Diantara mereka adalah bersaudara. Satu sama lain memahami kelebihan dan kekurangan saudaranya. Makanya siapa yang digaris depan, siapa yang ditengah dan dibelakang, tidak diperlukan komando berjenjang. Mereka menyusun dirinya secara otomatis. Bila pertempuran berlangsung, terjadi saling tutup dengan cepat untuk mempertahankan formasi agar tetap kokoh mendesak musuh. Peran Panglima hanya sebagai penujuk arah kemana pasukan harus begerak dan kapan harus berhenti. Itulah sebabnya ketika datang perintah dari Khalifah Umar Bin Khatap agar Khalid bin Walid di gantikan posisinya sebagai panglima perang oleh Abu Ubaidah, ditengan pertempuan sengit itu, Khalid bin Walid tetap bertempur tanpa terpengaruh apapun. Begitupula pasukannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bila panglima gugur ditangan musuh, maka yang merasa kualitasnya setara  panglima itu akan langsung tampil sebagai pengganti. Hebatnya proses ini tidak pernah dipersoalkan oleh pasukan. Tidak ada intrik. Mengapa ? siapapun mereka yang berjihad itu , tidak bertempur karena khalifah, tidak bertempur karena harta rampasan, tidak bertempur karena pangkat, tidak. Mereka berjihad karena Allah. ! Dan dengarlah ketika mereka berhasil mencapai kemenangan dan merebut wilayah, mereka tidak memaksa pengduduk taklukkan untuk memeluk agama Islam. Mereka hanya ingin memimpin dan menegakakan keadilan menurut syariah Islam. Walau penaklukan banyak wilayah itu berlangsung cepat namun dibutuhkan proses 300 tahun untuk terjadinya konversi dari agama leluhur penduduk ke agama Islam. Jadi jelaslah bahwa Islam berkembang bukan dengan pedang.Tapi dengan transformasi akhlak  cinta dan kasih sayang yang diteladankan oleh komunitas  Islam ketika itu. BIla Islam diterima itu disebabkan karena  diyakini sebagai rahmat bagi semua. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apa yang bisa ditarik dari sejarah generasi Islam pertama itu ? Kekuatan organisasi tentara islam bukan didasarkan oleh kehebatan SOP buatan manager  dan kehebatan Panglima. Organisasi tentara islam itu menjadi solid karena semua individu itu menjadikan AL Quran sebagai perekat diantara mereka. Dalam tataran Makro mereka adalah komunitas yang terbangun sesuai kehendak dan tuntunan dari Allah( AL quran dan Hadith) . Dalam tataran mikro mereka saling menjaga atas dasar cinta dan kasih sayang. Maka, jadilah mereka bagaikan kumpulan lebah yang bergerak teratur /tertip ( ashaff)  dan ikhlas dengan takdirnya masing masing. Itulah yang tidak dimiliki oleh tentara Modern di Era Napoleon, Hitler, juga AS dalam perang Vietnam. Tidak dimiliki oleh organisasi sekular. Tentu bila organisasi Islam ( ashaff ) tampil dalam mengurus negara maka dapat dibayangkan bagaimana kehebatan komunitas Islam itu ...&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-5254980339874227696?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/5254980339874227696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=5254980339874227696' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5254980339874227696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/5254980339874227696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/03/komunitas-islam.html' title='Komunitas Islam'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-rvZR5TWUluY/TXrxFhKHjaI/AAAAAAAABFM/KkJfAStJEeE/s72-c/Khalid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-3283111575704176517</id><published>2011-03-03T04:13:00.014+07:00</published><updated>2011-06-21T09:43:15.058+07:00</updated><title type='text'>Makna harga</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-lItT_HLIYqQ/TW6zhjXo11I/AAAAAAAAA-A/R19i5NOZgWg/s1600/persepsi.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="text-align: justify;float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px; " src="http://3.bp.blogspot.com/-lItT_HLIYqQ/TW6zhjXo11I/AAAAAAAAA-A/R19i5NOZgWg/s200/persepsi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5579594377370064722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Apa yang membuat diterimanya sistem kapitalis oleh banyak negara, termasuk negara sosialis dan komunis ? itulah pertanyaan yang diajukan oleh teman saya. Walau , katanya, kapitalis telah mengakibatkan derita dan nestapa akibat krisis demi krisis, namun tetap saja penduduk planet bumi tidak bisa lepas dari kapitalisme. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Teman ini menjawab sendiri pertanyaannya , bahwa ini berkaitan dengan ”harga ”. Dalam sistem kepitalis harga diserahkan kepada pembeli penjual. Tidak boleh pihak diluar itu berhak mengatur atau menentukan harga. Termasuk negara tidak boleh menintervensi terbentuknya harga di pasar. Dalam islam juga menegaskan seperti itu sebagaimana sabda rasul ” “Sesungguhnya Allahlah yang menetapkan harga, dan menurunkannya, melapangkan dan meluaskan rezki. Janganlah seseorang di antara kalian menuntut saya untuk berlaku zalim dalam soal harta maupun nyawa” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan Ibnu Hibban).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Dari keberadaan ”harga”yang berada di ” free zone ” ini terjadilah &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;derivative yang sangat luas. Maklum saja bahwa dunia kapitalis bukan hanya dunia jual beli barang, tapi juga dunia industri, jasa ( financial and Banking ). &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Dari free zone soal harga ini, terbentuklah apa yang disebut dengan value added. Harga tidak lagi mencerminkan real perolehan barang ditambah laba tapi didalamnya terdapat pula unsur image dan tekhnologi yang melekat pada barang itu. Begitupula berbagai&lt;i&gt; linked product&lt;/i&gt; &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;yang lahir dari keberadaan riset yang digunakan oleh seperti industri obat obatan, otomative, electronic, high technology , pestisida, pupuk dan lain sebagainya ikut berperan menentukan harga dipasar. Baju dan Jas bermerek Armany harganya 100 kali lipat dari harga baju buat pasar Tanah Abang atau 10 kali lipat dari jas buatan Pasar Pagi. Harga secangkir kopi &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;di starbuck sama dengan 10 cangkit kopi di warteg. Padahal baju tetaplah baju dan kopi tetaplah kopi. Perbedaannya hanya terletak pada image dan tekhnologi. Starbuck dan Armany membangun image soal produknya lewat kampanye dan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;mengembangkan produk dan design lewat riset tekhnologi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Sebelum terbentuk WTO , diawali dengan Putaran Uruguai. Ini proses yang panjang sampai terbentuknya WTO yang mengatur kesepakatan international soal perdagangan, investasi, pariwisata ( belakangan berkembang sampai ke IT , Telekomunikasi dan Financial ). Dalam putaran uruguai dan sampai terbentuk WTO , masalah harga ini selalu menjadi silang sengketa. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Karena kalau harga barada di free zone tanpa ada intervensi negara maka harus ada kesepakatan tentang perlunya keterbukaan mengenai unsur pembentukan harga itu sendiri. Namun ini tidak sepakati dengan alasan competisi. Maklum, berbagai produk yang lahir lewat riset dan dikampanyekan dengan luas, tidak diketahui dengan pasti berapa harga pokok standard perolehannya , dan perlu rahasia harga pokok demi unggul dalam bersaing. Tentu ini bagi negara ketiga yang mayoritas sebagai konsumen akan dirugikan. Itulah sebabnya China termasuk yang terakhir meratifikasi WTO&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;walau dengan ”catatan”. Semua mereka berdalih bahwa riset dan promosi adalah halal dan manusia berhak menimba laba dari upaya itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Berapa harga terbentuk, itu tergantung pasar ( penjual dan pembeli.) selagi tidak ada unsur penipuan dan kedua belak pihak senang. Kenapa dipermasalahkan? Bahkan, Nabi sendiri ketika diminta oleh sahabatnya untuk mematok harga di pasar, Nabi menolak dengan keras dengan dasar hanya Allah yang berhak. Demikian pendapat teman saya. Namun, pendapat saya, &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;itu tidak seratus persen benar untuk menjastifikasi sabda nabi itu berlaku holistik. Karena dulu belum ada industrialisasi dengan konsep value added. Belum ada&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;marketing &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;concept. Nabi hanya bicara dalam konteks perdagangan. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Sementara kapitalisme dalam bentuk yang lebih luas berhubungan dengan negara, financial , industri memerlukan kearifan para Ulama bersama ekonom Islam untuk mempelajarinya dengan hati hati. Agar kapitalisme perdagangan yang dijadikan dalil penetapan harga jual beli dapat melahirkan keadilan. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Mungkin dapat dilihat contoh bagaimana negara sosialis dan komunis menetapkan kebijakan soal harga ini. Negara tidak melakukan intervensi dalam harga. Tapi negara membuat kebijakan dalam sistem akuntasi perpajakan,dimana amortisasi biaya riset setiap produk paling cepat 10 tahun. Dan menetapkan batasan biaya promosi dan kelebihannya dianggap sebagai pendapatan pajak. Dengan aturan ini akan membuat komponen pembentukan harga akan terkendali dibawah aturan ketat pemerintah. Disamping itu, cara ini ternyata efektif mengendalikan inflasi. Dan lihat hasilnya, china mampu unggul dalam persaingan global kususnya berhadapan dengan negara kapitalis murni. Masyarakat dunia diuntungkan karena mendapatkan harga yang murah dan rasional itu. Inilah dampak bagaimana negara &lt;/span&gt; harus bertanggung jawab mengawal ”free zone ” harga ditengah masyarakat demi tegaknya keadilan. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;Karena yang paling buruk dalam kapitalisme dari akibat kebebasan menentukan harga adalah terbentuknya &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;”mental kapitalisme”,yang dikenal dengan konsep ” berkorban sekecilnya mendapatkan laba sebesarnya”. Hanya negara yang bisa mengendalikan ini.! Makanya perlu negara dibawah khilafah Islam demi tegaknya syariat islam untuk keadilan dan kesejahteraan bagi semua.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Cinta dan kasih sayang. Mari tebarkan kasih sayang kepada 
seluruh alam semesta. Karena Allah telah menjadikan Islam 
sebagai rahmat bagi alam semesta.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13713073-3283111575704176517?l=rahmatallah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rahmatallah.blogspot.com/feeds/3283111575704176517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13713073&amp;postID=3283111575704176517' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3283111575704176517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13713073/posts/default/3283111575704176517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rahmatallah.blogspot.com/2011/03/makna.html' title='Makna harga'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-lItT_HLIYqQ/TW6zhjXo11I/AAAAAAAAA-A/R19i5NOZgWg/s72-c/persepsi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13713073.post-1473385653572541197</id><published>2011-02-22T09:38:00.009+07:00</published><updated>2011-03-18T10:07:33.027+07:00</updated><title type='text'>Sangat takut ...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-XG6d2QxI28I/TWMiwCu-hkI/AAAAAAAAA7k/o8A_U7AcETc/s1600/cry.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 154px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-XG6d2QxI28I/TWMiwCu-hkI/AAAAAAAAA7k/o8A_U7AcETc/s200/cry.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576338972377777730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Kemarin ket
